Udara di dalam ruang kendali utama Sektor 1 terasa begitu statis, membawa aroma debu sirkuit yang panas dan logam yang baru dipoles. Charlotte berdiri tegak di tengah ruangan, bayangan jas hitamnya memanjang di atas lantai marmer yang berkilau. Kontrak Kemenangan yang ia tanda tangani bersama Jenderal Kaelen di bab sebelumnya bukan sekadar selembar kertas digital, melainkan lonceng kematian bagi siapa pun yang mencoba berdiri di jalan industrinya. Pria itu menyentuh layar hologram besar, memperhatikan peta ekonomi Sektor 1 hingga Sektor 9 yang kini perlahan mulai berubah warna menjadi merah gelap, warna otoritas Aegis.
"Sistem, berikan laporan status mengenai tiga kompetitor logistik utama yang masih beroperasi di wilayah netral," perintah Charlotte dengan nada bariton yang rendah.
[MENGIDENTIFIKASI KOMPETITOR. GRUP TEKNOLOGI VESTA, SINERGI LOGISTIK ORION, DAN MANUFAKTUR KRYPTON.]
[STATUS: MASIH MENYUPLAI KOMPONEN ZIRAH STANDAR KEPADA UNIT CADANGAN RADIANT.]
Charlotte menyesuaikan letak monokel ungunya, matanya menyipit menatap titik-titik biru yang melambangkan para pesaingnya. "Mereka adalah sisa-sisa dari era lama. Saatnya mematikan sirkuit kehidupan mereka secara permanen. Aku tidak ingin melihat ada satu pun pemasok lain saat matahari terbenam besok."
"Tuan Charlotte, Vesta baru saja menurunkan harga pasar mereka sebesar tiga puluh persen untuk menandingi harga paket ekonomi kita," lapor Mayor Silas yang berdiri di samping meja data. "Mereka mencoba menarik perhatian para pahlawan tingkat bawah yang mulai merasa tercekik oleh biaya pemeliharaan Aegis."
Charlotte mendengus pelan, sebuah suara yang mengandung penghinaan terselubung. "Penurunan harga adalah tanda keputusasaan, Silas. Mereka tidak menyadari bahwa aku tidak hanya menguasai pasar, tapi aku menguasai bahan mentahnya. Aktifkan Protokol Embargo Penyuplai. Putuskan seluruh aliran mineral Inti-X ke pabrik-pabrik mereka melalui jalur Supply Chain yang sudah kita amankan."
"Tapi itu akan membuat mere…
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan
BAB 46: PUNCAK MONOPOLI
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments