Bau logam panas dan ozon yang terbakar memenuhi ruangan kantor puncak menara Aegis, menciptakan atmosfer yang menyesakkan bagi siapa pun yang tidak memiliki saraf baja. Charlotte berdiri di tengah ruangan, dikelilingi oleh puluhan layar hologram yang memuntahkan data mentah tentang fenomena yang sedang melahap dunianya. Pria itu menyesuaikan letak kerah kemejanya, membiarkan aliran data tentang "The Great Calamity" membanjiri penglihatannya melalui lensa monokel canggih yang terhubung langsung ke server pusat. Di matanya, kiamat ini bukan sekadar bencana moral, melainkan sebuah variabel asing yang sangat tidak efisien dan mengancam neraca perdagangan global miliknya.
"Silas, tunjukkan padaku frekuensi pergerakan partikel hitam itu di sektor pinggiran sektor tujuh," perintah Charlotte. Suaranya rendah dan tajam, memotong suara denging mesin server yang bekerja di atas kapasitas normal.
Mayor Silas, yang berdiri di balik konsol utama dengan keringat dingin yang membasahi pelipisnya, tampak gemetar. Jemarinya menari dengan kikuk di atas papan ketik virtual yang berpendar biru. "Tuan, data yang masuk sangat tidak konsisten. Entitas ini tidak memiliki massa biologis, tapi mereka memancarkan radiasi yang menghapus jejak digital kita dalam radius sepuluh kilometer secara instan."
Charlotte melangkah mendekati layar utama, mengabaikan getaran halus yang mulai merambat dari lantai marmer ke telapak sepatunya. "Mereka tidak hanya menghancurkan, Silas. Mereka melakukan reset sistemik. Jika mereka terus dibiarkan tanpa intervensi, tidak akan ada satu koin pun yang tersisa untuk dikelola di dunia ini. Itu adalah kerugian yang tidak bisa aku toleransi."
[SISTEM: MENGIDENTIFIKASI POLA SERANGAN THE GREAT CALAMITY.]
[STATUS: ENERGI NEGATIF TERDETEKSI PADA TITIK KOORDINAT 0-0-9. TINGKAT ANCAMAN: PEMUSNAHAN TOTAL.]
[DATA TAMBAHAN: TIDAK ADA SATUPUN SENJATA PRODUKSI MASSAL AEGIS YANG MAMPU MEMBERIKAN KERUSAKAN SIGNIFIKAN PADA ENTITAS INI.]
Charlotte mengepalkan tangannya di balik…
Error 404: Pahlawan Tidak Ditemukan
BAB 53: PROJEK KEBANGKITAN
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 62 Episodes
Comments