Episode 18 : Teman rasa saudara

Emilia membuka laptop, dan seketika mengembangkan senyumnya. Di sana terpampang foto mereka berdua saat kelulusan di universitas.

" Apa dia tidak punya kekasih?" Gumam Emilia menatap lekat layar desktop tersebut.

Ia mulai mengetik semacam surat yang lumayan panjang.Tidak berapa lama kemudian, Emilia menyusul Heidi dan masuk ke dalam selimut yang sama. Sepertinya Heidi sangat lelah, karena Emilia bisa mendengar suara dengkuran gadis manis itu.

Pagi hari, Heidi sudah siap berangkat ke kantor. Melihat Emilia yang masih asik dengan sarapannya, tentu ia tak tahan untuk tidak melontarkan pertanyaan.

" Kau tidak ke kantor?"

" Nanti, aku hanya akan ke sana membawa surat pengunduran diriku."

Heidi menghela napas panjang. " Haruskah kau berhenti?"

" Iya Heidi sayang." Ucap Emilia tersenyum simpul.

" Aku pasti akan sangat kesepian." Kata Heidi tertunduk lemas.

" Cepat pergi, nanti kamu terlambat." Ucapku berpura pura tidak menggubris keluhannya.

" Baiklah, aku berangkat. Kamu harus banyak istirahat."

*

*

Emilia POV

Apartemen jadi terasa sangat sepi sejak Heidi berangkat setengah jam lalu. Aku hanya sibuk memandang keluar jendela, menyaksikan keindahan kota Munich yang ku lihat dari lantai dua puluh.

Mungkin karena sendiri, tiba tiba saja aku merasa sangat sedih. Cairan bening dari kedua netraku kembali jatuh. Apa aku serapuh ini? Perasaan, masih banyak orang di luar sana yang punya masalah lebih banyak bahkan lebih serius dari pada aku, tapi kenapa aku merasa jika akulah yang terlihat paling menyedihkan?

Ku usap pelan kedua pipiku bergantian. Ku tatap lagi kota Munich yang sebentar lagi akan aku tinggalkan. Aku akan ke mana? Masih ku pikirkan.

Orang tuaku tidak ingin aku tinggal di sini, tentu aku harus pergi. Aku yakin mereka jijik pada jalang sepertiku. Padahal, aku tidak menjual tubuhku. Semua terjadi begitu saja. Andai waktu dapat di putar kembali, aku pun tidak ingin melakukan kesalahan yang sama.

Ku usap perutku yang semakin membesar. Aku kembali menangis.

" Bantu mommy.…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Rieya Yanie

Rieya Yanie

mewek.bacanya kak

2024-10-19

2

SasSya

SasSya

🥸
hooooooo inikah takdir kalian?
Emy malah pergi ke negara dimana Gerard berada
bakalan seru iniii
babay uncle wyn!
wanita yang kau damba berlari pada takdirnya

2024-07-18

2

Aisyah Ranni

Aisyah Ranni

Ke Belanda siap2 ketemu Gerard dong

2024-07-18

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 : Pernikahan pelunas utang
2 Episode 2 : Bos diktator
3 Episode 3 : Bertemu teman lama
4 Episode 4 : Si bos sakit
5 Episode 5 : Menginap tanpa sengaja
6 Episode 6 : Kemarahan Ludwig
7 Episode 7 : Alkohol atau afrodisiak?
8 Episode 8 : Pria pertama
9 Episode 9 : Terulang lagi
10 Episode 10 : Tak bisa menghindari
11 Episode 11 : Kenyataan di tengah kepergian
12 Episode 12 : Jujur
13 Episode 13 : Aku bohong
14 Episode 14 : Balas dendam ?
15 Episode 15 : Teka teki
16 Episode 16 : Bukan lagi keluarga Smith
17 Episode 17 : Terpuruk
18 Episode 18 : Teman rasa saudara
19 Episode 19 : Pertanyaan aneh
20 Episode 20 : Turut merasakan
21 Episode 21 : Ludwig dan Gerrard
22 Episode 22 : Kejujuran Ludwig
23 Episode 23 : Sampai bertemu lagi
24 Episode 24 : Pencarian
25 Episode 25 : Si paling setia
26 Episode 26 : Keberanian Heidi
27 Episode 27 : Mulut Ember
28 Episode 28 : Di mana suaminya?
29 Episode 29 : Willy ternyata berguna juga
30 Episode 30 : Bertemu grandfa dan grandma
31 Episode 31 : Mencoba menerima
32 Episode 32 : Gadis kecil yang sangat cantik
33 Episode 33 : Gerrard dan Sophia
34 Episode 34 : Maafkan aku, Emi
35 Episode 35 : Luapan kemarahan
36 Episode 36 : Dia calon istriku
37 Episode 37 : Kembali pulang
38 Episode 38 : Berusaha mendekat
39 Episode 39 : Willy kembali beraksi
40 Episode 40 : Proposal yang tertolak
41 Episode 41 : Bertemu dengan Wyn
42 Episode 42 : Belum bisa menerima
43 Episode 43 : Kebencian yang sudah mendarah daging
Episodes

Updated 43 Episodes

1
Episode 1 : Pernikahan pelunas utang
2
Episode 2 : Bos diktator
3
Episode 3 : Bertemu teman lama
4
Episode 4 : Si bos sakit
5
Episode 5 : Menginap tanpa sengaja
6
Episode 6 : Kemarahan Ludwig
7
Episode 7 : Alkohol atau afrodisiak?
8
Episode 8 : Pria pertama
9
Episode 9 : Terulang lagi
10
Episode 10 : Tak bisa menghindari
11
Episode 11 : Kenyataan di tengah kepergian
12
Episode 12 : Jujur
13
Episode 13 : Aku bohong
14
Episode 14 : Balas dendam ?
15
Episode 15 : Teka teki
16
Episode 16 : Bukan lagi keluarga Smith
17
Episode 17 : Terpuruk
18
Episode 18 : Teman rasa saudara
19
Episode 19 : Pertanyaan aneh
20
Episode 20 : Turut merasakan
21
Episode 21 : Ludwig dan Gerrard
22
Episode 22 : Kejujuran Ludwig
23
Episode 23 : Sampai bertemu lagi
24
Episode 24 : Pencarian
25
Episode 25 : Si paling setia
26
Episode 26 : Keberanian Heidi
27
Episode 27 : Mulut Ember
28
Episode 28 : Di mana suaminya?
29
Episode 29 : Willy ternyata berguna juga
30
Episode 30 : Bertemu grandfa dan grandma
31
Episode 31 : Mencoba menerima
32
Episode 32 : Gadis kecil yang sangat cantik
33
Episode 33 : Gerrard dan Sophia
34
Episode 34 : Maafkan aku, Emi
35
Episode 35 : Luapan kemarahan
36
Episode 36 : Dia calon istriku
37
Episode 37 : Kembali pulang
38
Episode 38 : Berusaha mendekat
39
Episode 39 : Willy kembali beraksi
40
Episode 40 : Proposal yang tertolak
41
Episode 41 : Bertemu dengan Wyn
42
Episode 42 : Belum bisa menerima
43
Episode 43 : Kebencian yang sudah mendarah daging

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!