Emilia POV
Aku menatap seorang wanita cantik yang sedang tersenyum lembut padaku. Wanita berambut blonde dengan seorang anak lelaki yang berusia sekitar tiga tahunan yang berada dalam gendongannya berjalan menghampiri ku.
" Hai, kau Emilia kan?" Katanya sangat ramah.
" Iya benar."
" Aku Maia. Pasti sepupu nakal ku itu sudah memberitahumu."
Aku tertawa kecil dengan leluconnya. " Senang berkenalan dengan mu Maia."
" Aku juga, selamat datang di New Zealand, ku harap kamu akan betah berada di sini."
" Terima kasih sudah menjemput ku dan maaf karena merepotkan mu."
" Jangan sungkan. Ayo."
Dia mengajakku ikut dengannya, dan seorang pria paruh baya datang dan membantu membawa koper milikku.
Aku tiba di parkiran dan sebuah masserati hitam menyambut kedatanganku.
Aku duduk di kursi belakang bersama Maia dan anak kecil tersebut.
" Siapa namanya?" Tanyaku merujuk pada pria kecil yang terlihat sangat nyaman berada di pangkuannya.
" Sean."
" Nama yang sangat bagus." Kataku memuji.
Maia tersenyum tulus sembari mengusap lembut kepala Sean.
Ku rasa perjalanan kali ini sangat menyenangkan, kami terus bertukar cerita dan pengalaman hingga tak terasa kami tiba di tempat tujuan.
" Ayo masuk."
Aku mengangguk dan mengikuti langkah kakinya.
Sepi. Itu yang aku lihat begitu kakiku menginjak lantai keramik sebuah mansion mewah yang terletak di tengah kota Auckland.
" Kamu tinggal sendirian?" Kataku tak bisa menahan rasa penasaran.
" Ini rumah kakakku. Aku dan kedua orang tuaku tidak tinggal disini."
Aku pun terdiam kembali.
" Aku hanya memulangkan Sean setelah seminggu tinggal bersama kami."
" Oh, jadi Sean ini anak kakakmu?" Aku kaget, karena ku kira Sean adalah anak Maia karena melihat kedekatan keduanya selama di perjalanan tadi.
" Iya." Ucapnya singkat.
Beberapa saat berlalu, seorang wanita cantik dengan perawakan tinggi baru saja keluar dari sebuah kamar.
" Mommy..." Teriak Sean begitu melihat wanita tadi.
Sean berlari dengan kencang menghampiri mommy nya.
Aku tersenyum melihat kemesraa…
Revenge Ends In Love
Episode 25 : Si paling setia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Bunda Aish
CEO kok pikiran nya picik begitu,yang salah siapa balas dendam nya ke siapa
2025-02-13
1
SasSya
bettul
100 buat mu
2024-07-25
2
SasSya
hoooo
bagus Heidi 👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
2024-07-25
2