Dimalam yang dingin dua insan yang sejak tadi duduk disebuah kursi yang berada di taman masih saling bertatapan Tampa ingin mengalihkan pandangannya masing-masing.
" Anda keberatan nona Reina" ujar Rafael dengan menatap lekat iris mata Reina yang terlihat tajam.
" Tidak. Anda bisa melakukan apapun yang anda mau" sahut Reina yang langsung berpaling menatap kearah depan dan tidak menatap kearah Rafael lagi.
' CK. Apa orang ini masih tidak mempercayai ku, padahal bukti yang ku bawakan sudah jelas' decak Reina dalam hati ketika bisa memahami dengan jelas bahwa Rafael secara terang-terangan belum sepenuhnya mempercayai dirinya.
keduanya saling diam tidak lagi diantara mereka yang memulai perbincangan hingga sebuah langkah kaki yang terdengar cepat dari arah belakang mengalihkan pandangan keduanya.
" Tuan! Tuan!" teriak Arkes dari kejauhan sembari berlari menuju tempat Reina serta Rafael duduk.
Dengan wajah malas Reina serta Rafael bangun dari duduk nya kemudian berjalan pelan kearah arkes yang sudah mulai mendekat.
"Tu_tuan!" ujar Arkes dengan mengatur deru nafasnya yang masih tidak stabil.
Rafael serta Reina tidak peduli dengan Arkes yang masih mengatur nafasnya yang terengah-engah, mereka hanya perlu menunggu sampai arkes mengatakan apa yang membuatnya harus berlari sejauh ini.
" Katakan" titah Rafael dengan dingin dan datar.
" Tuan. Saya sudah menemukannya" sahut Arkes dengan mata yang berbinar seraya menatap Rafael dengan wajah yang bersemangat.
Rafael melirik kearah Reina sekilas " Sebaiknya kita kembali" ujar Rafael lalu berjalan berdampingan melewati arkes yang masih menatapnya penuh harap.
Tampa diperintahkan arkes langsung Saja mengikuti kearah mana Rafael serta Reina pergi hingga berakhir memasuki ruangan kerja Rafael kembali. Rafael, Reina serta arkes yang sudah berada diruangan langsung saja mendudukkan dirinya pada sofa yang tersedia diruangan. Dengan wajah yang serius arkes mulai menjelaskan perihal apa yang sejak tadi ingin ia sampaikan.
" Saya telah menem…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab.37 , Menemukan petunjuk.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments