Nesha mondar-mandir di dalam kamarnya. Malam ini ia tak bisa memejamkan mata barang sejenak. Pikirannya tertuju pada Humaira yang masih dirawat di rumah sakit. Ia sudah tak sabar menunggu esok hari untuk segera menjenguk bayi mungil tersebut.
Garvi terbangun ketika tangannya tak bisa menemukan Nesha di sampingnya. Netranya mencari sosok istrinya tersebut, ternyata sedang duduk di depan meja riasnya sambil menopang kepalanya dengan kedua tangan.
"Kamu kebangun?" tanya Garvi seraya melingkarkan tangan di perut Nesha.
Nesha menjawab dengan gelengan kepala. "Aku nggak bisa tidur, Mas", nada suara Nesha tampak gelisah.
"Nanti pergilah dengan sopir ke rumah sakit. Tapi jangan terlalu pagi".
"Makasih, Mas." Nesha mengusap pipi Garvi, lalu menciumnya dengan lembut. Garvi pun membalas ciuman di bibir Nesha perlahan-lahan, lalu berpindah ke pipi, menjalar ke leher dan balik lagi ke bibir. Mereka saling memagut dan mulai merasakan hawa panas yang merasuk tubuh.
Malam ini pun berjalan lambat di atas peraduan. Dua insan tersebut memulai kembali memadu cinta mereka setelah beberapa waktu terjeda karena rasa kehilangan. Mereka bergumul saling melepaskan rindu yang membelenggu selama ini dan rasa dahaga akan paduan asmara pun akhirnya tertuntaskan sempurna.
Keesokan paginya, Garvi sudah bersiap dengan setelan formal miliknya. Sedangkan Nesha baru saja menggeliat terbangun dari tidurnya.
"Lho, Mas kok udah siap?" Nesha memicingkan mata, melihat jam digital yang ada di meja kerja Garvi, sudah menunjukkan pukul 06.40.
"Astaghfirullah", pekik Nesha segera bangkit dari tempat tidurnya. "Mas kok nggak bangunin aku, sih?"
Garvi tertawa kecil melihat kepanikan Nesha. Padahal ia sengaja tak membangunkan nya, karena ia pikir Nesha sangat lelah.
"Tadi subuh udah aku sudah bangunkan kamu, tapi kamu nya nggak mau, malah kamu mukul aku pake bantal", ungkap Garvi sembari pura-pura memasang wajah cemberut.
"Apa'an sih, Mas, pake cemberut segala. Wajah kamu nggak cocok buat cemberut, tahu", Nesha t…
Identitas Suami Miskin
Mencari titik terang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
febby fadila
aku yakin si anis tu yg lakukan itu karena iri sama pak dimas
2026-06-25
0
Elizabeth Yanolivia
dari yang informasi yang ia dengar = DARI INFORMASII YANG IA DENGAR
2025-12-05
0
Elizabeth Yanolivia
yang informasi yang ia dengar = INFORMASI YANG IA DENGAR
2025-12-05
0