Sania langsung menatap kearah Rafael yang saat itu hanya memasang wajah datar namun dipikirannya sama terkejutnya dengan apa yang didengar.
" Omong kosong apa yang anda katakan!" hardik sania dengan mengepal tangannya kuat bahkan langkahnya berjalan mendekati kearah Reina.
" KEMARI KAU!" teriak Sania dengan amarah lalu menarik Reina menjauh dari rangkulan tangan Rafael.
Reina yang ditarik sekeras mungkin langsung melepaskan tangannya dari rangkulan Rafael hingga tubuhnya benar-benar menjauh dari sisi Rafael.
" KAU JALANG BERANINYA NENYENTUH TUNANGAN KU!" teriak Sania dengan amarah lalu mengangkat tangannya bertujuan untuk menampar Reina.
Tepat saat telapak tangan Sania hampir mengenai pipinya Reina langsung saja menahan pergelangan tangan Sania dengan genggaman yang kuat.
" Lepas kan jalang!" hardik sania dengan menarik kencang tangannya yang di pegang Reina.
Reina hanya diam dengan memasang raut wajah datar Tampa peduli akan rasa sakit yang Sania rasakan saat ini. Bukannya melonggarkan genggamannya Reina malah pererat Kekurangannya hingga membuat Sania memekik kesakitan.
" Sialan lepaskan! Tuan Rafael perempuan ini sudah gila, dia ingin menyakiti saya" ucap Sania dengan raut wajah penuh kesakitan yang memang benar apa yang saat ini ia rasakan.
" Lepaskan" ujar datar Rafael yang langsung membuat Reina menoleh kearahnya dan saat itu juga melepaskan tangan Sania begitu saja dari genggamannya.
Sania yang melihat Rafael baru saja membelanya langsung berlari kearah Rafael dan merangkulnya begitu saja.
" Saya takut tuan Rafael, gadis itu menyakiti saya" ucap Sania dengan raut wajah memelas bahkan suaranya terdengar lebih lirih seakan diruangan itu hanya terdapat dirinya dan Rafael seorang.
'Ck. Menjijikkan ' ujar Reina dalam hati melihat perilaku Sania yang teramat menyebalkan.
Rafael melirik kearah Sania sekilas saat dapat merasakan tangannya yang dirangkul lembut oleh Sania, bahkan suara yang dikeluarkan oleh Sania membuat telinganya sedikit terusik.
Dengan gerak…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab.40 Apa ini kesalahannya bukan Rafael.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments