Intan setelah lulus SMU langsung merasakan, kerja sambil kuliah seperti kedua kakak nya yang sudah sukses. Intan yang didekati pengurus BEM setelah acara ospek, cerita ke Dion membuat Dion langsung cari tahu siapa Gunawan dan sebenarnya punya modus apa mendekati Intan. Akankah Intan semakin deket dengan Gunawan atau justru jahui Gunawan setelah Dion mendapatkan kabar tentang Gunawan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maya ps, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tetep waspada
Intan turun dari mobil sambil bawa bunga dan coklat, sesuai keinginan pengurus BEM yang kemarin minta dibawakan bunga dan coklat.
" Untungnya coklat dan bunga tidak ketinggalan dirumah, Bisa bahaya kena hukuman para senior selama acara." batin Intan merasa lega, karena tidak lupa dengan tugas ospek hari ini.
Intan langsung jalan menuju gerbang kampus, untuk ikutin ospek hari terakhir.
☆☆
Gunawan melihat mahasiswa bawa coklat dan bunga, semakin tidak sabar modusin Intan untuk diajak jalan setelah acara ospek selesai.
"Mereka nurut sekali, diminta bawa bunga dan coklat langsung dibawa, lulusan SMU memang masih pada nurut dengan perintah seniornya." ucap Gunawan merasa senang, karena mahasiswa perempuan selain bawa coklat dan bunga juga bawa minum untuk senior, yang paling dikagumi yang akan diberikan minumnya.
" Gunawan tidak kedepan kamu, gabung bersama pengurus yang lain?"tanya Ikbal ketua BEM, yang baru selesai siapin perlengkapan ospek yang sebentar lagi dimulai.
" Ini juga mau ke lapangan kok."ucap Gunawan dengan senang hati ke lapangan, karena mau menerima minuman dan makanan dari juniornya.
☆☆
Dion sebelum jam pelajaran di mulai, bahas pernikahan bersama Tasya, di taman kampus karena malu bahas pernikahan didengar temen-temen didalam kelas.
" Apa menurut kamu budget untuk pernikahan kita Mahal? Mewah tidak sayang?" tanya Tasya yang takut merasa mahal, untuk siapin acara resepsi pernikahan saja.
"Selama aku mampu siapin semuanya, insya allah tidak ada yang Mahal sayang dan aku rasa dengan jumlah tamu sebanyak itu wajar kok. Jadi tidak masalah sayang." ucap Dion yang sudah prediksikan pengeluaran buat resepsinya tidak murah.
" Itu artinya setuju dengan perincian ini?" tanya Tasya tidak percaya, jika Dion tidak keberatan dengan list apa saja yang harus disiapkan untuk acara pernikahannya.
" Tentu setuju sayang." lanjut Dion yang ingin sekali, turutin keinginannya Tasya apa lagi untuk acara bahagianya, Dion selama ini nabung membuat Dion merasa bisa mewujudkan resepsi pernikahan yang diinginkan calon istrinya.
☆☆
Fika yang mendapatkan jadwal kuliah untuk semester tiga, meresa lega karena jam kerjanya di ganti karena Fika kuliah dari jam lima sore sampai jam sembilan malam, tidak ganggu waktu kerja sama sekali.
" Akhirnya jam kerja bisa dari pagi sampai sore, sepertinya harus ada supir supaya bisa bawain mobil, apa lagi setiap jam pulang kuliah karena pulang malam terus." ucap Fika yang tidak sanggup bawa mobil malam-malam.
" Aku anterin pulang saja sayang, ngapain pakai supir sih! Lagian kita pulangnya malam juga kan, jadi tidak usah memikirkan waktu pulang kuliah iya!" Protes Bakhiar merasa heran, Fika sampai sekarang masih saja merasa tidak enak dengan Bakhtiar yang selalu merasa direpotkan.
"Baik lah sayang, aku mau dianter pulang bersama sayang."lanjut Fika pasrah, karena tidak ingin berantem karena Fika tidak ingin pulang bersama Bahktiar.
☆☆
Intan memberikan coklat dan minuman untuk Gunawan, membuat Gunawan langsung ajak Intan jalan bersama setelah acara ospek hari ini.
" Kita jalan yuk Intan, boleh kan saya ajak kamu jalan?" tanya Gunawan melihat Intan, tertarik dengan Intan yang terlihat sangat cantik dan putih bersih.
" Jalan kemana iya Kak?" tanya Intan berusaha tidak terlihat kaget dan juga senang, karena pertama kalinya diajak jalan.
" Ke Mall yuk, kita jalan bareng dan pulangnya saya anterin sampai rumah, apa mau?" tanya Gunawan berusaha ajak Intan jalan, sebelum menjebak Intan.
" Iyah boleh Kak." lanjut Intan berusaha menghargai, ajakan seniornya untuk jalan bareng karena nolak ajakan seniornya tidak enak apa lagi baru kenal.
" Oke kita ketemuan didepan gerbang iya, tungguin sampai saya datang." Lanjut Gunawan merasa senang, karena rencananya berhasil.
Gunawan akan membuat Intan nyaman didekat Gunawan, sampai akhirnya tiba Gunawan jebak Intan.
☆☆
Sarah merasa tidak enak sekali, menolak ajakan temen-temen sekelas yang ngajak nonton bioskop bersama karena masih jam kerja dan tidak enak jika Sarah ijin tidak masuk kerja karena ikut jalan-jalan.
" Hayo lah Sarah ikut, masa kamu tidak pernah ikut kita jalan sih."bujuk Queen yang belum pernah ajak Sarah jalan-jalan bareng.
" Iya sudah boleh Queen kita nonton film bioskop, acara nonton sekelas." ucap Sarah terpaksa,karena selalu dianggap sombong karena tidak pernah mau jalan setelah pulang kuliah.
"Nah begitu dong." lanjut Queen merasa senang, akhirnya Sarah mau diajak jalan-jalan ke Mall.
☆☆
Intan cerita ke Dion dan Fika di chat pribadi, kalo siang ini diajak jalan oleh pengurus BEM membuat Dion ledekin Intan sekaligus memberikan saran untuk adik kesayangannya.
" Bagus Intan terima ajakan kakak senior kamu, jangan sampai dianggap sombong, tapi tetep waspada ya Intan, karena ciri-ciri buaya awal kenal sudah berani ajak jalan." ucap Dion yang merasa dulu waktu SMU seperti itu, setelah acara sekolah ajak temen baru jalan bareng.
"Seperti kamu iya Dion buaya, tapi bener Intan harus tetep waspada iya, jangan mau dipegang-pegang walaupun diancam jangan pernah takut iya dan jika diajak pergi malam jangan pernah mau karena lebih bahaya untuk kamu, atau tidak diam-diam minta bodyguard nya papi untuk melindungi kamu dengan ikutin kamu pergi setiap kamu diajak pergi bersama senior kamu." ucap Fika yang memberikan masukan, supaya Intan tidak mudah dipegang-pegang oleh laki-laki yang baru dikenalnya.
" Siap Bang Dion dan Kak Fika, Intan pasti bakal waspada dan tidak akan mudah dipegang-pegang apapun modusnya, apa lagi rusak karena orang yang baru dikenal." ucap Intan bales chat yang dikirim oleh Dion dan Fika, Intan sengaja cerita pengalamannya mau diajak jalan supaya mendapatkan saran dari kedua kaka nya dan juga dikasih masukan demi keselamatan dan kenyamanan Intan, setiap kali diajak jalan.