Memohon Maaf

Entah mengapa, saat Kevin yang menyuapinya, rasa mualnya sering kali lebih mudah ia tahan. Namun, mengatakan hal itu di depan Mama Kamila tentu saja membuat pipinya terasa panas.

Mama Kamila yang melihat keduanya hanya bisa menghela napas panjang.

“Ya ampun…”

Ia menggeleng pelan, tetapi sudut bibirnya justru terangkat menahan senyum.

Sementara Kevin sudah menarik kursi untuk Haselyn.

“Duduk dulu,” katanya lembut. “Coba makan sedikit saja. Kalau masih mual, baru berhenti.”

Haselyn akhirnya menurut.

Ia duduk perlahan, sementara Kevin mengambil piring dan mulai menyiapkan makanan untuknya.

Tanpa disadari Haselyn, perhatian kecil Kevin itu justru membuat hati Mama Kamila semakin yakin bahwa wanita di hadapannya bukan sekadar seseorang yang sedang dicari putranya.

Ada sesuatu yang jauh lebih dalam di antara mereka. Dan Mama Kamila ingin tahu semuanya.

Haselyn akhirnya menurut. Ia makan dengan disuapi Kevin, dan benar saja berbeda dari sebelumnya, kali ini ia mampu menghabiskan makanannya tanpa sekalipun merasa ingin muntah.

Kevin tampak lega setiap kali melihat suapan yang diberikannya berhasil masuk ke mulut Haselyn.

Sementara itu, Mama Kamila hanya bisa menghela napas berkali-kali. Tatapannya berpindah dari Kevin kepada Haselyn, lalu turun sejenak ke perut gadis muda itu yang masih belum terlalu terlihat.

Jadi ini bayinya… Tatapan Mama Kamila berubah sendu. Dan dia adalah cucuku.

Ada rasa bahagia karena sebentar lagi ia akan memiliki seorang cucu, tetapi perasaan itu bercampur dengan getir yang sulit dijelaskan.

Haselyn masih begitu muda. Terlalu muda untuk menghadapi kehamilan dan segala tanggung jawab yang mengikutinya.

Dan yang paling menyakitkan, semua itu terjadi karena ulah putranya sendiri.

Mama Kamila kembali menghela napas panjang.

Setelah selesai makan, Kevin membantu Haselyn berpindah ke ruang keluarga. Ia mendudukkan Haselyn di sofa dengan hati-hati, lalu mengambil sepiring buah yang sudah dipotong-potong.

“Coba makan buah dulu.” Kevin menusukkan sepotong m…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!