Gerrard POV
Aku memanggilnya ke ruanganku setelah cukup lama tidak pernah menyiksanya dengan pekerjaan tambahan yang sebenarnya memang bukan tugasnya.
Entahlah, aku hanya ingin melihatnya lebih dekat.
Dan begitu ia masuk dan menutup pintu, aku tidak bisa menahan diri untuk tidak menyerangnya. Pengalaman malam itu masih sangat aku ingat, bahkan rasanya masih selalu memenuhi isi kepalaku.
Aku mulai menggodanya, tapi sepertinya dia tidak suka. Tetap saja aku lancarkan aksiku, hingga akhirnya ia meminta izin untuk keluar, meninggalkan ku sendirian setelah membangkitkan hasrat seksual ku.
Tentu saja aku tidak membiarkan itu terjadi. Ku tarik lengan nya meski aku lihat tatapan tajam dari netranya yang seakan ingin menerkam ku, tapi aku tidak peduli.
Ku rebahkan tubuhnya di atas sofa lalu aku menindihnya, ku mulai menciumi lehernya. Awalnya ia meronta tidak terima dengan perlakuan ku. Bahkan ia meneriaki ku mengatakan jika aku sedang melecehkannya, tapi aku tetap melanjutkan serangan ku, toh akhirnya ia luluh juga.
Ciumanku berpindah ke arah dadanya, aku membuka kancing kemejanya satu persatu dan kembali menikmati mainan menyenangkan yang sempat aku mainkan waktu itu, aku ketagihan.
Namun belum aku rasakan semua, pintu tiba tiba terbuka.
Aku mengangkat kepala, melihat siapa yang berani mengganggu kesenangan ku. Dan setelah memastikannya, terpaksa ku hentikan dan melepas Emilia.
" Pakai bajumu." Ucapku berbisik.
Beruntung posisi sofa membelakangi pintu, jadi apa yang aku lakukan tidak bisa terlihat langsung.
" Kau boleh keluar."
Emilia merapikan kembali pakaiannya dan langsung berlalu tanpa melihat siapa yang datang menemui ku.
" Ada apa kau jauh jauh datang kemari?" Ucapku sembari menjatuhkan tubuhku di kursi kebesaranku.
" Kapan tuan akan kembali ke Belanda?" Tanyanya.
" Hanya itu tujuan mu datang ke Munich?"
" Tidak tuan. Saya hanya menyampaikan pesan dari tuan besar."
" Lalu apa?" Tanyaku tidak sabar.
" Dia mulai menjalankan rencananya tuan."
" Benarkah?" Aku menghe…
Revenge Ends In Love
Episode 11 : Kenyataan di tengah kepergian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Sidieq Kamarga
Duhhhh sabar ya Emilia. Sebenarnya aku belum faham yang jadi sasaran balas.dendam itu keluarga Weber ataukah keluarga Emilia ? Semoga saja Lidwig tidak berbuat KDRT pada Emilia
2024-07-11
1
SasSya
😰😰😰😰😰
badai sudah datang emmmm
harus bakoh yaaaaa
kamu wanita tangguh
hadapi dan lalui semua,badai pasti berlalu 💪💪💪💪💪
2024-07-11
2
Quinza Azalea
lanjut thor
2024-07-11
1