" Belanda? Kenapa harus ke sana?" Tanya Heidi beruntun.
" Ku rasa itu tempat yang tepat untukku, biaya hidup di sana lebih rendah." Ucap Emilia.
Heidi terlihat manggut-manggut, " Betul juga katamu."
" Di sana, aku bisa memulai hidup baru bersama anakku. Hidup bahagia tanpa bayang bayang keluarga Weber dan tentu saja Smith. Meski aku masih menganggap mereka adalah orang tuaku, tapi jika keduanya menolak, aku bisa apa." Kata Emilia mengusap perutnya.
Dia terlihat sangat tegar. Tapi jauh di dalam relung hatinya, ia sebenarnya takut dan sedih. Takut dengan masa depannya dan anaknya. Sedih dengan cara orang tuanya sendiri memperlakukan dirinya seperti orang asing.
Heidi menatap sendu Emilia." Aku berharap kau bahagia dengan pilihanmu Emi. Yang harus kau ingat, aku selalu mendukung apapun keputusanmu."
" Terima kasih, kau memang sahabatku yang paling baik." Ucap Emilia sembari memeluk Heidi.
" Memangnya kau punya sahabat selain diriku? Tidak ada kan?" Protesnya kemudian.
Emilia tertawa kecil, " Iya kau benar."
" Apa ada seseorang yang kau kenal di Belanda?"
Emilia menggeleng. " Ini pertama kalinya aku akan ke sana."
" Kau memang wanita yang pemberani." Kata Heidi ambigu. Karena Emilia menganggap jika Heidi sedang mengejeknya, tidak benar benar menempatkan kata ' berani ' pada hal yang memang seharusnya.
" Apa kau baru saja mengejekku? Mungkin kau lupa kalau aku pernah tinggal di Berlin seperti anak yatim piatu, terlantar."
" Iya iya, aku paham, begitu saja tersinggung." Heidi memutar bola matanya malas.
" Setelah melahirkan, aku bisa kembali mencari pekerjaan sesuai keahlianku." Lanjut Emilia.
" Bagus, aku mendukungmu. Sebenarnya, saudara ibuku ada yang tinggal di Belanda."
" Benarkah?"
" Iya, tapi dia tinggal di desa. Kalau kau mau, aku bisa menghubunginya."
" Terimakasih Heidi sayang, kau memang malaikat yang di kirim Tuhan untukku." Emilia kembali memeluk Heidi erat." Aku tidak masalah mau tinggal di kota ataupun di desa, yang penting aku tidak tinggal di sini lagi." L…
Revenge Ends In Love
Episode 19 : Pertanyaan aneh
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 43 Episodes
Comments
Novie Achadini
emily nggak salah pundah kebelanda bentar lg ketemu deh
2024-08-18
1
SasSya
naaahhh
akan tau klo kena syndrom couvade
2024-07-19
2
SasSya
🤣🤣😂😂😂😂
niatnya menghindar biar gak dapat ceramah eeee malah ketemu
Gerard lupa klo ini t4 praktek sang sahabat
2024-07-19
2