Pertarungan melawan arwah-arwah hitam masih berlangsung sengit tanpa henti. Semua orang berusaha bertahan sekaligus mencari solusi di tengah kepungan yang tidak menunjukkan tanda-tanda mereda itu.
“Kita tidak bisa terus begini!” Tang Bei menebas satu arwah yang terlalu dekat.
“Aku tahu, tapi apa pilihan kita?” balas Yuanli yang sudah ngos-ngosan menahan serangan dari sisi lain.
“Apa kitabmu punya jawaban untuk ini?” Zhao Fei menatap langsung ke Gong Li Bi.
“Aku sedang mencarinya,” jawab pria itu sambil membolak-balik halaman kitab kunonya dengan cepat.
“Cepatlah sedikit!” desak Tang Bei.
“Ilmu kuno tidak bisa dibaca terburu-buru.”
Yuxuan yang berada di punggung ayahnya hanya bisa bergumam, “Ayah, banyak sekali.”
“Ayah tahu. Tenang saja, kita akan keluar dari sini sebentar lagi,” kata Zhao Fei sambil menangkis serangan lain.
“Apa ada yang tahu kenapa arwah ini begitu banyak?” timpal Yuanli.
Mendengar itu, Zhao Fei menerawang ke kejauhan. “Mungkin karena kita salah pohon.”
“Salah pohon?” Tang Bei nampak bingung.
Sedangkan Zhao Fei mencari penjelasan dengan melihat pohon lain di kejauhan yang terlihat layaknya pulau yang dipisahkan oleh jurang dalam berkabut. “Ada pohon lain di kejauhan. Sementara Arwah Tiga Jalan itu berarti ada tiga pohon, bukan hanya satu.”
“Aku tidak bisa memastikan seratus persen,” timpal Gong Li Bi, masih membolak-balik kitabnya, sampai di momen dirinya membuka satu halaman lebih lama dari yang lain, dan dahinya berkerut. “Tapi memang benar, catatan ini juga menyebutkan tiga simpul. Aku hanya yakin pada simpul pertama karena di sinilah gapura membawa kita masuk.”
Lantas Zhao Fei berpikir keras, menghitung jarak, menghitung kemungkinan.
Kalau memang ada tiga pohon, batinnya, mungkin bukan pohon pertama yang menyimpan jawabannya. Mungkin salah satu dari yang lain.
“Apakah kalian sudah selesai berpikir?” Yuanli sendiri mulai kehabisan kesabaran saat menebas dua arwah sekaligus. Masalahnya wanita itu tidak salah karena memang arwah-arwah itu terus s…
Kembalinya Yang Mulia Petir Abadi
Bab 187: Gong Li Bi dan Ambisinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 215 Episodes
Comments