Kevin perlahan melangkah mendekat. Kemudian, ia berlutut di hadapan ibunya.
“Maafin Kevin, Mah…” Suaranya terdengar serak.
Mama Kamila perlahan melepaskan pelukannya dari Haselyn, lalu menatap putranya dengan mata yang masih basah.
Kevin menundukkan kepala. “Kevin salah.” Air mata mulai yang menggenang di sudut matanya.
“Kevin benar-benar salah, Mah. Kevin nggak pernah berpikir semuanya akan sampai sejauh ini.” Ia mengangkat wajahnya dan menatap Haselyn.
Tatapan mereka bertemu. Untuk sesaat, tidak ada satu pun dari mereka yang berbicara.
“Dan…” Kevin menelan ludah, suaranya semakin berat. “Kakak adalah orang yang paling berdosa terhadap kamu, Hasel.”
Haselyn terdiam.
Kevin menundukkan kepalanya lagi. “Maafin Kakak… kalau memang suatu hari nanti kamu bisa memaafkan Kakak.”
Kali ini, tidak ada paksaan dalam suaranya. Tidak ada tuntutan agar Haselyn menerimanya kembali.
Kevin hanya ingin mengakui kesalahannya—meskipun ia tahu, satu permintaan maaf tidak akan pernah cukup untuk menghapus luka yang telah ia tinggalkan.
“Iya! Memang kamu itu bajingan!”
Bentakan Mama Kamila membuat Kevin terdiam. Wanita itu segera mengusap air matanya yang masih membasahi pipi.
Semua kesalahan memang ada pada putranya. Dan sebagai seorang ibu, hatinya terasa begitu sakit melihat seorang gadis semuda Haselyn harus menghadapi kehamilan dan segala persoalannya seorang diri.
“Biar Mama yang urus Haselyn. Kamu pergi sana!” usir Mama Kamila sengit.
Kevin mengerjapkan mata, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.
“Mama ngusir Kevin?”
“Iya!” Mama Kamila menatapnya tajam. “Mama nggak mau lihat wajah anak brengsek seperti kamu!”
Anehnya, Kevin sama sekali tidak tersinggung.
Ia tahu betul ibunya tidak benar-benar ingin mengusirnya. Kemarahan itu hanyalah bentuk kekecewaan seorang ibu yang terluka melihat putranya menghancurkan kehidupan seorang wanita.
“Maaf, Mah. Tapi Kevin nggak bisa pergi.”
Kevin menggeleng tegas. “Walaupun Mama mengusir Kevin, Kevin tetap nggak akan pergi sela…
Kenapa Aku Dibedakan
Tidak Bisa Pergi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 47 Episodes
Comments