Sepulang kerja, Nisha melajukan motornya menuju sebuah toko yang menjual berbagai macam parfum. Ia penasaran dengan aroma yang terngiang seharian di indera penciumannya.
Sesampainya di toko tersebut, ia mencium satu persatu tester parfum yang dipajang, totalnya ada empat puluh jenis. Bahkan sampai membuat Nisha mual, tapi tak menemukan aroma yang sama dengan milik Garvi.
"Mbak selain ini ada parfum yang lain nggak?" Nisha masih belum menyerah.
"Ada mbak, yang sedikit mahal", ujar karyawan toko sambil menunjuk deretan parfum yang terpajang di etalase.
"Cobain testernya dong mbak". Kemudian karyawan tersebut mengambil semua tester parfum yang dikata mahal.
Nisha mulai menciumi lagi satu persatu tester tersebut, namun lagi-lagi tak menemukan parfum yang sama.
"Mbak aku tadi nyium parfum cowok yang wanginya kalem dan maskulin, kayak ada aroma segernya juga. Kira-kira ada nggak parfum yang kayak gitu?"
"Kalau parfum gitu biasanya belinya di mall, mbak. Tapi ya gitu harganya mahal-mahal", beber karyawan itu.
"Mahal? Sekitar berapa biasanya gitu mbak?"
"Bisa ratusan sampai jutaan, mbak". Mendengar kata jutaan, membuat Nisha bergidik. Masa iya kakak iparnya yang cuma ngojol bisa beli parfum sampai jutaan harganya?
Kemudian Nisha membeli beberapa parfum karena merasa sungkan sudah merepotkan pegawai toko tersebut.
Sedangkan Nesha pulang kerja berjalan kaki seperti biasanya. Pikirannya kalut tentang identitas Garvi. Ingin sekali nanti ia bertanya langsung pada suaminya.
Sesampainya dirumah, Nesha langsung mandi dan mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat isya' sambil menunggu kepulangan Garvi.
Tak lama kemudian suara motor Garvi terparkir di halaman. Bergegas ia menyambut suaminya.
"Ini buat kamu". Garvi menyodorkan kantong kresek putih pada Nesha.
"Apa ini, Mas?" Seraya membuka bungkus tersebut.
"Makanan. Tadi ada customer baik yang ngasih", jelas Garvi.
Nesha membawanya ke meja makan dan membukanya. Sepaket sushi dengan beberapa macam varian.
"Ayo makan, Mas." Ajak Nesha.…
Identitas Suami Miskin
Makan Sushi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Siti Sopiah
kasian sekali si nisha.jd selama ini dialah yang menjadi tulang punggung keluarganya wlu bpknya masih sehat.
2026-07-22
0
febby fadila
emangnya garvi blom dpat rumah kontrakan ya sampai blom pindah dari situ
2026-06-25
1
Shyfa Andira Rahmi
makanya bawa pindah rumah...ngapain coba malah ikut tinggal disitu🤦
2026-05-18
0