Episode 29 : Willy ternyata berguna juga

Maia menghela napas panjang dan menghembusnya dengan kasar.

" Mati."

" Kasian sekali, padahal dia masih sangat muda." Ujar Willy merasa iba dengan keadaan yang menimpa Emilia.

Maia menghela nafas. " Kau pulang saja."

" Kau mengusir ku? "

" Iya. Kau tidak terima?" Kesal Maia.

Nyali Willy menciut kala menatap netra coklat Maia. " Tidak, baiklah, aku akan pulang."

Maia mendelik, lalu meninggalkan Willy yang berdiri mematung melihat kepergian Maia.

Dua hari berlalu, Emilia akhirnya membuka mata. Hal pertama yang ia lakukan adalah, mencoba duduk dengan posisi sempurna. Maia yang menjaga sepanjang malam tentu marah melihat tingkah Emilia yang seperti orang sehat.

" Apa yang kau lakukan?"

" Mana anakku Mai?"

" Sebaiknya kau berbaring kembali Emi, kamu belum sembuh betul."

" Tapi aku ingin melihat anakku. Dia sehat kan?"

Maia mengangguk." Sangat sehat, hanya anakmu harus berada dalam inkubator untuk menyesuaikan suhu tubuhnya saat dia masih berada dalam kandungan. Kau tau sendirikan kan kalau dia lahir sebelum waktunya?"

" Syukurlah. Terima kasih Tuhan."

" Makanya, istirahat yang banyak, setelah itu, besok aku akan membawamu melihat nya."

" Terima kasih Mai,," Ucap Emilia sembari memegang tangan Maia.

" Dalam keluarga tidak ada yang namanya terima kasih Emi, apa kau masih menganggap kami orang lain?"

" Bukan begitu, aku justru sangat bersyukur karena bertemu dengan malaikat seperti kalian. Sungguh, aku sangat bahagia." Kata Emilia berkaca kaca.

Maia tersenyum simpul.

*

*

Beberapa bulan kemudian.

" Kau belum menemukan jejaknya?"_ Gerrard.

" Belum tuan, maaf kali ini saya mengecewakan anda." _ Arthur.

Gerrard menghela nafas sembari menggusar rambutnya dengan kasar. " Sebenarnya dia ke mana? Enam bulan sejak dia pergi dan aku belum menemukan apapun." Batin Gerrard frustasi.

" Bagaimana pergerakan Wyn?" _ Gerrard.

" Anak buahnya juga belum menemukan petunjuk apa pun tuan."

" Pantau semua aktivitasnya, kau sudah menempatkan orang kita dalam perusahannya kan?"

" Sudah tuan."

 " B…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

yellya

yellya

pantes sempat bertanya tnya kok ni ada notif up tpi judulnya asing ,ga taunya kisah emi,lanjut kak 🤗🤗🤗

2024-07-30

2

tata airazura

tata airazura

kirain aq salah baca novel...ternyata ganti judul

2024-07-30

1

SasSya

SasSya

terima kasih Arthur
apapun alasan mu
yg terpenting Emy hidup dgn tenang

2024-07-30

2

lihat semua
Episodes
1 Episode 1 : Pernikahan pelunas utang
2 Episode 2 : Bos diktator
3 Episode 3 : Bertemu teman lama
4 Episode 4 : Si bos sakit
5 Episode 5 : Menginap tanpa sengaja
6 Episode 6 : Kemarahan Ludwig
7 Episode 7 : Alkohol atau afrodisiak?
8 Episode 8 : Pria pertama
9 Episode 9 : Terulang lagi
10 Episode 10 : Tak bisa menghindari
11 Episode 11 : Kenyataan di tengah kepergian
12 Episode 12 : Jujur
13 Episode 13 : Aku bohong
14 Episode 14 : Balas dendam ?
15 Episode 15 : Teka teki
16 Episode 16 : Bukan lagi keluarga Smith
17 Episode 17 : Terpuruk
18 Episode 18 : Teman rasa saudara
19 Episode 19 : Pertanyaan aneh
20 Episode 20 : Turut merasakan
21 Episode 21 : Ludwig dan Gerrard
22 Episode 22 : Kejujuran Ludwig
23 Episode 23 : Sampai bertemu lagi
24 Episode 24 : Pencarian
25 Episode 25 : Si paling setia
26 Episode 26 : Keberanian Heidi
27 Episode 27 : Mulut Ember
28 Episode 28 : Di mana suaminya?
29 Episode 29 : Willy ternyata berguna juga
30 Episode 30 : Bertemu grandfa dan grandma
31 Episode 31 : Mencoba menerima
32 Episode 32 : Gadis kecil yang sangat cantik
33 Episode 33 : Gerrard dan Sophia
34 Episode 34 : Maafkan aku, Emi
35 Episode 35 : Luapan kemarahan
36 Episode 36 : Dia calon istriku
37 Episode 37 : Kembali pulang
38 Episode 38 : Berusaha mendekat
39 Episode 39 : Willy kembali beraksi
40 Episode 40 : Proposal yang tertolak
41 Episode 41 : Bertemu dengan Wyn
42 Episode 42 : Belum bisa menerima
43 Episode 43 : Kebencian yang sudah mendarah daging
Episodes

Updated 43 Episodes

1
Episode 1 : Pernikahan pelunas utang
2
Episode 2 : Bos diktator
3
Episode 3 : Bertemu teman lama
4
Episode 4 : Si bos sakit
5
Episode 5 : Menginap tanpa sengaja
6
Episode 6 : Kemarahan Ludwig
7
Episode 7 : Alkohol atau afrodisiak?
8
Episode 8 : Pria pertama
9
Episode 9 : Terulang lagi
10
Episode 10 : Tak bisa menghindari
11
Episode 11 : Kenyataan di tengah kepergian
12
Episode 12 : Jujur
13
Episode 13 : Aku bohong
14
Episode 14 : Balas dendam ?
15
Episode 15 : Teka teki
16
Episode 16 : Bukan lagi keluarga Smith
17
Episode 17 : Terpuruk
18
Episode 18 : Teman rasa saudara
19
Episode 19 : Pertanyaan aneh
20
Episode 20 : Turut merasakan
21
Episode 21 : Ludwig dan Gerrard
22
Episode 22 : Kejujuran Ludwig
23
Episode 23 : Sampai bertemu lagi
24
Episode 24 : Pencarian
25
Episode 25 : Si paling setia
26
Episode 26 : Keberanian Heidi
27
Episode 27 : Mulut Ember
28
Episode 28 : Di mana suaminya?
29
Episode 29 : Willy ternyata berguna juga
30
Episode 30 : Bertemu grandfa dan grandma
31
Episode 31 : Mencoba menerima
32
Episode 32 : Gadis kecil yang sangat cantik
33
Episode 33 : Gerrard dan Sophia
34
Episode 34 : Maafkan aku, Emi
35
Episode 35 : Luapan kemarahan
36
Episode 36 : Dia calon istriku
37
Episode 37 : Kembali pulang
38
Episode 38 : Berusaha mendekat
39
Episode 39 : Willy kembali beraksi
40
Episode 40 : Proposal yang tertolak
41
Episode 41 : Bertemu dengan Wyn
42
Episode 42 : Belum bisa menerima
43
Episode 43 : Kebencian yang sudah mendarah daging

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!