Jodoh, rezeki, umur itu di tangan Tuhan, dulu kita hidup susah, selanjutanya kita tidak akan tau, seperti pemuda bernama KHAIRUL ADANI, umur 16 tahun, masih duduk di bangku SMA tahun terakhir, anak dari seorang janda miskin berdarah campuran Minang dan Cina, yang sejak lahir sudah di tinggal mati oleh bapaknya, sering dibully karena miskin, kelebihan wajah tampan dan otak jenius saja membuatnya mampu bertahan di dunia yang kejam ini. Mampukah Airul menghadapi dunia yang penuh tekanan ini, siapakah sesungguhnya bapak kandungnya, sanggup kah dia membalaskan dendam dengan orang dekat yang telah menghinatinya... yuuuuk. Dukung dan ikuti terus kisahnya....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saleh youngest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memotret wanita mandi
Kolam renang...
Saat airul memasuk kolam renag, dia mendengar teriakkan dari Nani....
"Hai pecundang, akhir nya kau datang, cepat lah ada banyak tas yang harus kau bawa, apakah kau tidak mau mendengar kan ku lagi".!!!
"Bukankah aku sudah di sini kenapa harus berteriak, aku tidak tuli", Airul menjawab dengan perasaan kesal...
"Hei... Kau sudah berani melawan ku sekarang, apakah kau tidak inggin bergabung dengan team lagi", Nani memarahi Airul dengan memelototkan mata...
Ketua... Pecundang ini memotret mu diam-diam tadi saat berenang, pria ini sangat mesum, jangan biarkan dia memiliki foto mu, saat ini Rudi teman kelas mereka berteriak dari luar kolam....
Saat ini wanita dan pengunjung kolam berenang sangat marah, hanya pria mesum yang memotret wanita berenang diam-diam...
Aahhhh...!!
Saat ini Nani kaget, dan menutup dadanya dada dengan 2 tangan..
"Airul dasar bajingan tak tau malu, kenapa kau memotret ku.!!!
Saat ini semua wanita keluar dari kolam renang, ada yang berteriah, "apa... memotret wanita sedang berenang??, tidak tau malu"..
Rudi menunjuk Airul, "itu dia, pecundang ini diam di sudut dan memotret ketua"..
Semua orang angsung mengepung Airul dan merebut kamera yang ada di tangganya...
Airul mencoba membela diri, "in.. ini bukan kamera ku, aku akan menjelaskan, kalian tolong tenanglah..!!!
Nura yang mendegar keributan keluar dari kola renang, Nura mengunakan baju renang yang seksi, "ada apa?.. kenapa kalian berkumpul di dekat Airul"...
Nura saat ini sangat cantik dan seksi, pakaian renangnya sangat pas di tubuhnya, pinggang yang ramping terlihat jelas, kaki yang ramping sangat cantik, Rudi benar-benar terpikat oleh nya, melihat Nura membela Airul Rudi sangat cemburu dan marah...
Rudi berjalan mendekat pada Nura,
Nura...! Airul pecundang ini telah memotret Nani saat berenang, selain itu, dia sering mengintip wanita mandi di asrama"...
"Ini tidak mungkin..!!, Airul bukan pria seperti itu, kalian jangan asal menuduh", Nura tidak percaya dan membela Airul.
Rudi sangat marah dan cemburu dengan Airul, "buktinya ada di sini, kenapa tidak memeriksa isi kameranya saja"!!!
Benar...!
Para wanita sangat marah dengan Airul, "Ketua.!! , Cepat periksa dan hapus fotonya jangan sampai dia menyimpan foto mu"...
Airul sangat kuatir, dia belum memeriksa isi dalam kamera pria mesum ini, sempat kalau memang ada foto foto mandi wanita di asrama, habislah sudah..
Nani memeriksa isi kamera bahkan dia lebih marah dan berbicara dalam hati, " apakah aku tidak menarik bagi bajingan ini, kenapa hanya ada foto foto Nura"..
Tidak ada foto perempuan mandi di asrama, yang ada hanya foto-foto Nura, foto di kantin, di lapangan bulu tankis, dan kolam, semua foto di tempat umum,Nani menyerah kamera kepada Nura..
Setelah melihat foto-foto itu, Nura berkata..
"Sebenarnya....!!!
Sebelum Nura menyelesaikan kata-katanya, Rudi menyela, "Nura...!, Jangan takut, kami mendukung mu, Airul tidak bisa di biarkan, jangan sampai semua wanita jadi korbanya"...
Teman teman yang lain juga ikut menyalahkan Airul, benar Nura...! Jangan biarkan pria mesum lepas, ayo kita laporkan kejadian ini dengan rektor, ini perbuatan tidak menyenangkan, kami jadi takut berenag lagi, dan jadi korban pria mesum ini"....
"Sebenarnya aku meminta Airul mengambil foto ku, Airul tidak melakukan secara diam², aku lah yang memintanya", Nura menjelaskan dengan tersipu...
Apa......!!!!!