Indonesia
NovelToon NovelToon
Dimana Papaku, Ma?

Dimana Papaku, Ma?

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / CEO / Mafia
Popularitas:33.7k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

"Dimana Papaku, Ma?"

Pertanyaan seorang bocah cilik bernama Arka Daru Hutama itu membuat wanita dewasa bagaikan tersambar petir. Raut wajah perempuan bernama Ariska Sandra Hutami seketika pucat karena mendengar pertanyaan sederhana itu. Pada akhirnya pertanyaan itu takkan pernah mendapatkan jawaban pasti sampai takdir kembali mempertemukan Ariska dengan sosok seorang laki-laki yang mirip dengan Arka.

Siapakah sosok laki-laki itu? Apakah pertemuan mereka itu bisa menguak cerita masa lalu yang terjadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dimana?

"Ngapain kamu datang ke rumah ini, Frans? Kan Papa sudah bilang kalau kamu harus menemukan dan bawa gadis itu ke hadapan kami dulu baru bisa pulang," seru Papa Bayu dengan tatapan tajamnya.

"Jawab dulu pertanyaan Frans, Pa. Apa benar Papa dan Mama sudah mengetahui keberadaan Ariska? Lalu kalian menyembunyikannya?" tanya Frans dengan nada penuh penekanan.

Tak disangka oleh Papa Bayu dan Mama Anisa bahwa Frans datang siang hari itu. Padahal mereka yakin bahwa Frans tidak akan menginjakkan kaki di rumah itu sebelum bisa membawa Ariska. Mereka sudah memberi peringatan Frans agar laki-laki itu sadar akan perbuatannya dan semakin berusaha untuk mencari Ariska. Namun bukannya berusaha dan bekerja dengan baik, malah perusahaan keluarga mereka menurun. Frans juga tidak bisa fokus pada pekerjaannya, padahal dia tidak mencari.

Saat Frans datang, laki-laki itu mendengar beberapa kalimat yang mengejutkan. Ariska sudah diketahui keberadaannya. Walaupun samar-samar, tapi Frans yakin bahwa kedua orangtuanya sudah tahu keberadaan Ariska. Apalagi Papa Bayu yang dulunya mantan INTEL. Sangat mudah baginya untuk mencari seseorang. Frans menyadari kebodohannya yang lupa akan profesi Papa Bayu sebelumnya.

"Kalau Papa dan Mama sudah tahu keberadaan Ariska, terus kenapa? Itu urusan kami. Kamu ya usaha sendiri," ucap Papa Bayu yang kemudian memilih duduk di kursi.

"Seharusnya Papa dan Mama kasih tahu aku dong. Frans udah cari kaya orang gila tapi malah disembunyikan sama Papa. Frans yakin kalau akses Carlo dan anak buahku pasti diblokir sama Papa biar tidak ada petunjuk," ucap Frans menuduh Papa Bayu.

"Ma, anakmu menuduh Papanya sendiri." adu Papa Bayu pada istrinya.

"Lah... Emang benar kok. Papa yang blokir aksesnya biar Frans stress," ceplos Mama Anisa membuat Papa Bayu melongo tak percaya.

Ma...

Padahal Papa Bayu pikir Mama Anisa akan membelanya dan menutupi tentang kelakuannya. Malah sekarang Mama Anisa mengatakan sesuatu yang membuat Papa Bayu semakin terpojok. Apalagi saat ini Frans menatapnya begitu tajam. Sedangkan Mama Anisa malah tersenyum meledek. Seakan pusing dan ketar-ketirnya Papa Bayu itu menjadi pemandangan yang langka. Padahal biasanya, Papa Bayu yang akan memojokkan lawannya. Namun ini malah dia yang kena getahnya. Papa Bayu berpikir bahwa Mama Anisa masih kesal dengannya gara-gara dilarang menemui Ariska dan Arka. Sehingga memilih membela Frans dan mengatakan fakta sebenarnya.

"Pa, seharusnya Papa tuh bantu Frans biar Ariska cepat ketemu. Bukan malah blokir akses Frans," seru Frans menyalahkan Papa Bayu.

"4 tahun, Pa. Aku juga berniat bertanggungjawab, tidak lari. Lagi pula, Ariska cantik." lanjutnya yang

"Hei... Anaconda..."

"Jangan lihat sesuatu dari cantiknya doang. Bisa saja wajah itu cuma menipu. Apalagi kamu juga baru lihat wajahnya lewat foto yang diberi HRD kan? Bisa saja itu editan," ucap Papa Bayu mencibir pemikiran anaknya.

"Suka-suka Papa saja lah. Yang penting, sekarang beritahu Frans dimana keberadaan Ariska," seru Frans tak peduli ocehan Papanya.

Tidak,

Ma...

Mama Anisa yang mendengar aduan dari Frans, tidak tega. Apalagi raut wajahnya begitu memelas. Namun Papa Bayu sudah menatapnya begitu tajam. Kali ini tatapannya sangat berbeda. Papa Bayu tak mau jika istrinya membocorkan dimana keberadaan Ariska sekarang. Mereka harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi Ariska. Frans menggoyangkan lengan tangan Mama Anisa agar segera diberitahu.

"Belum tentu Ariska mau menemui kamu kalau tahu orang yang menodainya malam itu adalah kamu, Frans. Kami juga belum pernah bertemu langsung sama Ariska," ucap Papa Bayu lagi.

"Aku bisa mendekatinya pelan-pelan, Pa. Semua kan butuh proses," ucap Frans dengan raut wajah memelasnya.

"Kembalikan dulu perusahaan keluarga seperti semula. Percuma kamu mau mendekati Ariska kalau kondisi perusahaan lagi goyah. Papa tidak mau Ariska nanti dapat CEO bangkrut," ucap Papa Bayu memberikan syarat.

"Satu bulan. Papa berikan waktu satu bulan untuk kamu menstabilkan perusahaan. Jika berhasil, Papa akan memberikan lokasi dimana Ariska berada." lanjutnya membuat Frans terdiam.

"Kamu pasti bisa, Frans. Setidaknya bawa Ariska masuk ke dalam kehidupanmu itu dengan sedang tidak banyak masalah. Kasihan hidupnya sudah berat. Masa nanti dekat sama kamu, eh kamunya mau bangkrut." ucap Mama Anisa memberikan saran.

Baik, Pa. Satu bulan, Frans akan membuat perusahaan stabil kembali.

Bagus,

***

Sedangkan di toko AR'S Baby, terjadi keriuhan antara Arka dengan seorang gadis cilik berusia 3 tahun. Gadis cilik itu bernama Azura Keylin Razy. Dia sama cadel dan cerewetnya dengan Arka. Azura diajak oleh Tantenya yang bernama Lina untuk dilakukan interview kerja. Kebetulan Azura tidak ada yang menjaga di rumah, sehingga dibawa oleh Lina sekalian. Lagi pula, Ariska juga mengijinkan.

"Kamu diterima bekerja di sini, Lina. Nanti bantu packing pesanan dari resi yang dicetak sama Mbak dan Arka. Biar Azura, nanti dijaga sama Nenek Yuli." ucap Ariska memberikan arahan pada Lina.

"Terimakasih ya, Mbak Ariska. Saya sangat butuh pekerjaan ini," Mata Lina tampak berkaca-kaca karena bisa mendapatkan pekerjaan dengan ijazah SMP-nya. Kehidupan keluarga Lina dan Azura pun hampir sama dengan Ariska dulu.

"Yang penting, kamu teliti dan jujur. Soal gaji, saya berikan sesuai UMR di kota ini dan ada bonusnya juga nanti." ucap Ariska sambil menepuk bahu Lina.

"Ndak usah nangis, Tante Lina. Nanti si ompong dua juga bantu kok itu. Ndak mungkin datang ke sini cuma tidul dan makan aja," ucap Arka sambil melirik ke arah Azura yang tengah makan biskuit.

"Gigi Azula ndak ompong ya, Alka gembul. Gigi Azula balu dipinjam sama Nenek tua," ucap Azura memberikan pembelaan.

"Nenek tua siapa yang kamu pinjami itu giginya?" tanya Arka dengan tatapan bingungnya.

"Wah... Alka nih gimana. Katanya pintal, jadi ndak usah sekolah."

"Gini lho... Bulung Kakak tua, hinggap di jendela. Nenek sudah tua, giginya tinggal dua. Itu tuh... Gigi dua punya Nenek tua dali Azula. Baik kan Azula ini? Baik dong," ucap Azura sambil menyanyikan sebuah lirik lagu anak-anak.

Hahaha...

Arka menatap kesal pada Azura yang tersenyum penuh kemenangan karena bisa membalas ocehannya. Sedangkan para orang dewasa, mereka malah menertawakan Arka. Dia yang hanya laki-laki sendiri, kalah telak. Dengan gerakan kasar, Arka menekan keyboard pada laptop. Hingga resi pesanan yang hendak dicetak, keluar tanpa henti. Ariska yang melihat anaknya kesal memilih diam. Biarkan saja, toh anaknya itu tidak akan merusak barang walaupun sedang ngambek begini.

"Dasar cewek, nggak mau mengalah."

"Kenapa aku di sini cowok sendili? Dimana Papaku? Kenapa dia ndak pelnah temani Alka?" gumam Arka yang melamun sambil menatap laptop di depannya.

Dol...

Azula gemblot...

Sama-sama gemblot kok ngatain,

Heh...

1
Daplun Kiwil
🤣🤣🤣🤣,,
tia
Tamba lagi thor updatenya
ririen handayani
😄😄😄😄👍👍👍👍👍👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 pitnes itu
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 maksud tuh kata2
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa pula itu darah kuning
E F
tq thor🙏😍
lg ya thor byk2🤭😄💪
Puspa Sella
Ya Allah bacanya sampai ngakak
Novita Sari
Alhamdulillah tinggal nunggu ariska memaafkan Frans, semoga Azura dibawa arka kemana arka pindah..mm
E F
😄😄
tq thor🙏😍
lanjutttt💪😄
tia
ending nya ngakak 🤣🤣🤣
E F
mana thor lanjutttt?????💪😍
Aniza
sabar frans,jngan nyerah buat minta maaf
kmu tu dulu pas diap kejadian kurang usaha nyari keberadaan ariska
ririen handayani
baru tau🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
😄😄😄😄😄😄😄
ririen handayani
kejamnya🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 gk kuat ya carlo
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
tia
👍👍👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!