Bab 67

Getar ponsel di saku celana Agam mengalihkan fokus pria itu. Ia merogoh sakunya dan mengeluarkan ponsel yang terus bergetar. Alisnya sedikit berkerut saat melihat nama yang terpampang di layar.

Agam mengangkat panggilan itu sambil berbalik beberapa langkah, menjauh dari Viona yang berdiri di depannya dengan jarak yang cukup jauh. "Iya, Nona Veronica," ucapnya datar.

Viona tetap berdiri di tempatnya. Ia tidak mendekat, juga tidak bergerak. Tangannya tergenggam pelan di depan tubuhnya, sementara napasnya perlahan mulai teratur setelah rasa mual tadi mereda.

Suara Agam terdengar jelas di ruangan yang sunyi itu.

"Apa ada sesuatu?"

Beberapa detik hening.

Suara Agam kembali terdengar, kali ini terdengar sedikit lebih serius.

"Ingin bertemu?"

Viona tanpa sadar menegakkan tubuhnya sedikit.

"Ada hal penting?" lanjut Agam. Ia kembali terdiam, mendengarkan. Tatapannya berubah lebih tajam. "Baik. Kirimkan lokasinya."

Setelah itu, Agam langsung memutus panggilan. Suasana dapur kembali hening.

Beberapa detik Agam hanya berdiri diam, menatap layar ponselnya yang telah gelap. Sementara Viona masih berdiri tidak jauh darinya.

Agam memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku. Ia lalu melangkah pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun pada Viona.

Suara pintu apartemen yang dibuka dan kembali menutup saat Agam keluar, membuat Viona menghela napasnya. Sudut hatinya merasa lega, tapi sudut lainnya merasa tidak tenang.

****

Mobil Agam berhenti di depan restoran sesuai lokasi yang dikirimkan Veronica. Tanpa banyak pikir, ia turun lalu masuk ke dalam dengan langkah tenang dan penuh kewaspadaan.

Seorang pria mendekat, menyambutnya, lalu mengarahkannya ke sebuah ruangan privat.

Pintu terbuka. Di dalam hanya ada Veronica. Wanita itu duduk anggun dengan senyum tipis di bibirnya.

"Terima kasih sudah datang, Tuan Agam," ucapnya lembut.

Agam menatap sekilas ke sekeliling ruangan, memastikan.

"Hanya Anda?" tanya datar.

Veronica mengangguk. "Hanya saya."

Agam menghela napas pelan, ia lalu melangkah ma…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

Filan

Filan

penasaran juga apa agam sempat lari pulang atau terjebak di sana.
Kalau pulang, kasihan Viona diperkaos 2x dong... Ga pernah ada romantisnya. Mana lagi mual dan hamil muda.
kalau terjebak, kasihan juga Viona suaminya serong.

2026-03-19

0

〈⎳ FT. Zira

〈⎳ FT. Zira

bisa ya ngasih sran begini.. coba tujukan ke diri sendiri. bisa juga gak lakuin?🙄

2026-03-20

0

Filan

Filan

pasti udah dibisiki ibunya buat menjebak agam pakai obat.

2026-03-19

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!