BAB 6

Keesokan harinya, Jena kembali bertemu Budi ke kafe yang sama seperti kemarin. Namun kali ini, Jena datang dengan sebuah tote bag berukuran besar yang tampak begitu penuh.

Budi mengernyit saat Jena meletakkan tas itu di atas meja.

“Apa ini?”

“Perlengkapan kamu.”

“Perlengkapan apa?”

Jena tidak menjawab. Ia langsung membuka tote bag tersebut dan mengeluarkan isinya satu per satu.

Sebuah setelan jas lengkap. Sepasang sepatu kulit, dan ikat pinggang.

Budi menatap semua benda itu dengan mata membulat. “Jen...” Ia menunjuk jas di atas meja. “Ini buat siapa?”

“Buat kamu.”

“HAH?”

Jena justru santai. Ia merapikan jas tersebut, lalu berkata seolah-olah semua itu adalah hal biasa.

“Nanti di sana, kamu pura-pura jadi CEO.”

Budi membeku. “...Apa?”

“CEO.” Ulang Jena, memasukkan kembali barang-barang tadi ke dalam tote bag. Barang milik Papanya yang untuk sementara, ia pinjamkan pada Budi.

“Aku?”

“Iya.”

“Pura-pura?”

Jena mengangguk mantap.

Budi menatap dirinya sendiri, lalu menatap jas mahal di hadapannya. “Jena, tampang aku ini lebih cocok jadi pegawai yang disuruh fotokopi daripada CEO.”

“Makanya dilatih.”

“Ini bukan latihan public speaking, Jen! Ini penipuan!”

“Bukan penipuan kalau nggak ada yang dirugikan.”

“Belum tentu!” Budi berdecak, tak setuju dengan semua ini.

Jena menghela napas, kemudian mengambil sebuah map dari dalam tas. Ia membukanya dan mengeluarkan tiga lembar kertas yang sudah distaples menjadi satu. “Tenang. Aku sudah siapkan semuanya.”

Budi menerima kertas itu dengan ragu. Begitu membaca halaman pertama, alisnya langsung terangkat.

PROFIL CEO PALSU — WAJIB DIHAFAL

Di bawahnya tertulis nama perusahaan, jabatan, latar belakang pendidikan, jumlah cabang perusahaan, hingga informasi tentang keluarga sang CEO yang harus ia perankan.

Budi membalik halaman berikutnya.

CARA BERBICARA

Jangan menggunakan bahasa terlalu santai.

Jangan tertawa berlebihan. Jawab singkat, tegas, dan percaya diri. Dan masih banyak lagi, panjang lebar satu halaman.

Budi menelan ludah. “Ini…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Terpopuler

Comments

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

bukan aku lhoo kakak ipar nya Budi 😆 kira2 kakak ipar ya Budi ada di hongkong di kota mana? Biar aku samperin ajakin ngopi 😆 sekalian cerita Adu nasib 😆🤣

2026-08-20

1

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

wah wahhh jadi curigaa nih! jangan2 Dari semua masalah yang almarhum ayah nya Budi alami ada hubungannya sama Keluarga jena? 🤔 takutnya dalang pembakaran pabrik kayu ayahnya Budi, ternyata ayahnya Jena. Yaa siapa tahu kan? namanya persaingan bisnis semua hal bisa saja di halalkan 🤭 dan karena Orang tua jena kalah saing dengan keluarga Budi, meraka menghancurkan usaha keluarga Budi. Dan akhirnya kakak Budi jadi korban dan ayah Budi yang Terkena tekanan mental jadi ikutan nyusul kakaknya Budi 🤔🤭 belum apa2 sudah suudzon sama keluarga jena 🤭🤣 tapi emang kesongongan dan kesombongan jena, kayaknya warisan bapaknya wkwkwk

2026-08-20

2

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ

Enteng banget kamu ngomong jen,,semua hal ada dampaknya jen. Coba fikirr...kalau teman kamu melihat Budi jualan di pinggir jalan, terus kamu terlanjur mengatakan sama teman2 kamu, kalau Budi CEO. padahal Budi Penjual Roti bakar pasti enggak cuma Budi yang kena hujattt, tapi kamu juga bakal kena hujattt . Pasti Nutrijell ngatain kalian berdua Penipuuu..pasti itu! kayak enggak tahu saja gimana Kelakuan Nutrijell zaman sekarang 😁

2026-08-20

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!