Bab 77

Pagi hari menyapa sebuah hunian mewah dengan cahaya matahari yang masuk lembut melalui jendela-jendela besar. Tirai tipis berwarna krem bergoyang pelan tertiup angin, menciptakan suasana hangat, tapi tetap sunyi.

Di dapur yang luas dan modern, suara peralatan masak terdengar beradu pelan. Viona sudah berdiri di sana sejak tadi. Mengenakan pakaian sederhana dengan celemek yang terikat rapi di pinggangnya, rambutnya di sanggul sederhana. Tangannya bergerak cekatan, memotong sayuran di atas telenan, sesekali mengaduk masakan yang sedang dimasak di atas kompor.

Di sampingnya seorang asisten rumah tangga paruh baya memperhatikannya dengan raut wajah takjub.

"Nona tidak perlu repot-repot seperti ini," ucap wanita itu hati-hati. "Biasanya saya yang menyiapkan semuanya."

Viona tersenyum tipis tanpa menghentikan pekerjaannya. "Tidak apa-apa, Bi. Saya sudah terbisa."

"Tapi kondisi Nona ...." Wanita itu menggantungkan kalimatnya, tatapannya sempat turun ke perut Viona yang masih belum terlihat jelas. Namun, sudah menyimpan kehidupan kecil di dalamnya.

Gerakan tangan Viona terhenti sesaat ... Setelah itu, ia kembali melanjutkan kegiatannya seolah tidak terjadi apa-apa.

"Aku baik-baik saja," jawabnya pelan.

Aroma masakan mulai memenuhi ruangan. Terasa hangat dan menenangkan, berbanding terbalik dengan isi hati Viona yang masih terasa berantakan.

Ia mengangkat panci dari kompor, menuangkan isinya ke mangkuk dengan hati-hati.

"Beliau biasanya sarapan jam berapa?" tanyanya berusaha mengalihkan pikirannya.

"Sekitar setengah delapan, Nona," jawab wanita paruh baya itu cepat. "Tapi ... biasanya Tuan tidak terlalu banyak makan."

Viona mengangguk kecil.

"Kalau begitu, kita siapkan yang ringan saja."

Wanita itu memperhatikan Viona sejenak lagi. Ada sesuatu dalam cara gadis itu bergerak, tenang, teratur. Namun, seolah menyimpan beban berat.

"Sejak Nona datang ...," ucapnya pelan, "rumah ini jadi terasa hidup. Tuan juga jadi sering berkunjung ke sini."

Viona terdiam sejenak.

"Maksud Bibi?"…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Dewi Payang

Dewi Payang

Definisi mengatai diri sendiri, dulu kau juga begitu sama bunda Alya, biarin dia hamil.sendirian🤭🤭🤭🤭

2026-04-17

0

Filan

Filan

walaupun ada flashback ttp aja ada misteri video ponselnya

2026-04-18

0

Filan

Filan

Alya nih? Yang berkonspirasi sama Rayyan?

2026-04-18

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!