Diiringi suara ratusan jepretan kamera dan sorak-sorai pujian dari para wartawan, Nyonya Tamara melangkah masuk melewati pintu utama gedung sekolah yang megah. Di sampingnya berjalan Valerie, yang wajahnya berseri-seri penuh kemenangan seolah sedang berjalan di atas karpet merah miliknya sendiri. Di belakang mereka, Pak Herman beserta seluruh guru berjalan mengikuti dengan kepala tertunduk hormat, langkah mereka serempak dan hati-hati, seolah takut mengeluarkan suara sedikit pun yang bisa mengganggu sang penguasa sekolah itu.
Para awak media terus berusaha mendekat, berdesak-desakan sambil merekam setiap gerak-gerik Nyonya Tamara, berharap mendapatkan cuplikan berharga untuk berita utama nanti malam. Namun, gerakan mereka selalu terhalang oleh barisan rapat para pengawal berbadan besar yang berjalan mengelilingi Nyonya Tamara, membentuk dinding manusia yang kokoh dan tak tertembus. Tak ada yang bisa terlalu dekat, tak ada yang bisa bertanya lagi.
Saat rombongan itu melewati koridor utama di mana para murid berdiri berjejer memberikan jalan, mata Nyonya Tamara yang tajam meneliti setiap wajah yang dilewatinya. Pandangannya mengerjai, seolah sedang menghakimi siapa saja yang berani menatapnya atau menaruh curiga padanya. Namun, saat matanya jatuh tepat pada sosok Elara yang berdiri diam di pinggir kerumunan, langkah kakinya sempat terhenti sepersekian detik.
Nyonya Tamara menatap Elara lekat-lekat, alisnya sedikit terangkat. Ada kilatan keterkejutan samar di matanya, seolah ia mengenali wajah itu atau seolah kehadiran gadis baru itu di sekolah ini adalah sesuatu yang tak terduga dan mengganggu. Ia menatap Elara dari ujung kepala hingga kaki, sorot matanya dingin, tajam, dan penuh selidik, seolah sedang menilai ancaman. Elara pun membalas tatapan itu dengan berani, napasnya tertahan, menatap lurus ke mata wanita yang telah memutarbalikkan kebenaran itu.
Namun, keterkejutan itu hanya berlangsung sebentar. Nyonya Tamara segera menutup kembali ekspresi wajahnya dengan sen…
Misteri Sekolah Warisan
Bab 19-Bekerja Sama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 22 Episodes
Comments