Bab 81: Setengah Hati, Setengah Takut
Keesokan pagi setelah langit bertuliskan REN, Renata bangun dengan buket mawar di meja makan dan tiga puluh dua pesan dari Tania.
Sebagian besar hanya berisi foto langit dari akun warga. Tidak ada wajah Renata, tetapi nama Nathan sudah mulai dikaitkan dengan pertunjukan itu karena kapal Angkasa terlihat dari kejauhan.
Renata mematikan notifikasi.
Pesan Nathan berada paling bawah.
Terima kasih sudah datang. Tidak perlu menjawab. Semoga kontrol Opa hari ini berjalan ringan.
Tidak ada pertanyaan tentang keputusannya. Tidak ada kiriman bunga baru. Tidak ada mobil yang menunggu di bawah apartemen.
Ketenangan itu membuat Renata lega sekaligus kehilangan sesuatu yang tidak ingin ia akui.
Di Mystara, ia membaca tiga laporan tanpa memahami satu paragraf pun. Setiap kali menutup mata, ia melihat Nathan berlutut tanpa cincin dan mengakui dirinya bukan suami yang masih memiliki hak.
Hatinya berdebar ketika mengingatnya.
Lalu ingatan lain datang: tiga tahun meja makan dingin, Cheryl yang selalu lebih dulu dibela, dan cerita lama tentang seorang penyelamat di gunung yang selama bertahun-tahun menjadi alasan Nathan memaafkan perempuan itu.
Nathan sudah meragukan banyak hal tentang Cheryl. Namun simpul itu belum pernah dibuka sampai tuntas.
Vina mengetuk pintu. “Bu Tania membawa makan siang dan ancaman.”
“Ancaman apa?”
Tania masuk sambil membawa dua kotak makanan. “Kalau kamu melewatkan makan lagi, saya akan menelepon dua Opa sekaligus.”
Renata menutup laptop.
Tania duduk di seberangnya. “Jadi?”
“Jadi apa?”
“Kamu menerima bunga.”
“Bunga tidak punya status hukum.”
“Untung. Kalau punya, toko bunga akan penuh perkara.”
Renata menusuk potongan buah. “Saya terharu. Itu saja.”
“Bohongnya terlalu rapi.”
Tania tidak mendorongnya untuk segera menikah lagi. Ia justru berkata Renata boleh mencoba mengenal Nathan dari awal tanpa mengembalikan status apa pun.
“Kencan bukan akta nikah,” katanya. “Kamu boleh berhenti kalau pola lamanya kembali. Kamu juga bole…
Kapten Halim, Istrimu Sudah Tiga Tahun "Menjanda"
Episode 81
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments