Dengan wajah cemberutnya, Galenna masuk ke dalam mobil Garvi. Ia membanting pintu dengan keras, menandakan protes pada pemilik mobil. Namun Garvi hanya terdiam di kursi kemudi seolah raga dan jiwanya di tempat yang berbeda. Bahkan suara benturan keras dari pintu tak dapat membuyarkan lamunannya.
"Aduh..", keluh Galenna seraya memegangi perutnya. Barulah Garvi tersadar dari angannya yang entah kemana.
"Kamu kenapa, sayang?" Panik Garvi.
"Perut aku sakit, Babe". Bohong Galenna.
Dengan gegas Garvi menyalakan mesin mobil dan menancap gas menuju ke rumah sakit.
"Jangan ke rumah sakit. Antar aku pulang aja, Sayang. Kayaknya cuma kram haid aja".
"Baiklah."
Galenna melirik Garvi yang sedang fokus menyetir. Wajahnya tampak berbeda saat mereka pergi makan siang. Wajah Garvi yang awalnya tampak kusut dan lelah, entah kenapa kini terlihat lebih segar dan semakin berseri. Membuat jantung Galenna merasa berdebar.
"Kenapa menatapku seperti itu?" Tanya Garvi seraya menoleh sesaat pada Galenna.
"Kamu tampak beda, sayang. Tadi kamu cuci muka pas di toilet?"
"Tidak. Aku cuma wudhu terus sholat aja, kok".
"Wu-wudhu?"
"Iya".
Suasana pun hening. Galenna memilih membuang muka, menatap ke luar jendela, sedangkan Garvi fokus menyetir kembali dengan tenang.
***
Setelah mengantar Galenna pulang, Garvi kembali ke kantor dan melanjutkan kembali pekerjaannya hingga sore hari.
Ia sibuk meninjau laporan bulanan dari segala divisi dan juga menandatangani beberapa dokumen.
"Ah.. Tintanya habis", gumam Garvi seraya menggoyangkan pena tinta yang terlihat mewah dengan ukiran di ujungnya. Segera ia mencari tinta isi ulang yang memang sudah ia sediakan sendiri di lacinya.
Saat membuka laci, ia melihat ponsel yang biasa ia gunakan untuk berkomunikasi dengan Nesha. Ia terdiam sejenak menatap ponsel tersebut. Tiba-tiba rasa rindu menyeruak dalam hatinya.
Ia mengambil ponsel tersebut dan menyalakannya. Butuh waktu lima menit sampai ponsel tersebut hidup dan sinyal nya stabil.
Pesan-pesan spam banyak bermuncu…
Identitas Suami Miskin
Rencana Rahasia
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
Hilmiya Kasinji
mesti gini ya ... kalo ttau ternyata yg dicintai itu gak sebaik yg dikira , pasti balik ke Nesha ... si Nesha juga kok mau ya istilahnya dipake buat jadi ban serep
2026-07-30
0
febby fadila
itu adalah karma buat kamu garvi, gimana sakit nggak tu hatimu, setelah tau cuman jd bahan investasi untuk ayahnya glenna
2026-06-25
0
Ayu
Akhir nya.. seblm Garvi melepas Nesha. dia sdh tau dulu kebusukan Lenna dgn pp nya. smg terbuka mt ht Garvi🙏
2025-11-21
0