Menemui Nesha

Nisha mulai mengemasi barang-barangnya dan juga keperluan bayinya. Ia sudah memutuskan untuk ikut tinggal bersama dengan Fandi di rumah orangtuanya setelah Nesha pulang dari sana.

"Kamu jangan bilang sama ibu. Kalau ditanya, bilang aja ini mau ku", bisik Nisha seraya mengepak baju bayi.

"Kenapa kamu nggak jujur aja?"

"Aku nggak mau ibu selalu mojokin aku, Nes. Hampir tiap hari aku selalu denger ibu ngomel-ngomel. Sejak ibu pisah sama bapak, aku selalu jadi tempat pelampiasan, Nes. Stres banget aku. Belum lagi masalah sama Mas Fandi". Nisha menghela nafas kasar.

Nesha yang mendengar curhatan Nisha hanya bisa terdiam. Ia tak tahu harus memberi penghiburan macam apa. Karena ia pun pernah di posisi Nisha. Namun bedanya, dulu justru Nisha ikut andil dalam penderitaan yang dialaminya.

"Ya udah, kalau kamu udah selesai beres-beres, kamu telepon aku, ya? Aku mau mandi dulu, hampir maghrib". Nesha beranjak dari tepi ranjang.

"Fania, Tante pulang dulu, ya? Kamu jangan nakal, oke?" Pamit Nesha pada anak Nisha yang tidur terlelap.

"Aku pulang dulu, Nis. Assalamualaikum".

Nesha segera pulang karena hari sudah petang dan hampir maghrib. Ia juga harus menyiapkan makan untuk berbuka, karena ia puasa hari kamis.

Sesampainya di depan rumah, tubuhnya kaku menatap seseorang yang sudah berdiri di depan pintu rumahnya. Ia terdiam tak mampu melanjutkan langkah kaki karena berpikir bahwa semua ini hanya mimpi.

"Nesha".

Nesha kenal sekali dengan suara bariton nan halus itu. Tiba-tiba air matanya menggenang disudut matanya.

Dengan langkah cepat, Garvi menghampiri Nesha yang masih terpaku di tengah halaman rumah.

Grep.

Garvi membawa Nesha ke dalam pelukannya. Mendekap erat tubuh ramping yang hampir saja ia lupakan. Tapi Nesha hanya diam pasrah tanpa membalas pelukan darinya.

Bahu Nesha bergetar kuat karena sudah tak sanggup menahan air matanya. Derasnya air mata yang mengalir bebarengan dengan suara adzan maghrib yang berkumandang. Bertepatan pula dengan kedatangan Pak Edi setelah pulang kerj…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

febby fadila

febby fadila

emang kamu pikir dengan kata maaf kamu bisa kembali dengan mudah bgt garvi,
penyesalanmu itu karena kamu sdah tau kedoknya glenna tp klw nggak mana mungkin kamu menyesal

2026-06-25

1

Ning Suswati

Ning Suswati

yah begitulah nasib seorang isteri, dibuat terombang ambing dlm menentu arah biduk rumah tangga, bagi laki2 semuanya dianggap remeh, tanpa perasaan, semua ciptaaNya

2026-03-19

0

Lucia

Lucia

Kenapa gk bisa nelen nasi goreng? Udh lupa pernah jdi orang susah brpun boong'an pura".
Tdi ketemu terlena gk jdi
Makan , krn hilang seleranya

2025-11-18

0

lihat semua
Episodes
1 Suasana pagi
2 Hari Lamaran Nisha
3 Nisha cari gara-gara
4 Ditabrak pria tampan
5 Mereka ke hotel?
6 Perawan tua
7 Ditarik Masuk Kamar Hotel
8 Digerebek
9 Persidangan
10 Ijab Qabul
11 Kakak Ipar
12 Makanan Mahal
13 Siapa Garvi?
14 Makan Sushi
15 Dilarang Masak
16 Dibelikan Skincare
17 Tidak Pulang
18 Nisha Hamil
19 Lempar Dollar
20 Malam Pertama
21 Kopi Asin ala Nisha
22 Beli Parfum Mewah
23 Sholat Subuh
24 Akibat Tampan
25 Ijin Pindah
26 Nisha kena Kasus
27 Mencari Solusi
28 Seperti Garvi
29 Ke Rumah Bu Haji
30 Sikap Fandi
31 Kejujuran Garvi
32 Sikap Santai Garvi
33 Perdebatan sengit
34 Nesha di visum
35 Di talak tiga
36 Rahasia
37 Permintaan Nisha
38 Pindah ke rumah Garvi
39 Berendam bersama
40 Percakapan
41 Nesha sakit
42 Menghindar terus
43 Galenna
44 Kekecewaan
45 Bertemu
46 Di Rumah Sakit
47 Hati Gelisah
48 Rencana Rahasia
49 Menemui Nesha
50 Bertemu Di Jalan
51 Nesha sakit lagi
52 Gosip
53 Sebuah kapal
54 Karma Nisha
55 Puskesmas
56 Koki dan asisten
57 Tentang tato
58 Kejujuran
59 Fania dehidrasi
60 Cerita haru
61 Perdebatan
62 Sate Suzanna
63 Baju Branded
64 Bertemu Pak Yosep
65 Rencana Galenna
66 Balas dendam
67 Berita gempar
68 Hukuman
69 Salah paham
70 Bu Rumi
71 Humaira
72 Humaira sakit
73 Mencari titik terang
74 Kebenaran terungkap
75 Promil
76 Makan seblak
77 Api unggun
78 Viral lagi
79 Hilang ingatan
80 Ulang Tahun Nesha
81 Di Swiss
82 Kereta gantung
Episodes

Updated 82 Episodes

1
Suasana pagi
2
Hari Lamaran Nisha
3
Nisha cari gara-gara
4
Ditabrak pria tampan
5
Mereka ke hotel?
6
Perawan tua
7
Ditarik Masuk Kamar Hotel
8
Digerebek
9
Persidangan
10
Ijab Qabul
11
Kakak Ipar
12
Makanan Mahal
13
Siapa Garvi?
14
Makan Sushi
15
Dilarang Masak
16
Dibelikan Skincare
17
Tidak Pulang
18
Nisha Hamil
19
Lempar Dollar
20
Malam Pertama
21
Kopi Asin ala Nisha
22
Beli Parfum Mewah
23
Sholat Subuh
24
Akibat Tampan
25
Ijin Pindah
26
Nisha kena Kasus
27
Mencari Solusi
28
Seperti Garvi
29
Ke Rumah Bu Haji
30
Sikap Fandi
31
Kejujuran Garvi
32
Sikap Santai Garvi
33
Perdebatan sengit
34
Nesha di visum
35
Di talak tiga
36
Rahasia
37
Permintaan Nisha
38
Pindah ke rumah Garvi
39
Berendam bersama
40
Percakapan
41
Nesha sakit
42
Menghindar terus
43
Galenna
44
Kekecewaan
45
Bertemu
46
Di Rumah Sakit
47
Hati Gelisah
48
Rencana Rahasia
49
Menemui Nesha
50
Bertemu Di Jalan
51
Nesha sakit lagi
52
Gosip
53
Sebuah kapal
54
Karma Nisha
55
Puskesmas
56
Koki dan asisten
57
Tentang tato
58
Kejujuran
59
Fania dehidrasi
60
Cerita haru
61
Perdebatan
62
Sate Suzanna
63
Baju Branded
64
Bertemu Pak Yosep
65
Rencana Galenna
66
Balas dendam
67
Berita gempar
68
Hukuman
69
Salah paham
70
Bu Rumi
71
Humaira
72
Humaira sakit
73
Mencari titik terang
74
Kebenaran terungkap
75
Promil
76
Makan seblak
77
Api unggun
78
Viral lagi
79
Hilang ingatan
80
Ulang Tahun Nesha
81
Di Swiss
82
Kereta gantung

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!