Kabar tentang kehamilannya membuat hati Haselyn benar-benar kacau. Terlalu banyak hal yang berputar di kepalanya dalam waktu bersamaan. Tentang bayi yang kini tumbuh di dalam rahimnya, tentang masa depan yang tiba-tiba berubah, dan terutama tentang Kevin.
Akhirnya, Haselyn mengambil keputusan yang bahkan dirinya sendiri tahu tidak sepenuhnya benar. Ia mempercepat keberangkatannya ke Inggris. Tanpa berpamitan. Tanpa memberi tahu Kevin.
Hari itu juga Haselyn mengurus perubahan jadwal penerbangannya. Beruntung, ia masih mendapatkan kesempatan untuk mengubah jadwal keberangkatan meskipun dilakukan secara mendadak.
Ia tahu seharusnya Kevin menjadi orang pertama yang mengetahui kabar ini. Bagaimanapun juga, Kevin adalah ayah dari anak yang sedang dikandungnya.
Namun, Haselyn belum sanggup. Ia tidak tahu bagaimana harus berdiri di hadapan Kevin dan mengatakan bahwa dirinya sedang hamil. Setiap kali membayangkan wajah pria itu, dadanya justru semakin sesak.
Bagaimana kalau Kevin marah?
Bagaimana kalau dia tidak menginginkan anak ini?
Atau lebih buruk lagi
Bagaimana kalau dia hanya merasa bertanggung jawab karena terpaksa?
Haselyn tidak ingin anaknya tumbuh dengan perasaan bahwa dirinya hanya sebuah kewajiban. Karena itu, ia memilih pergi. Mungkin dengan jarak yang jauh, ia bisa berpikir lebih jernih. Mungkin dengan tidak bertemu Kevin untuk sementara waktu, hatinya akan lebih mudah menentukan apa yang harus dilakukan.
*
*
*
Sesampainya di Inggris, Haselyn terpaksa mengubah beberapa rencana yang sudah ia susun sejak jauh-jauh hari. Sebelumnya, ia berencana tinggal di asrama kampus. Namun, dengan kondisi tubuhnya yang kini sedang berbadan dua, ia merasa tidak nyaman jika harus berbagi tempat tinggal dengan orang lain.
Akhirnya, ia menggunakan sebagian tabungannya untuk menyewa sebuah apartemen sederhana. Tidak terlalu besar. Tidak mewah. Namun cukup nyaman untuk ditinggali seorang diri.
Haselyn ingin memiliki ruang sendiri. Ruang tempat ia bisa beristirahat tanpa harus memiki…
Kenapa Aku Dibedakan
Merindukanmu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments