Bab 44: Akta Cerai
Dua minggu lebih setelah kebohongan itu, Renata dan Nathan duduk berseberangan di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta.
Perkara mereka bukan baru dimulai hari itu. Mediasi, panggilan, dan pemeriksaan dokumen sudah berjalan sejak upaya pertama yang pernah dihentikan oleh tekanan keluarga. Kini semua berkas kembali lengkap, kedua pihak hadir, dan tidak ada lagi alasan prosedural untuk menunda pembacaan sikap terakhir.
Renata mengenakan blus putih longgar dan celana hitam. Kehamilannya mendekati sepuluh minggu, tetapi perutnya belum tampak. Tania duduk di bangku belakang bersama Opa William. Gerald berada di sisi Renata, sedangkan Nathan didampingi pengacaranya.
Hakim memeriksa dokumen di depan mereka.
“Pihak penggugat tetap pada permohonan perceraian?”
“Tetap, Yang Mulia,” jawab Gerald.
Hakim memandang Renata. “Saudari Renata, jawab dengan kata-kata Anda sendiri.”
Renata menegakkan punggung. “Saya tetap ingin bercerai.”
Tidak ada keraguan dalam suaranya.
Nathan menoleh. Selama dua minggu, ia telah mencoba menanyakan dokter, jadwal pemeriksaan, dan kemungkinan tes. Setiap jalur tertutup oleh persetujuan pasien, perlindungan data, atau satu pesan Gerald yang mengingatkan batas hukum. Ia tidak mendapat bukti bahwa Renata berbohong. Ia juga tidak mampu percaya sepenuhnya bahwa perempuan itu mengandung anak Xavier.
Ketidakpastian itu membuat wajahnya tampak lebih lelah daripada puluhan jam penerbangan.
Hakim melanjutkan ke pembagian harta. “Pihak penggugat menyatakan melepaskan tuntutan pembagian harta bersama. Apakah sudah memahami akibat hukumnya?”
“Sudah.”
“Tidak ada tekanan?”
“Tidak ada. Saya tidak meminta rumah, saham, kendaraan, atau dana dari keluarga Halim.” Renata berhenti sejenak. “Saya hanya meminta Vila Kenari dikembalikan.”
Pengacara Nathan berdiri. “Klien kami telah menandatangani akta pengalihan dan tidak keberatan. Vila Kenari dahulu terdaftar atas nama Tuan Nathan melalui penyelesaian utang keluarga Suryani. Proses balik nama kepada pe…
Kapten Halim, Istrimu Sudah Tiga Tahun "Menjanda"
Episode 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 106 Episodes
Comments