Bab 6
Menyerang Balik dalam Diam
Pagi berikutnya, Renata kembali ke rumah perawatan dengan map biru dan bukti pembayaran enam bulan di tangannya.
Ia tidak menuju kamar Mama Yolanda lebih dulu. Ia langsung mendatangi kantor farmasi dan meminta bertemu kepala pengadaan.
“Saya sudah menjelaskan kemarin, Bu,” ujar perempuan di balik meja. “Nama Ibu Yolanda masuk pengiriman berikutnya.”
“Dan saya sudah meminta alasan tertulis kenapa namanya dipindahkan.”
“Kami tidak bisa memberikan dokumen internal.”
Renata membuka map biru. Ia meletakkan salinan konfirmasi jatah, bukti uang muka, hasil evaluasi dokter, serta surat permohonan peninjauan di atas meja.
“Kalau begitu, terima pengaduan resmi ini. Saya meminta audit urutan waiting list, bukan data medis pasien lain.”
Perempuan itu membaca halaman pertama, kemudian halaman kedua. “Prosesnya bisa memakan waktu.”
“Obatnya dibagikan sore ini.”
“Kami akan berusaha.”
“Bukan berusaha.” Suara Renata tetap rendah. “Tolong beri nomor registrasi pengaduan dan nama petugas yang menerima. Saya akan menunggu hasilnya di sini.”
Dua pegawai lain menoleh. Tidak ada bentakan atau ancaman dalam suara Renata, tetapi ketenangannya membuat petugas di depan meja berhenti mencari alasan.
Beberapa menit kemudian, Renata mendapat nomor registrasi.
Langkah pertama selesai.
Ia menemui dokter Yolanda setelah itu. Pria tersebut memeriksa map yang sama, lalu menandatangani pernyataan bahwa Yolanda memang pasien pertama yang disetujui secara medis untuk pengiriman tersebut.
“Kalau bagian pengadaan tetap menolak?” tanya dokter.
“Mereka tidak akan bisa mengatakan urutannya tidak pernah berubah.”
Dokter menatapnya. “Kamu menemukan sesuatu?”
“Saya menemukan cukup alasan untuk meminta mereka membuka catatan audit.”
“Renata, data rumah sakit dilindungi.”
“Saya tidak mengambil rekam medis siapa pun, Dok. Saya hanya ingin hak Mama dikembalikan.”
Pria itu masih terlihat khawatir, tetapi akhirnya mengangguk. “Saya akan hadir kalau komite meminta keterangan.”
“Terima…
Kapten Halim, Istrimu Sudah Tiga Tahun "Menjanda"
Episode 6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments