Semua luka pasti ada obatnya. Memang seperti itulah hukum alam yang berlaku.
Namun, bagaimana jika obat yang paling kita percayai dapat menyembuhkan, justru adalah penyebab terbukanya satu luka milik kita?
Menyakitkan memang. Tapi itulah yang Naura rasakan.
Mencintai seseorang dengan sepenuh hatinya, dan dengan itu dia kembali dihadapkam rasa kecewa yang sudah ia rasakan berulang kali.
"Gibran... Tolong bilang ke aku kalo semua ini bohong!!" Naura menarik lengan Gibran dengan air mata yang siap meluncur kapanpun. Namun, tatapan yang Gibran perlihatkan seketika membuat pertahannya runtuh.
"Andai aku bisa, pasti aku akan bilang kalo semua ini hanya mimpi Ra.."
"Tapi aku enggak bisa Ra."
"Maafin aku Ra. Maafin aku yang udah hadir di hidup kamu."
Itulah mereka. Sepasang serpihan masa lalu, yang seharusnya tak bersatu.
Baca Kisah selanjutnya dari Naura dan Gibran hanya di EVANESCENT ‼️
Banyak konflik yang akan menguras emosi‼️
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anissa Nurul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PROLOG
..."Aku memilih membangun benteng ini, agar aku tak sembarang meletakkan hati. Karena jika hati terletak pada tempat yang salah, banyak kemungkinan hati itu akan hancur. Dan itu sangat menyakitkan."...
...-Naura Azkia P-...
...🌼🌼🌼...
Dunia tak hanya berputar di sekeliling kita. Mungkin tak jarang dari kita yang sering mendengar kutipan tersebut. Dan itu memang benar adanya.
Terkadang kita tak bisa menerima luka yang terlalu menyakitkan bagi kita, dan tanpa sadar kita menyalahkan takdir. Takdir yang berperilaku tak adil kepada kita.
Naura Azkia Pradipta. Gadis berusia 17 tahun itu sudah mendapat cukup banyak luka di hidupnya. Luka yang akan selalu membekas disepanjang hidupnya.
Luka paling menyakitkan yang pernah ia terima ialah disaat ia harus menerima kemyataan bahwa duniamya hancur disaat ia masih berusia 7 tahun.
Ia harus kehilangan ayah tersayangnya di dalam insiden yang berhasil membuat hidupnya berubah 180°.
Jika bisa mengulang waktu, ia pasti akan kembali dimasa itu. Kembali menikmati waktu bahagia bersama keluarganya tanpa harus merasakan rasa sakit yang telah ia rasakan selama ini. Namun, bagi Tuhan ini adalah pilihan terbaik untuk Naura dan keluarganya. Meskipun itu tetap menyakitkan.
Setelah adanya badai Naura berharap datangnya pelangi. Ya, meskipun doanya sempat terkabulkan, tapi sangat disayangkan ia harus kembali menelan pahitnya luka.
Disaat berada di titik terendah, ia dipertemukan oleh malaikat kecil. Seseorang yang pertama kali berhasil membuat hatinya tak karuan.
Namun, ternyata perasaan itu hanya perasaan sepihak yang ia rasakan. Dan ia tak mendapatkan balasan. Menyakitkan memang.
Sejak saat itu ia memutuskan untuk tak lagi terlibat urusan percintaan. Ya, karena itu adalah hal yang merepotkan.
Hingga suatu saat takdir mempertemukannya kembali dengan seseorang. Seseorang yang tanpa ia sadari juga berperan dalam masa lalunya.
"Naura, aku pergi ya? Setelah semua yang terjadi, aku rasa bertahan di sisi kamu bukan pilihan yang tepat." Ujar lelaki itu dengan menatap lekat mata Naura yang sudah berkaca-kaca.
"Percayalah, kalau Tuhan menakdirkan kita bersama, pasti suatu saat kita akan kembali dipertemukan. Dan jika saat itu tiba, aku siap memulai semuanya dari awal dengan kamu."
"Aku akan menunggu kamu sampai saat itu datang by..."
...🌼🌼🌼...
...To Be Continued...
Ini aku berkunjung kedalam novel kakak yang keren banget...bangettt...dan bagus....bangettt bangettt
..
JUGA tidak lupa aku membawa Hadiah Terindah buat kakak,Adalah Like banyak....Rate.....banyak...banget... dan fav fav..
Yuk..yukk kakak berkunjung ke Novelaku juga "Story Cinta Starla" yaaa...yukk saling memberi semangatt...
Sekali lagi ku Ucapkan sebanyak...banyak...
MAKASIH...MAKASIH...
MAKASIH....BANYAK.....
.KAKAKKKKKKK