Langit kembali menggelap waktu sudah berjalan cukup lama hingga tibanya malam hari. Reina gadis yang sejak tadi menatap kearah cermin sedang merias dirinya sendiri dengan dibantu seorang pelayan yang sejak kemarin membantu dirinya dikediaman Rafael.
" Nona anda sangat cantik, tuan pasti akan terpesona dengan penampilan anda malam ini" ujar sang pelayan dengan tersenyum manis kearah pantulan bayangan cermin Reina.
" Jangan bicara yang tidak-tidak" sahut Reina dengan menghela nafas panjang seraya merapikan riasannya yang terlihat mencolok.
' CK. aku seperti ibu-ibu yang akan pergi kondangan saja, pakaian apa pula yang dia berikan ini' grutu Reina dalam hati menatap pakaian berlengan panjang dengan baju yang sama panjang nya hingga menutup kaki.
' Ta@k lah' umpat Reina menatap kesal kearah pakaiannya.
" Ambil kan aku gunting" ujar Reina dengan mengangkat telapak tangan nya kearah pelayan.
" U_untuk apa nona?" tanya sang pelayan lagi merasa heran karena Reina meminta nya untuk mengambilkan gunting dan bukannya Alat rias yang bisa saja Reina belum merasa puas dengan rasanya.
" Ambilkan saja!" titah Reina dengan tegas yang langsung membuat pelayan berlari keluar ruangan untuk mengambil kan sebuah gunting.
Tiga detik berikutnya pelayan kembali dengan gunting yang telah disodorkan pada Reina, Reina mengambil gunting tersebut dan menggunting pakaiannya sendiri dari lengan hingga roknya.
" Nona_ tu_tunggu apa yang nona lakukan?" ucap pelayan dengan suara yang bergetar melihat Reina dengan wajah yang kesal merobek dan menggunting semua pakaian nya yang terlihat tertutup itu.
Srek.
' Ini lebih baik' ucap Reina dalam hati seraya tersenyum senang saat menatap bayangan nya yang terpantul dari arah cermin.
Pakaian yang tertutup kini sudah tidak ada lagi, Reina merasa puas dengan pakaiannya saat ini. Namun begitu ia masih berpikir sangat keras mengapa Rafael menyiapkan pakaian seburuk itu untuk ia kenakan, apa dia ingin mempermalukan ku!
Dasar pria bodoh itu' dia bahkan tidak menyes…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab.43 Mengubah penampilan.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments