Masih dengan posisi yang sama, Reina dengan santai duduk dipunggung Joy dengan seringaian puas menatap ketidak berdayaan Joy dibawahnya.
Sejak tadi Reina menahan amarah nya untuk memberikan pelajaran pada Joy, tidak disangka jika bocah ingusan ini yang menghampiri dirinya lebih dulu.
" Huwaa Apun kak" ujar Joy dengan posisi telungkup dengan satu tangan yang tertahan di punggungnya.
Reina hanya diam memperhatikan Joy dengan senyuman yang tak lepas dari wajahnya, begitu pun dengan anggota slayer guild yang juga menatap bergantian kearah Reina dan Joy tampa teralihkan sedikitpun.
Semua yang melihat pertikaian antara kakak dan adik itu hanya diam membisu memperhatikan setiap tindakan Reina yang terbilang kejam.
Bahkan saudara sekandungnya tidak diberikan ampun karena telah menertawakannya.
Raut wajah Reina perlahan berubah datar tidak ada lagi Senyuman mengejek yang ia tunjukkan sebelumnya. Dengan perlahan Reina bangun dari tempatnya yang sebelumnya menindih punggung Joy dengan tangan yang dipelintir kebelakang.
Tangan Joy yang sebelumnya ditahan oleh Reina mulai terlepas dari genggamannya diikuti tindihan tubuh Reina yang perlahan menjauh dari tubuh Joy.
Merasa tubuhnya terasa ringan Joy dengan cepat bangun dari tempatnya yang sebelumnya terkapar diatas tanah dengan posisi telungkup.
Joy yang telah bangun mengkebas Kebas kan tubuhnya dari pasir-pasir yang menempel ditubuhnya.
Reina yang sudah kembali ke tempatnya hanya menatap lurus kedepan Tampa memperdulikan apa yang dilakukan oleh Joy sejak tadi.
' Mengapa aku bisa mempunyai Kaka seperti dia' grutu Joy dalam hati.
Joy yang menahan kekesalannya atas tindakan Reina sebelumnya berniat untuk bangun dan berpindah duduk ketempat lain. Namun belum sempat mengambil langkah seseorang dengan suara yang dingin dan tegas menghentikan kepergiannya.
" Duduk!" titah Reina dengan datar Tampa mengalihkan pandangannya dari depan.
Tanpa pikir panjang Joy dengan cepat duduk bersebelahan dengan Reina namun dengan jarak yang sedikit jau…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab.21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments