Sesuai yang di janjikannya, Gavin dan Nilam kini sudah berada di sebuah restoran Jepang yang cukup terkenal di kota itu.
"Bagaimana, apa makanannya enak?" tanya Gavin.
Nilam mengangguk dengan mulut penuh terisi makanan.
"Syukurlah. Ayo habiskan."
"Tapi ini terlalu banyak, Gav."
"Aku tidak mau tahu. Kamu harus menghabiskan semuanya. Lihatlah, badanmu itu kurus sekali," ujar Gavin.
"Apa masalahnya denganmu, jika badanku ini kurus?"
Gavin berdecak. "Karena sekarang kamu bersamaku. Jadi aku yang bertanggung jawab sepenuhnya atas dirimu. Lagipula sayang, kan, semua makanan ini harganya mahal."
Nilam melirik lelaki dihadapannya itu. "Baiklah, semua ini akan kuganti. Jika kamu sudah memberiku gaji," ucap Nilam kembali dengan kunyahannya.
Gavin terkekeh. "Hey, memang siapa yang akan memberimu gaji?"
"Maksudmu? Aku kan, bekerja padamu. Masa tidak ada gaji?"
"Nuri... Nuri... bukankah di kedai itu, kamu bekerja tanpa upah. Karena pemiliknya dengan baik hati mau menampung dan memberimu makan. Lalu kenapa itu tidak berlaku padaku? Lagipula, apa yang sudah kamu kerjakan? Membuat satu gelas kopi saja gagal." Gavin tersenyum menang.
Dan skakmat!! Ucapan Gavin itu berhasil membungkam mulut kecil Nilam. Wajahnya tertunduk, menatap piring makanan yang masih berisi beberapa bulatan sushi. Benar juga. Aduhai hidupku, mengapa serumit ini? Begitulah keluh Nilam dalam hatinya.
"Aku tidak salah, kan? Kamu juga masih punya hutang padaku. Jika ingin kamu ganti semuanya, maka jumlahnya akan sangat mengejutkan bagimu," ujar Gavin di selipi nada mengejek.
Nilam sedikit terperangah. "Aku akan bekerja keras. Agar semua hutangku padamu bisa terbayar tuntas. Bukannya kamu sendiri yang bilang, bahwa aku akan mendapatkan uang, dengan bekerja padamu?"
"Ya, tentu saja. Karena aku bukan seorang pembual. Jadi sesuai ucapanku, aku akan memberimu upah. Jadi bekerjalah dengan baik."
"Baiklah,aku mengerti. Terimakasih," balas Nilam tersenyum sekilas. Lalu sesaat ia terdiam. "Boleh aku minta satu hal padamu?"
…
Derita Si Kembang Desa
Terpaan kebingungan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Affandi
Ganggu aja anita
2021-01-24
0
🍃🥀Fatymah🥀🍃
Hadir kak
2020-12-02
0
Mei Shin Manalu
Berkarya dgn pantang menyerah... Biar menyemangati Author, aku kasih 5 like... Ditunggu kelanjutan ceritanya... 💪👍
Datang juga ke novelku ya... Danke 😊
2020-11-02
0