Didy masih terduduk dengan setia menunggu kedua orang yang kini berperan sebagai kakaknya itu.
Sesekali wajahnya menoleh paperbag yang terjejer di sampingnya. Senyuman tersungging di bibir manisnya. Untuk pertama kali dalam hidupnya, ia merasakan hal seperti ini. Berbelanja, bermain game dan lain-lain. Huufftt ... sungguh langka!
Dan saat itu tiba-tiba ....
BRUK!
"Aww!!" Pekikan itu terdengar dari mulut seorang wanita paruh baya yang terjatuh terpeleset di ambang pintu masuk.
Tak serta merta, Didy yang posisinya hanya beberapa meter dari wanita itu, langsung bangkit untuk menolongnya. "Nyonya tidak apa-apa?" tanyanya seraya membantu wanita itu untuk berdiri.
"Aku tidak apa-apa." Namun ringisan di wajahnya jelas dilihat Didy. "Sepertinya aku menginjak lelehan eskrim," ucapnya kala melihat tetesan coklat yang tercecer di lantai sekitar tempat itu.
"Iya. Duduk dulu, Nyonya. Sepertinya kaki Anda terkilir," unjar Didy menyarankan. "Mari aku bantu."
"Iya. Terima kasih, Nak."
"Sama-sama, Nyonya." Didy menuntun wanita itu menuju sofa yang sebelumnya didudukinya.
Sembari memijit-mijit kakinya yang sakit, wanita itu menatap Didy yang juga menatapnya. Lalu menarik senyum. "Siapa namamu, Nak?"
"Namaku ...." Belum sempat ia melanjutkan kalimatnya Nilam dan Gavin sudah tiba di hadapannya.
"Dy."
"Kak Nilam. Sudah selesai?" tanyanya.
"Sudah," jawab Nilam, lalu pandangannya teralih pada wanita paruh baya yang duduk di samping Didy.
Mengikuti arah pandang Nilam, Didy tersenyum. "Nyonya ini tadi terjatuh di depan pintu kaca itu." Wajahnya mengarah ke daun pintu. "Dan aku menuntunnya ke sini. Sepertinya kakinya terkilir, Kak," bebernya.
"Apa? Benarkah?" Mata Nilam terarah pada kaki jenjang yang tengah di pijit-pijit sang empunya. "Nyonya tidak apa-apa?" tanyanya khawatir. Ia lalu bersimpuh di depan wanita itu. Menelisik kakinya yang mulai terlihat memar. "Sepertinya ini lumayan parah, Nyonya. Kita antar ke dokter, mau?"
"Iya Nyonya. Aku akan mengantarmu," timpal Gavin.
Wanita itu terse…
Derita Si Kembang Desa
Lagi - Kejutan dari Tuhan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Ummi Afareen
terharu
2020-12-10
0
Deska wu
kejutan likeee..
2020-11-21
0
Rosni Lim
Semangat
2020-11-21
0