Ketika cinta mulai menyentuh sebuah gumpalan merah, bagian dari kehidupan seluruh manusia di muka bumi ini, yang kita sebut... hati, semua akan terasa benar meskipun salah. Akan mengiyakan meskipun niat ingin menolak. Ia akan berpendar dengan sendirinya, hingga sang Tuan terpaksa mengalah pada titahnya.
Aduhai cinta... mengapa sebodoh ini?
****
"Jamal!" teriak Gavin memanggil seseorang. "Jamal...!" ulangnya.
Seorang lelaki muda dengan tergopoh datang menghampiri Gavin. "Ada apa, Pak?"
"Tolong bersihkan pecahan gelas itu."
"Baik, Pak."
"Gav... biar aku saja. Ini semua karena ulahku," ujar Nilam.
"Tidak apa - apa, Nona. Biar saya saja. Ini sudah tugas saya," pungkas lelaki berseragam OB itu sembari memunguti pecahan gelas yang berserakan di lantai.
"Kamu dengar? Ayo, kembali ke ruanganku," ucap Gavin.
Raut tegas tak suka penolakan itu membuat Nilam terpaksa mengikutinya. "Saya minta maaf, sudah merepotkanmu," ucap Nilam pada si OB.
"Tidak apa - apa, Nona. Ini sudah menjadi bagian dari tugas saya."
"Baiklah, terimakasih."
"Sama - sama, Nona."
"Nuri... apa kamu akan terus di sini?" Gavin mulai tak sabar.
"Iya, iya." Nilam memanyunkan bibirnya kesal, seraya melangkah mengikuti Gavin.
"Jangan menggodaku," ujar Gavin sembari menekan tombol lift di samping kanannya.
Nilam melirik wajah lelaki itu. "Maksudmu?" Ia dan Gavin sudah berada di dalam kotak ajaib itu, yang mulai bergerak menuju lantai dimana ruangan Gavin terletak.
"Wajahmu yang seperti itu, adalah godaan untukku."
"Ehh...? Memangnya kenapa dengan wajahku?"
Ting!
Pintu lift terbuka.
"Tidak apa - apa. Ayo... aku sudah terlambat."
Asty sudah berdiri di depan pintu ruangan sang atasan. "Semua sudah menunggu Anda di ruang rapat, Pak."
"Oke. Aku akan segera kesana. Apa semua berkasnya sudah siap?"
"Sudah, Pak."
"Bagus," ucapnya. Gavin kemudian beralih menatap Nilam yang berdiri di sampingnya. "Nuri, kamu tunggu di dalam saja. Aku meeting dulu sebentar."
"Baiklah."
"Jangan macam - macam dan jangan kemana - mana. Tunggu…
Derita Si Kembang Desa
Bertemu Kenzie
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Dewi Ansyari
Wah makin seru aja nih
2021-10-20
0
Affandi
Kenzie? itu nama sosis bukan si?
2021-01-24
0
LINA
25 like and rate 5 sudah mendarat di karya kk 😊 saling mendukung 🙂 semangat berkarya ka 💪
2020-12-28
0