Indonesia
NovelToon NovelToon
Sepotong Kisah

Sepotong Kisah

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Cinta Murni / Light Novel
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa Anna

Hidup memang tidaklah mudah, tapi bukan berarti mudah untuk menyerah juga bukan.
Karena ada beragam kisah.
Cinta itu ada di mana saja. by. Gracia.

———————————————

Gracia merupakan putri sulung dari klan Kelinci. Saat pertama kali terbebas dari istana yang menjadi sangkarnya, anak kecil itu hilang karena tersesat di taman.

Dirinya tidak sengaja bertemu dengan Lin dan An yang tinggal di hutan Aster. Bersama mereka, Gracia hidup dengan bebas.

Namun ada beberapa masalah yang membuatnya ragu untuk tetap tinggal. Pertemuannya dengan Raja Naga membawanya kepada tujuan hidupnya.

Gracia memilih pergi, berpetualang dari satu wilayah ke wilayah lain. Hanya untuk mencari ....

Kebenaran dari sebuah ‘Cinta’.

Bersama Gracia kita akan menemukan hal-hal sederhana dibalik keindahan jendela rumah. Kehidupan di luar sana keras, tetapi diselimuti kisah yang mendebarkan hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa Anna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab XII. Tiga Predator

Hal yang paling menakutkan adalah hati yang iri akan kehidupan orang lain.

~

Gracia berada di paviliun milik Putri ke-8. Setelah mengunjungi Pangeran ke-7, dia melangkah dengan kaki gemetar menuju paviliun Putri ke-8. Dia berniat menemani setelah melihat adegan yang sebelumnya terjadi.

“Jadi Adik ada di sana, ya.” ucap Putri ke-8 sambil menuangkan air di gelas Gracia.

“Iya.... Kakak tidak apa-apa?”

“Tenang Kakak baik-baik saja,” balasnya menyunggingkan senyum.

Gracia tersenyum juga, dia menarik tangan Putri ke-8 perlahan dan memasangkan gelang yang sama seperti milik Pangeran ke-7.

Di sisi lain Putri ke-8 mengedipkan matanya dua kali tanda heran.

“Ini gelang persaudaraan dariku. Tadi Kakak ke-7 juga sudah memakainya. Dia sangat senang.” tuturnya yang berlawanan dengan fakta.

Sebelumnya laki-laki itu ingin melepasnya, tetapi tidak bisa karena terpasang sihir. Memikirkannya membuat Gracia tertawa.

“Wah, ini sangat lembut! Terima kasih Adik!” seru Putri ke-8 riang. “namaku Qintang, Adik bisa panggil Kakak, Qin!” lanjutnya tulus.

“Tidak perlu seperti itu Kak Qin. Namaku R-Riyue,” ucap Gracia gugup. “s-sebenarnya itu nama yang diberikan Paduka Kaisar. Akan lebih baik jika Kak Qin memanggilku.... Gracia.” sambungnya jujur seraya memainkan jari-jemari.

“Nama Barat, ya?” tanya Putri ke-8 ditanggapi anggukan kecil Gracia. “kalau begitu kupanggil.... Cia!” serunya semangat.

Gracia senang ada yang memanggil nama aslinya lagi setelah tiga bulan lamanya. Dia mengobrol panjang dengan Putri ke-8 dan sadar bahwa dia memiliki satu yang harus dilindungi dari kematian.

***

Kaki Gracia terasa lebih ringan sekarang. Bayangannya sudah lebih panjang darinya, itu pertanda bahwa waktu sudah sore. Senangnya punya teman bicara yang menyenangkan.

Tanpa sadar dia sudah sampai di tempat tujuan ketiganya. Paviliun Pangeran ke-4. Gracia mengembuskan napasnya berusaha menghilangkan gugup. Dia meminta penjaga pintu untuk memberitahukan Pangeran ke-4 tentang kedatangannya.

Alih-alih pergi, penjaga itu malah meminta Gracia untuk pergi menuju taman samping. Ternyata paviliun itu di desain terbuka lebar bagi semua.

“Wah, Kakak ke-4 tidak memiliki kewaspadaan sama seka–”

Riak air melompat keluar membasahi jalan bebatuan. Gracia tercebur begitu saja ke dalam air. Dengan cepat Gracia menyamar sebagai klan Ikan. Kini kakinya berubah wujud menjadi ekor panjang bersisik merah muda. Rambutnya yang pirang terganti warna _pink_ miliknya yang asli. Segara dia muncul di atas air.

“Sebenarnya siapa yang tidak waspada?”

Gracia mendongak dan mendapati wajah Pangeran ke-4 yang dihias kebahagiaan. Ekspresi Gracia sendiri sekarang berlawanan dengan itu.

“Rupanya Adik baruku memiliki sihir yang cantik,”

🐇

Aku masih membencinya sampai saat ini.

Dia adalah yang pertama mengetahui jati diriku hanya dalam waktu singkat.

Bajuku basah kuyup, dan setelahnya dia selalu mengerjaiku lagi dan lagi hingga aku bertekad tidak akan pernah bertemu dengannya.

Sayang hidup itu seperti permainan.

Entah kau mau atau tidak, jika sudah takdir pasti akan bertemu kembali.

🐇

“Wah, gelang yang bagus. Terima kasih Adik cantik,” ucap Pangeran ke-4 tanpa mengalihkan matanya dari gelang barunya.

“Sekali lagi kau memanggilku Adik cantik aku akan memukulmu!” bentak Gracia dibalik sekat.

Gracia tengah mengganti pakaiannya yang basah, setelah satu pemikiran di kepalanya, gaun yang basah berganti dengan gaun hangat yang sama seperti sebelumnya. Tanpa pikir panjang Gracia keluar dan duduk berhadapan dengan Pangeran ke-4.

“Memiliki sihir itu praktis, ya!” sindir Pangeran ke-4 terang-terangan.

“Begitulah,” jawab Gracia malas.

Pemuda itu tidak lagi main-main dan mempersilakan Gracia menikmati makanan di depannya.

“Ini daging ayam bakar terbaik milikku. Kau akan menyesal tidak memakannya,”

Gracia masa bodoh dan memilih menyantap makanan itu, di sisi lain pelayan yang menyaksikan mereka berkata dengan suara pelan.

“Pangeran, itu....”

“Ahha aba? (ada apa?)”

“Pasokan daging ayam di paviliun habis, jadi kami memasak daging kelinci kesukaan–”

Belum menyelesaikan kalimatnya, pelayan itu memekik kala Gracia tiba-tiba memuntahkan semua makanannya.

Gracia memukul perutnya kuat-kuat untuk memuntahkan semua yang dilahapnya, tetapi dengan cepat tangannya ditahan Pangeran ke-4.

“Apa kau tidak suka daging kelinci?” tanya Pangeran ke-4. “kalaupun tidak suka, tidak perlu sampai seperti itu. Kalau perutmu terluka bagaimana–”

“CUKUP!” geram Gracia tiba-tiba bangkit. “AKU MUAK BERADA DI SINI!” lanjutnya lebih sarkas lalu berlari pergi.

Pelayan itu masih mencerna kejadian yang berlangsung tadi sampai suara serak Pangeran ke-4 menyadarkannya.

“Jangan lagi membeli daging kelinci,”

“Apa?” tanya pelayan itu tidak sengaja kurang sopan.

“Aku sudah punya satu yang bisa dijadikan peliharaan,”

***

“Adik, apa kau memiliki masalah?” tanya Pangeran Pertama. “sedaritadi adik sudah menghela napas 10 kali.” lanjutnya sembari menaruh daging yang sudah tersaji di mangkuk Gracia.

Gracia kembali mengembuskan napas lalu mengukir senyum tipis dan menjawabnya perlahan. “Terima kasih sudah perhatian untuk Adik. Sebelumnya Adik dikerjai habis-habisan oleh Kakak ke-4. Benar-benar membuat Adik kesal sampai saat ini,”

“Adik ke-4 memang jahil. Nanti akan kunasehati dia,” ucap Pangeran Pertama. “walaupun, mungkin saja Kakak juga akan kena jahilannya.” lanjutnya sambil memasukkan daging sapi ke mulut.

“Kakak sudah pernah dijahili?”

“Hei, bukan hanya Kakak saja, tetapi Adik ke-8 juga. Terus, Adik ke-7 yang tidak pernah mengunjunginya juga terkena imbas setelah bertemu dengannya di paviliunnya sendiri,”

Mendengar itu Gracia bisa membayangkan seberapa marahnya Pangeran ke-7.

Gracia tersenyum sendiri, dengan itu dia bisa dengan mudah menelan makanan di depannya. Entah bisa disebut beruntung atau tidak, Pangeran Pertama memiliki permusuhan erat dengan Kelinci.

Setelah selesai makan, Pangeran Pertama menenggak habis air di gelas. Sedikit membayangkan sesuatu, dia berucap. “Yah, Pangeran Pertama itu pintar. Mungkin itu alasan Kakek membawanya sebagai Pangeran ke-4. Dia bahkan dipercaya oleh Ayah mengatur militer bagian perbatasan. Aku iri dengannya.”

Gracia menyelesaikan makannya, dia meminum perlahan air lalu menatap Pangeran Pertama dengan ekspresi penentangan.

“Kenapa Kakak iri dengannya? Dia bahkan bukan keturunan langsung kerajaan. Dia juga tidak lebih dewasa dibanding Kakak. Apa Kakak berpikir lebih rendah darinya?”

Pangeran pertama memainkan gelas di depannya sambil menjawab santai. “Yah, Adik benar. Mungkin aku masih lebih baik darinya. Terima Kasih sudah mengingatkan Kakak.”

“Aku belum mengatakan apapun yang mengharuskan Kakak mengingatnya.... Sekarang, dengar ini!” perintah Gracia membuat Pangeran Pertama serius.

“Hal yang paling menakutkan adalah hati yang iri akan kehidupan orang lain,”

Pangeran Pertama terdiam beberapa saat. Setelah mencerna kata-kata itu dalam dirinya dia bangkit dan tersenyum. “Yang dikatakan Adik ke-9 benar. Kakak tidak perlu iri dengan siapapun. Mari Kakak antar pergi.”

Gracia mengangguk mendengarnya, dia bangkit dan mengikuti Pangeran Pertama. Sambil berjalan, Gracia memandang dinding-dinding cokelat yang dihias lukisan dan pernak-pernik kayu.

Tiba-tiba jantungnya berdetak lebih lambat.

Matanya menangkap lukisan Gunung Bei Lang. Sinar mentari terapit di antara dua puncak lalu di bagian bawah lukisan berjejer tangan-tangan besar berwarna hitam yang berusaha meraih matahari.

“Itu....”

“Ah, itu lukisan pemberian mendiang Adik ke-2. Sedikit mengerikan, tetapi Kakak tidak mungkin menolaknya, bukan?”

“Sejak kapan?” tanya Gracia tanpa menoleh dari lukisan.

“.... Entahlah, sudah lama sekali. Yah, Kakak memang agak pelupa....”

Bohong.

“Adik ke-2 adalah seniman terbaik. Matanya yang merah bisa menangkap hal-hal yang magis. Mata itu juga mirip dengan punya Kakak.... Mata Phoenix,”

Apa maksudnya?

Pangeran Pertama menundukkan kepalanya, hidung mancungnya mencium aroma bunga Aster khas Gracia. Nampak pantulan wajah Gracia yang melotot membeku. Hal itu membuat senyum lebar di wajah Pangeran Pertama.

“Bagaimana Adik, apa kau suka dengan penjelasanku?”

🐇

Aku tidak tahu harus berkata apa soal penjelasannya.

Malah aku hampir berpikir bahwa wajah itu cantik.

Aku rasa dia tidak perlu merasa iri dengan Pangeran ke-4.

Lihat, dia memiliki sesuatu yang lebih mengerikan dan itu cukup cocok untuk posisi tertinggi kerajaan.

Aku tidak tahu bahwa dia tengah mengujiku saat itu.

Yah, sudahlah.

Lagipula hidup ini harus dijalani.

Sepertinya aku punya kesalahan sampai tiga Singa ingin memangsa Kelinci yang kecil sepertiku.

1
love hunter
Beberapa bab ini makin bikin kepo, lanjut dong!
melisa_anna5: siap, terima kasih atas dukungannya
total 1 replies
🧣𝗢𝗞𝗜𝗥𝗔 𝗔𝗗𝗜𝗧𝗢𝗠𝗔🧣
woaahhh, terpukau akuu😱
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
semangat kak
tuan angkasa
selalu semangat up thor
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
Dari sinopsisnya udah bagus banget author, terus penulisan ceritanya menarik dan juga rapi. keren pokoknya
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
ya ampun kok jahat banget rajanya, inilah sisi gelap dari keluarga kerajaan.
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
dari kata² nya aja udah bisa ngebayangin banget hutan aster ini vibes nya kayak dunia² ilusi yang cantik
NORURI
Semangat Gracia..
NORURI
Kyowo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!