Tiga hari sebelum kepindahan Kenzie ke apartemen barunya.
Kemacetan memanjang tak bisa dihindar. Hanya mematung seolah didepan tak lagi ada jalan untuk merayap. Pemandangan lumrah setiap Sabtu sore seperti sekarang ini.
Menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi kemudi, Kenzie menatap ke lembar kaca disampingnya. Memperhatikan gerak dan gerik orang-orang yang berlalu lalang dijalan kecil khusus pejalan kaki. Sesekali senyum tersungging menggelitik, kala dilihatnya anak-anak kecil dengan tingkah lucu dalam pandangannya.
Namun berikutnya tatapannya jatuh pada seorang wanita hamil yang sepertinya usia kehamilannya memasuki trimester akhir. Wanita muda itu berjalan merayap seorang diri. Sesekali ringisan terlihat diwajahnya, seraya memegangi perut bagian bawahnya. Nampak ia mulai berat menuntun langkahnya. Hingga semakin lama wajah kesakitan itu terlihat semakin memprihatinkan.
Didasari titik kemanusiaan, Kenzie membuka pintu mobilnya lalu keluar menghampiri wanita tersebut, yang sudah terduduk lemah ditepi jalanan.
"Nona, apa kau baik-baik saja?" tanyanya dengan kaki yang sudah bertekuk didepan wanita itu.
"Tuan, tolong aku. Perutku sakit." Dengan ringisan kental diwajah lusuhnya.
"Apa kau akan melahirkan?"
"Aku tidak tahu, perutku rasanya seperti di tarik-tarik keras. Ini sangat menyiksa. Tolong aku, Tuan. Tolong!" Ucapan permintaan itu membuat Kenzie semakin merasa iba.
"Ba--"
TID TID TID....
"Hey, lajukan mobilmu cepat!"
Teriakkan orang yang berasal dari dalam mobil teriring suara klakson yang memekak dibelakang mobilnya, membuat Kenzie menoleh. "Jalanan sudah lancar. Ayo, Nona. Ku bantu. Kita kerumah sakit sekarang!"
"Terima kasih, Tuan," ucap wanita itu seraya mengangkat tubuhnya dengan bantuan Kenzie.
"HEY, KAU TULI, YAA!!!" Suara itu cukup mengganggu di telinga Kenzie.
Tanpa menyahuti, ia dengan sabar memapah tubuh wanita itu menuju mobilnya. Setelah mendudukkannya dengan nyaman, dan menutup pintunya. Lelaki itu tak langsung masuk. Ia berjalan ke belakang menghamp…
Derita Si Kembang Desa
Wanita hamil - Alasan Kenzie
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Gazelle
suka
2021-01-07
0
Nikma
Kenzie dapet pencerahan. Semoga bisa dijadikan pelajaran..ok?
2021-01-07
0
Deska wu
jejak
2021-01-07
0