Indonesia
NovelToon NovelToon
Kau Yang Memaksaku Jadi Madu

Kau Yang Memaksaku Jadi Madu

Status: tamat
Genre:Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:29.7k
Nilai: 5
Nama Author: Zia Lin

Tiada angin, tiada hujan. Seorang wanita berpenampilan elegan tiba-tiba melamar seorang wanita muda yang merupakan calon asisten suaminya, wanita itu melamar gadis tersebut tidak hanya didepan suami melainkan di depan ayah mertua serta jajaran dewan direksi perusahaan yang sedang berkumpul di ruang rapat guna membahas calon pemimpin perusahaan baru yang tak lain adalah suaminya sendiri. Lantas bagaimana reaksi gadis itu ketika dirinya dilamar secara mendadak oleh orang yang baru saja dikenalnya selama lima menit? Dan apa alasan wanita itu menginginkan gadis muda tersebut untuk menjadi madunya? Ikuti terus ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zia Lin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Keputusan berat

Setengah jam sudah Farida berada di ruangan icu, Julian tak hentinya terus berjalan kesana kemari seperti gosokan yang sedang digunakan oleh si pengguna. Perasaannya seakan berkecamuk tidak karuan, memikirkan keadaan istrinya yang sedang kritis.

Dokter Glen keluar dari ruangan icu yang langsung dihampiri oleh Julian untuk bertanya keadaan istrinya.

“Glen, bagaimana dengan keadaan Farida?”

“Dia sudah melewati masa kritisnya, ikutlah denganku kita harus bicara.”

Julian menatap curiga Glen, tapi dia tetap mengikuti temannya itu ke ruangannya. 

Dokter Glen menuangkan segelas air putih untuk Julian.

“Sebenarnya apa yang terjadi diantara kalian? Kenapa Farida bisa drop seperti ini?” tanya Glen dengan nada sedikit marah, karena baru saja keadaan Farida membaik kini harus kembali masuk icu.

“Apa maksudmu? Kami baik-baik saja,” jawab Julian, karena memang pada kenyataannya selama ini  diantara Farida dengan dirinya tidak pernah memiliki masalah.

“Julian, coba kau pikir lagi apa yang membuat Farida sampai berpikir berat seperti ini? Farida memiliki beban pikiran yang berat dan itu membuat kondisi tubuhnya menurun.”

Julian menatap Glen sendu, ia berpikir apa mungkin istrinya drop karena memikirkan dirinya dan Karina yang menolak untuk menikah?. 

“Julian,” panggil Glen saat melihat temannya itu melamun.

“Sejujurnya, sudah beberapa hari ini Farida terus memintaku untuk menikah dengan asistenku sendiri dan kami menolaknya,” ungkap Julian sambil menunduk.

Glen menyipitkan kedua matanya, agak kaget dengan pengakuan Julian. “Farida memintamu menikah dengan asisten mu sendiri?”

Julian mengangguk pelan. “Aku mungkin masih bisa mengabulkan apapun yang Farida inginkan, tapi untuk menikah lagi aku tidak bisa Glen ... apalagi menikahi wanita yang tidak aku cintai sama sekali.”

Glen menghela napasnya, dia menepuk bahu Julian seraya mengerti dengan perasaan temannya. Glen sangat tahu jika Julian begitu mencintai Farida dan tidak akan mungkin untuk Julian mengabulkan keinginan Farida yang tidak masuk diakal. 

Namun, mau bagaimana lagi sekarang keadaan Farida lebih penting jika Julian tetap menolak keinginan istrinya Glen khawatir kesehatan Farida akan semakin menurun dan berakibat fatal. Glen mencoba memberi pengertian pada Julian untuk mempertimbangkan keputusannya demi Farida agar kelak Julian tidak menyesal atas keputusannya.  

Julian keluar dari ruangan Glen dengan gontai, memikirkan keputusan apa yang harus dia ambil sebab ini bukan hanya tentang dirinya dan Farida tapi ada dua perasaan yang terlibat yaitu Karina dan Fadel. Karina sudah jelas menolaknya dan bagaimana dengan Fadel? Dia tidak mungkin merebut wanita pujaan milik sahabatnya. Dia tidak ingin menghancurkan jalinan persahabatannya dengan Fadel hanya karena seorang wanita dan dia juga tidak mungkin memaksa Karina untuk menjadi istrinya. Akan tetapi Julian juga tidak siap jika harus kehilangan istrinya.

“Apa yang mesti aku lakukan ya Tuhan, kenapa kau menempatkan aku dalam situasi berat seperti ini? Aku tidak mau melukai hati orang lain, tapi aku juga tidak mau kehilangan istriku. Kenapa engkau membuat istriku sakit, Kenapa tidak aku saja yang kau pilih untuk menderita kenapa harus Farida! Kenapa ya Tuhan!” teriak Julian. Hatinya benar-benar terasa kacau saat ini, ia melorotkan tubuhnya ke lantai dan menangis sesenggukan di depan ruangan Glen. Julian merasa jika Tuhan bersikap tidak adil padanya, karena tidak membiarkannya menjalani kehidupan pernikahan sebagaimana mestinya dan kini dirinya harus mengambil keputusan yang begitu berat. 

Puas menangis. Julian bangkit dan kembali ke ruang icu, dari balik jendela kaca dia melihat istrinya sedang terpejam dengan segala peralatan yang menempel di tubuh dan hidungnya, hatinya terasa begitu pilu karena lagi-lagi dia harus melihat istrinya menderita. “Aku sudah meminta agar kau memberiku waktu satu minggu, tapi kenapa kau terus memikirkannya … aku mohon bertahanlah, aku tidak ingin kehilanganmu,” bisik Julian dalam hatinya. Ia duduk di kursi tunggu, menyandarkan punggung tegapnya sembari menatap langit-langit rumah sakit yang putih polos dan dengan perlahan kedua matanya mulai terpejam karena lelah. 

.

.

.

.

***

Di kantor. Karina sedang duduk di meja ruangannya, dia terlihat melamun sambil menggoyangkan pulpen di depan pipinya. 

“Woy, ngelamun mulu kerjaan lo.” Icha mengejutkan Karina yang sedari tadi terus bengong.

Karina terhenyak lalu meletakan pulpen sembari menekuk wajahnya. “Bingung nih gue.”

Icha menggeser kursinya dan mendekati Karina. “Bingung kenapa? Cerita dong?”

“Tadi gue ke rumah sakit, dan istrinya pak Julian minta gue buat nikah sama pak Julian lagi.”

“What! Jadi omongan bu Farida yang tempo hari itu beneran?” pekik Icha membulatkan matanya lebar.

Karina mengangguk. 

“Terus lo jawab apa?”

“Ya gue tolak lah, mana mau gue jadi istri kedua pak Julian.”

Icha mengangguk-anggukan kepalanya. “Bagus-bagus, lo harus bisa mempertahankan martabat lo, inget kita harus matre tapi jangan jadi perebut suami orang,” cetus Icha memberi Karin saran.

“Dih apanya yang kita, lo aja kali gue mah nggak matre.” Karin mencebikkan bibirnya.

“Yakin lo? Eh btw kenapa sih bu Farida maksa banget lo buat jadi madunya? Emang dia nggak takut kalau nanti suaminya ninggalin dia dan lebih milih lo,” cibir Icha.

“Ada alasan yang nggak bisa gue ceritain ke lo,” jawab karina yang tidak ingin Icha tahu soal penyakit istri bosnya.

Icha mendelikkan matanya. “Heuh nggak asik lo.”

Karina mengangkat sebelah bahunya sebagai respon pada Icha.

“Eh, Rin gue denger tadi lo di jemput sama manajer Fadel kok lo nggak ngasih tau gue sih,” lanjut Icha.

“Buat apa juga gue ngasih tau lo, nggak penting,” ujar Karina terkekeh.

icha mencubit tangan Karina hingga wanita itu memekik kesakitan.

“Hayo ngaku lo sama gue, kalian udah jadian kan,” tuduh icha dengan mata menyipit penuh selidik.

Karina memukul bahu Icha menggunakan map yang digulung. “Mana ada, manajer Fadel aja nggak suka sama gue gimana mau jadian.”

“Astaga Karina, gue jadi ragu kalau lo itu cerdas. Lo tau nggak selama ini manajer Fadel baik sama lo itu karena apa?”

“Apa emangnya?”

“Dia itu suka sama lo udah dari lama, masa lo nggak peka sih,” kesal Icha pada karina yang tidak bisa melihat jika Fadel menyukainya. 

“Bohong lo,” elak Karina tak percaya pada ucapan Icha.

Icha memutar bola matanya malas. “Nah gini, akibat keseringan dapat hadiah dari cowok jadi lo nganggep kalau cowok baik sama lo itu hal yang lumrah.”

“Ya terus gue harus harus gimana? Lagian gue nggak mau menganggap mereka suka sama gue, lo taukan gue orangnya paling nggak bisa nolak dan soal manajer Fadel emang dasarnya dia baik belum tentu juga suka sama gue.”

“Hah serah lo deh, eh tadi lo bilang apa? Lo nggak bisa nolak, terus tadi lo nolak tawaran nya bu Farida buat jadi istrinya pak Julian.”

“Yang ini sih beda dan bikin gue kepikiran sampai sekarang … udah ah pusing gue, udah sana balik kerja entar gue aduin lo sama pak Julian kalau kerjaan lo ngobrol mulu,” acam Karina mengalihkan topik pembicaraan. 

“Iya-iya bu asisten,” Icha kembali ke mejanya untuk melanjutkan pekerjaanya sementara Karin sibuk membuka paket yang tadi pagi diterimanya.

Paket itu berisi sebuah gelas cantik dengan motif mermaid di depannya, Karina berpikir sejenak tentang orang yang memberinya paket tersebut karena bagaimana bisa orang itu tahu dengan kesukaannya. Karina juga berpikir apa mungkin pengirim paket ini adalah orang yang sama dengan yang mengirimkannya boneka beruang tadi pagi ke apartemennya?Jika memang iya, siapa kira-kira orang itu?.

.

.

.

Bersambung.  

1
Maysaroh Maysa
sepertinya ada yg janggal antara dokter Glen dan Farida
Zia_Lin: hai kak terimakasih sudah mampir, author sarankan untuk mampir k novel author yang lain soalnya ini ceritanya gantung 😁
total 1 replies
Trisna Wati
kayak nya asik ni cerita nya
Anis Hasan
yach kok tamat ngegantung lagi thor
Zia_Lin: mau pindah kak ke paijo
total 1 replies
mawarni07
yahh tamat dech😔
Zia_Lin: Minggu depan lanjut lagi deh disana
total 1 replies
mawarni07
siapa dibaling orang bertopeng ituu ,,bikin penasaran aja thor
Zia_Lin: ke paizo🤭
total 3 replies
Anis Hasan
lanjut
mawarni07
lanjutt
Anis Hasan
lanjut sapa ya orang misterius itu
Zia_Lin: kang Ujang🤭
total 1 replies
mawarni07
lanjut thoor
Zia_Lin: satu bab lagi tamat ya🤧
total 1 replies
Anis Hasan
lanjut
Zia_Lin: doakan ya kak, semoga masuk bab terbaik biar gak gantung😁
total 1 replies
Anis Hasan
lanjut rasain julian
mawarni07
bener karin, jangan mau ditindas biar dia kapok
Anis Hasan
lanjut itu paling si abas masih hidup
Zia_Lin: terimakasih sudah mampir😁
total 1 replies
mawarni07
lanjut thoor
mawarni07
tetap semangat thoor
Zia_Lin: lemas bestie🤧
total 1 replies
mawarni07
lanjuut thorrr jangan tanggung bangett loo🤣🤣🤣😄
Zia_Lin: besok deh insyaallah 2 bab
total 1 replies
mawarni07
siapa sebenarnya pengirim misterius ituu,, tambah penasaran aja🤔
Zia_Lin: tidak tahu🤧
total 1 replies
mawarni07
Lanjut thorr😄
Zia_Lin: sepi terus ya🤭
total 1 replies
mawarni07
dan disinilah mulai tumbuh bibit2 cintaa sepertinyA🤣🤣
Zia_Lin: afa Iyah😂
total 1 replies
Niania Chacha
kenapa visual karina dan farida sama orang nya,,, apa ada sesuatu kah
Zia_Lin: beda loh kak🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!