Bab 26

Viona melangkah cepat di depan Agam. Bibirnya bergerak tanpa henti, gumamannya pelan namun cukup jelas tertangkap olehnya. Tangannya mengepal sesekali, langkahnya sedikit lebih cepat dari biasanya, seolah ingin meninggalkan rasa kesal yang menempel.

"Aku cuma pesan segelas air mineral. Itu pun nggak habis," katanya lirih. Ia menghela napas panjang, baju terangkat lalu jatuh lagi. "Tapi uangku... ya ampun," keluhnya seakan tak rela.

Di belakangnya, Agam tetap melangkah santai, seolah tidak mendengar gumaman Viona. Ia baru berhenti ketika Viona mendadak mematung di depan pintu apartemen. Gadis itu menoleh sebelum tangannya menyentuh gagang pintu.

"Tuan, saya tidak berniat mentraktir Anda," ucapnya dingin. Tatapannya naik, menahan kesal. "Tolong kembalikan uang saya tadi."

Agam mengeluarkan kedua tangannya dari dalam saku celana panjang. Sudut bibirnya terangkat tipis. "Kau ini perhitungan sekali," katanya ringan.

Nada santai itu justru menyulut amarah Viona. Rahangnya mengeras, giginya saling bergesek pelan. "Hampir tiga ratus ribu, Tuan," balasnya. Suaranya bergetar, bukan karena takut. "Itu bukan uang sedikit. Saya harus bekerja seharian penuh untuk mendapatkannya."

"Baiklah. Nanti kuganti penuh di dalam," ucap Agam santai.

Tanpa menunggu tanggapan, Agam kembali melangkah, membuka pintu apartemen. Engsel pintu itu berdecit pelan memecah hening, ia masuk lebih dulu, seolah urusan tadi sudah selesai.

Viona berdiri sesaat di ambang pintu. Alisnya berkerut, tatapannya mengikuti punggung Agam. "Tuan bahkan tidak mengucapkan terima kasih," gumamnya.

Ia melangkah masuk sambil menghela napas kesal.

"Coba saja tadi saya tidak membawa dompet darurat," lanjutnya lirih. "Pemilik kafe itu pasti sudah menyuruh kita mencuci piring semalaman."

Pintu di belakang mereka menutup otomatis, meninggalkan keluhan Viona yang belum juga reda.

Menghentikan langkahnya, Agam berbalik menghadap Viona. Sorot matanya datar namun tajam.

"Kau ini berisik sekali," ujarnya tenang. "Lagipula, sudah pa…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Miu.Nuha

Miu.Nuha

viona itu yaa ceplas ceplos mulu, emng gk puny takut sama tuannya,, status mah gk penting ya Vi 😆

2026-01-12

0

Three Flowers

Three Flowers

iya, Vio... harusnya memang begitu. Dapetin uang saja susah, ngapain mentraktir bos?

2026-05-18

0

Aquarius97 🕊️

Aquarius97 🕊️

hah, orang kaya mah gituuuu.. padahal viona carinya setengah mati 😤

2026-04-13

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!