" Terimakasih sudah menghadiri pertemuan kali ini, saya harap kedepannya semua akan hadir tanpa ada yang mewakilkan lagi" ucap liona dengan senyuman ramahnya.
Namun seseorang yang mendengar perkataan itu sudah tersenyum kecut dengan begitu banyak umpatan didalam pikiran nya.
Sindiran itu tertuju pada Reina yang selalu menggunakan Rey sebagai perwakilan atas ketidak hadiran nya saat pertemuan ini di adakan.
'CK, wanita ini benar-benar' decak kesal Reina dalam hati karena tidak memungkinkan dirinya untuk menunjukkan suasana hati nya secara langsung.
" Seperti yang Kelian ketahui, pertemuan ini tidak akan di adakan jika bukan sesuatu yang mendesak, namun masalah kali ini benar-benar membuat kami kesulitan untuk membereskan nya sendiri"
Liona melirik kearah kelfis sembari mengangguk kecil memberi isyarat untuk segera menyalakan monitor di sampingnya.
Kelfis yang paham dengan isyarat itu pun langsung saja melaksanakan tugasnya, tiga detik kemudian layar monitor sudah menunjukan layarnya kearah papan putih yang dikhususkan untuk rapat darurat.
" Kami menempatkan beberapa agen kami untuk menyelidiki kasus perdagangan organ sekala besar di kota A, sayang nya kami hanya mendapatkan titik letak terakhir para agen berada."
Layar monitor menunjukan sebuah titik merah besar yang terletak di antara gambar denah sebuah perkampungan, namun bisa di lihat dengan jelas tempat yang terlihat dilayar itu merupakan permukiman yang tidak layak huni, karena tempatnya terletak di zona merah gunung merapi.
Banyak dari masyarakat kampung yang berada di situ sudah meninggalkan tempat mereka karena takut gunung merapi kembali aktif lagi.
" Apa mereka mati?" tanya silfiana memecah keheningan di antara orang-orang yang sedang terhanyut kedalam pikirannya masing-masing.
" Tidak, mereka belum mati, sepertinya mereka terjebak ditempat yang tidak seharusnya mereka datangi" sahut Rafael membenarkan.
" Apa maksud anda?" tanya wiliam sambil menegangkan tubuhnya mendekati meja.
" Seharusnya anda paham tu…
Terjebak Cinta Tuan Muda
Bab.12 Perbincangan ini sungguh berat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 80 Episodes
Comments