"Aku sudah sampai di depan minimarket." Jena menelepon Budi.
"Sebentar, aku masih di dalam, beli air mineral."
Telepon di tutup, Jena menyandarkan punggung di kursi, menatap ke arah pintu minimarket, menunggu Budi muncul dari sana.
Beberapa saat kemudian, pintu minimarket di buka dari dalam, seseorang muncul dari sana dan membuat mata Jena langsung melebar. Benarkah itu Budi?
Budi berjalan ke arahnya dengan penampilan yang benar-benar berbeda. Setelan jas yang pas di tubuhnya, kemeja rapi, sepatu kulit mengilap, rambut ditata sempurna. Semua itu, membuat auranya berubah drastis.
Tidak ada lagi Budi si penjual roti bakar yang kemarin ditemuinya. Yang berdiri di hadapannya sekarang, benar-benar terlihat seperti seorang CEO.
“Jen, Jena." Budi mengetuk kaca mobil Jena.
Jena terperangah, lalu menurunkan kaca jendela. Ia masih menatap Budi dari ujung kepala sampai kaki. “Ini beneran kamu, Bud?"
Budi terkekeh kecil. “Kalau bukan aku, lalu siapa?”
Jena menggeleng pelan. “Gila. Kamu benar-benar kelihatan seperti CEO.”
Budi tersenyum tipis. "Berarti aku sukses dong."
Jena mengangguk pelan, tak bisa menyangkal.
"Mau berangkat sekarang atau nanti?" tanya Budi.
"Ya udah, buruan masuk."
"Aku aja yang nyetir."
"Hah!"
"Kamu pindah, aku aja yang nyetir."
“Enggak!"
Budi terdiam. “Kenapa?”
“Aku nggak yakin kamu bisa nyetir.”
Budi memicingkan mata. “Aku bisa.”
“Bisa nyalain mobil?”
“Bisa.”
“Bisa jalan lurus?”
“Jena…” Budi berdecak pelan.
“Bisa ngerem?”
Budi menghela napas panjang.
Jena semakin erat mencengkeram setir. “Nyawa aku cuma satu, Bud. Bukan buat dijadikan taruhan.”
Budi menatapnya tak percaya. “Kamu pikir aku bakal bawa mobil masuk jurang?”
“Entahlah.”
“Kamu percaya aku bisa pura-pura jadi CEO, tapi nggak percaya aku bisa nyetir?”
Jena terdiam.
"Buruan turun, biar aku aja yang nyetir. Gak lucukan, kalau nanti ada yang lihat, masa CEO disetirin pacarnya."
"Pacar?"
Budi menahan tawa. "Ya kan kamu pacar aku sekarang. Kamu minta aku hafal 3 halaman yang kamu print kemarin, tapi k…
Takut Nikah
BAB 7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 46 Episodes
Comments
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Achhhhhh saatnya menggatalllhh 🤭🤣 aura CEO nya kuat bangett Bud! nama kamu Budi Siapa sih Bud? Budiman, Budi pekerti luhur apa Ini Budi ...duhh orang cakep namanya simple. kalau kenalan lewat tlp tanpa VC , kalau bilang namanya Budi pasti ngiranya orang nya jelek 🤭 padahal Aslinya Cakepp ya Bud 😂
2026-08-21
1
ɴɪɴɢ_ɴɵɴɢ
Bukan! itu bukan Budi ..tapi Arthur Chen 😂 bayangin visual Budi jadi ingat Arthur Chen 😂 Pesonahh penjual Roti bakar, enggak kebayang deh Bud, kamu jualan Roti bakar pakai jas ala2 CEO gitu. pasti yang beli ciwi2 + emak2 😂 antriannya dari sabang smapai merauke wkwkwk
2026-08-21
2
Kar Genjreng
Jena Kamu di kerjain.lagiam Jen masa Budi ga bisa nyetir CEO dadakan sudah baca rumus tiga lembar 🤣 aman. semoga tidak ada masa lalu ya Jana. mengingat. ayah mu bini nya saja dua ,,,apa Kamu takut jadi nya dekat atau teroma tau ayah mu dan pacar mu ,,,jangan Jen. takut Budiman keliatan nya baik aduhh Jena terlalu kawatir banget ya tu sampai kan percaya Budi bisa nyetir mobil gerobak roti apalagi,,,ini kisah nya akan rumit kayanya jena,,,,mudah mudahan selamat sampai tujuan ya Budi. luhur wekasane Budiman 💪
2026-08-22
0