Matahari telah pulang ke peraduan dan berganti dengan gelapnya petang. Semilir angin sejuk pun menggantikan panasnya hawa siang.
Nesha berjalan menyusuri jalan yang biasa ia lewati. Meskipun kakinya pegal karena seharian mondar-mandir tak ia rasakan tatkala waktu pulang telah tiba. Rasanya ia tak pernah sesemangat ini pulang kerumah. Mungkin ada orang yang ia tunggu. Serta orang itulah yang kini berani membelanya dihadapan Nisha dan ibunya.
Sesampainya diperempatan, Nesha membeli lima bungkus nasi goreng Mang Udin. Ia gajian hari ini. Ia juga ingin menebus rasa bersalahnya pada Ibu dan Nisha karena tadi pagi tidak masak.
Setelah pesanannya selesai, dengan hati riang ia pulang ke rumah sambil menenteng kantong kresek hitam yang penuh.
"Assalamualaikum", salam Nesha yang diikuti jawaban dari Pak Edi.
Sesampainya ia dirumah, ibu dan adiknya sudah duduk di ruang makan seperti sedang makan. Tapi sang bapak duduk menonton televisi.
"Bapak nggak ikut makan?" Tanya Nesha yang melirik ke arah ruang makan. Sedang ibu dan Nisha asyik makan sesuatu.
"Ogah. Itu makanan yang kayak Garvi kasih kemarin, Nes." jawab Pak Edi sambil menggedikkan bahu mengingat-ingat lagi rasa aneh yang pernah ia makan. "Susi Susanti atau apalah namanya", Pak Edi berdecak seraya mengingat namanya. Nesha tertawa kecil dengan candaan bapaknya.
"Ini Nesha beli nasi goreng Mang Udin, bapak makan ini aja", Nesha meletakkan kresek hitam itu di meja depan Pak Edi. Dengan cepat Pak Edi meraih satu bungkus nasi goreng, lalu pergi ke dapur mengambil sendok.
"Waah beli sushi lagi kamu, Nis", sapanya pada Nisha yang lahap. Ia melirik tulisan box sushi yang sama dengan pemberian Garvi kemarin.
"Iyalah!" jawabnya ketus. Bu Rumi pun tampak makan dengan lahap tanpa menatap Nesha sedikitpun.
"Nes, suamimu dapat darimana sushi kemarin?!" Tanya Nisha dengan nada menyelidik.
"Katanya dikasih sama customer-nya", jawab Nesha sambil melirik sushi yang berjejer rapi dalam kotak makanan. Sudah pasti dia ngiler, karena perna…
Identitas Suami Miskin
Dibelikan Skincare
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 82 Episodes
Comments
febby fadila
tenang bu sepertinya anak kesayanganmu itu sdah mulai hamidun dee
2026-06-25
1
Siti Sopiah
dasar pak Edi. aja yg gak tegas lañgsung.lembek istrinya nglunjak pun di biarkan sj.
2026-07-22
0
Yunita Asep
pak Edi itu, tipe suami yg gk mau ribut sabarr.. tapi yg baca kessel..!
2026-05-07
0