Bab Lima puluh Dua

Alya akan menemani ibunya hari ini ke rumah sakit, karena besok, ia akan menjalani operasi pengangkatan tumor di payudaranya.

Mereka sudah tampak bersiap-siap dengan membawa tas berisi pakaian ganti. Ketika mereka baru saja akan memesan taksi, sebuah mobil yang sangat familiar tiba-tiba berhenti di halaman rumah mereka yang sederhana.

"Ayah..." gumam Alya ketika melihat Arkan keluar dari kusi penumpang. Ia tampak rapi dengan setelan jasnya, seperti biasa. Namun, melihat Junita menatap ke arahnya setelah mendengarnya memanggil pria itu dengan sebutan "ayah", membuat Alya seketika membekap mulutnya sendiri dengan tangan.

"Maksudnya Tuan... Arkan." lanjutnya segera meralat ucapannya.

Tatapan Junita seketika beralih menatap ke arah pria itu. "Apa yang kau lakukan di sini?" tanyanya dingin.

"Ku dengar, kau akan di operasi besok. Jadi, aku berniat untuk mengantar kalian ke rumah sakit. Kau..." pria itu menghentikan ucapannya sejenak, mulai merasa ragu. "Kau tidak akan menolak, kan?"

"Kami bisa pergi naik taksi, seperti biasa." tolak Junita cepat.

Arkan lalu melirik ke arah Alya dengan tatapan mata memelas, seolah menaruh harapan pada putrinya itu.

"Bu. Ayah, hmm... maksudku Tuan Arkan hanya bermaksud baik pada kita. Jadi, jangan menolaknya, oke? Bukankah Ibu selalu bilang padaku bahwa kita tidak boleh menolak niat baik seseorang?" bujuk Alya, berusaha meluluhkan hati ibunya.

"Tapi-"

"Sudah, tidak apa-apa, Bu. Kasihan Ayah sudah jauh-jauh datang ke sini." potong Alya cepat, masih berusaha membujuknya.

Melihat kegigihan putrinya, akhirnya ia menuruti kemauan Alya dan ikut bersama Arkan.

Alya dan Junita duduk di belakang, sementara Arkan duduk di samping supirnya. Mobil itu lalu melaju menuju rumah sakit.

Sesampainya di rumah sakit, Junita lalu di arahkan untuk masuk ke ruangannya, sebelum di operasi keesokan paginya. Tentunya, setelah memastikan kondisi tubuhnya dalam keadaan siap untuk melakukan tindakan tersebut.

Alya dan Arkan tampak setia mendampingi setiap proses pemer…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

@Semua orang

@Semua orang

aku jujur ya thor ini bukan gimana, ceritanya bagus. ini si Alyanya terlalu kecepetan nih anak jadi kayak gimana gitu, tapi ya Udah deh udh terlanjur kembali ke author. ya ini si Al boleh nih udh Nerima nyebut ayah tapi jangan cepet Deket atau gimana gitu jadi harus ada jarak dulu buat si om Arkan ini yah.

2026-08-14

0

@Semua orang

@Semua orang

iya Bu harus di kasih judes dulu Bu jangan gampang, memberi kesempatan, kepercayaan, dan harapan. harus di kasih jera dulu kasih derita dulu. gw paling paling ilfill sama karakter yg mudah menerima gitu setelah ribuan derita mau gimana ceritanya itu jadi kayak ke enakan aja tuh buat si pelaku kayak gampang aja gituloh.

2026-08-14

0

@Semua orang

@Semua orang

nah gitulah yah, guna dikit ke. walau om ini bikin jengkel nyeselin setidaknya nggak terlanjur rese ya kan🤭

2026-08-14

0

lihat semua
Episodes

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!