[ Sinopsis ]
[ KEHIDUPAN INI ADALAH GEME ]
The beginning of the story of a bored godーマチャン_kisah seorang anak yang Berenkarnasi kedalam Dunia Fantasi berbeda dengan Dunia Fantasi lain "Apakah Dunia ini gila " Penuh dengan ketidakadilan, NTR [perselingkuhan] , Penghianat, Kekerasan, Pembunuhan, Demi diakui MC [MaChan] Mencari kekuatan yang melebihi para Dewa Tetapi Ada Harga yang besar Untuk itu......
Perjalanan pun dimulai MC Anti Naif [Anti Hero] akan segera dimulai melawan para Dewa , Human kuat, Dan Melintasi banyak Multiverse Lain, Penasaran Yuk baca😏🤝
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Aether ], isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
[ Chapter 11 ] Kehidupan Remaja 3
Menurut mu apa arti kehidupan sekolah Apa itu menyenangkan atau Penuh penderita.
MaChan Pada malam hari saat mengantarkan Yu miko dia memutuskan untuk pulang ke rumah, saat pulang seperti biasanya Adik dari Kirito Arc, Miyuki Arc menyambut kedatangan sang kakak yang tidak lain adalah MaChan, Miyuki Masih belum mengetahui bahwa kakaknya Kirito Arc telah Mati .
" Selamat datang OniChan~"
" hah~ Aku, pulang Miyuki "
Setelah berbicara sebentar MaChan Mulai memasak karena ingatan Kirito Arc Telah bersatu dengan nya,
Berbeda dengan Kirito Arc, MaChan Tentu saja bisa Memasak dengan baik dan terampil seperti Koki profesional Miyuki Yang melihat itu Membuat wajah bingung dan Kaget karena pertama kali Kirito bisa memasak dengan Terampil.
" silahkan, Dimakan Miyuki "
( Sushi, Hot pot, ikan tuna Panggang )
"A-ah B-baik OniChan " Pada saat Miyuki Mencoba makan Tuna Panggang rasanya sangat lembut dan dengan bumbu Yang di racik MaChan menambah rasa sedap nya.
"OniChan ini sangat Enak hihi~" saat Miyuki tersenyum memakan makanan itu MaChan memang tidak bisa merasakan perasaan ini tapi setidaknya biarlah dia tersenyum seperti itu.
Keduanya mulai makan bersama dengan makanan enak di depan mereka, tidak terasa Waktu tidur sudah tiba Miyuki kembali ke kamar begitu juga MaChan, [ Sembuh kan penyakit Miyuki Arc ] Karena ini adalah Quest Hari MaChan memilih Menundanya untuk kedepannya.
Pada pagi hari nya Miyuki seperti biasanya menyiapkan Makanan untuk sang kakak, sedangkan MaChan saat ini masih tertidur.
" eh! Kenapa OniChan saat ini terlambat bangun tidur tidak seperti biasanya? OniChan ~ Cepat bangun "
pada saat MaChan mendengar suara Miyuki Dia pun terbangun dari tempat tidur Dan bersiap mandi setelah itu berpakaian lalu turun ke lantai bawah untuk makan.
"Ne OniChan, kenapa hari ini terlambat bangun?"
"Ah, itu karena, Mengantuk, saja"
Miyuki yang bingung dengan sikap Aneh kakak nya hari ini, tapi Mungkin itu hanya lah bayangan nya saja
Setelah Selesai makanan MaChan pergi dengan Miyuki di depan pintu Rumah mengucapkan.
"Hati-hati OniChan hihi~"
Setelah Miyuki mengucapkan kata-kata itu MaChan mengelus kepalanya Miyuki kaget dengan itu dan wajah memerah saat di perlakukan Seperti Anak kecil, setelah selesai MaChan mulai berangkat ke sekolah tetapi kali ini berbeda
[ Wings & Transparant].
Setelah mengucapkan Itu MaChan Terbang mengunakan Wings yang membuat dirinya cepat menuju sekolah karena Transparant MaChan tidak dapat di lihat oleh semua orang, Pada saat terbang MaChan Memakan Roti bakar yang di buat oleh Miyuki Sambil mencari tempat untuk mendarat.
Saat sudah hampir sampai di sekolah ada sekelompok Pembully yang ingin memperkos dua orang Gadis SMA di lihat dari segi bajunya gadis itu bukan dari sekolah MaChan yang tentunya MaChan Tidak terlalu Repot-repot menyelamatkan mereka, tapi saat ingin pergi .
[ Quest ] Selamat kan Dua gadis
[ hadiah ] Primogems 35 Rb
Alhasil karena ingin mendapatkan Primogems MaChan putar balik menuju tempat itu dan mendarat, saat tiba Rombongan itu sudah hampir memasukkan nya .
" Permisi kak ~ "
semua Pembully itu menghadap ke arah MaChan dengan marah karena menggangu kesenangan mereka.
"Hah! Apa yang kau inginkan bocah!"
"Tidak, ada, hanya menyapa"
para Pembully mulai marah kepada MaChan dan ingin menghajar nya.
"Sialll!! Berani mengganggu kami matilah!!"
Sebuah tinjauan di arahkan ke MaChan dan seseorang berteriak "Lari lah!" dia adalah Salah satu Gadis yang di sana
[ Status] Miya Ying
[ Asal ] Artis, Sekolah SMA hakuRen
Artis?, kah MaChan Menghindari serangan itu dan melompat ke dinding mengarah tendangan atas membuat Orang itu jatuh ke bawah dengan tulang wajah hancur karena benturan keras ke lantai gang itu, Sebenarnya Kekuatan milik MaChan sudah di segel 100% Tetapi tidak dengan kemampuan Alaminya saat bertarung cuma mengandalkan Indra, kecepatan dan Kekuatan bertarung biasa sama saat dulu menghadapi monster di World 2.
Setelah menyaksikan itu semua orang di sana Tidak bisa berkata-kata dan Pembully itu berlari karena ketakutan, sedang kan kedua gadis itu diam di sana dan MaChan melangkah maju karena Quest belum selesai yang berarti mereka akan datang lagi.
"t-tolong jangan sakiti kami!" satu gadis berbicara untuk melindungi teman nya .
[Status] Alya yang
[Asal] orang biasa, korban bully.
MaChan terus melangkah maju menuju mereka dan-
MaChan ingin mengambil permen yang di jatuh kan oleh Pembully itu dan membuka bungkus lalu memasukkan ke mulutnya.
"Eh? " Para gadis terdiam karena mereka kira MaChan akan menyerang mereka.
"Kenapa?, aku, cuma ingin, mengambil permen ini"
"j-jadi begitu "
"Kalau begitu, aku pergi"
"T-tunggu sebentar!, Siapa nama mu?"
MaChan dengan terus berjalan menjawab"MaChan" dan meninggalkan lokasi gang itu, setelah kejadian pagi akhir MaChan sampai di sekolah tapi saat masuk ke gerbang sekolah ada seseorang memanggil nya "Ne! M-maChan? " dia adalah Yu miko secara perlahan MaChan menoleh ke belakang sedikit dan melanjutkan berjalan ke kelas dengan Yu miko mengejar.
"T-tunggu MaChan"
Setelah menunggu sebentar MaChan dan Yu miko berjalan bersama menuju kelas tetapi Yu miko menjaga jarak yang berbeda agar orang lain tidak mengira gosip apapun, sedang kan untuk MaChan tidak masalah dan terus berjalan ke kelas dengan santai.
Saat jam pelajaran di mulai MaChan tertidur di kelas yang membuat nya di panggil untuk menjawab soal dan semua jawaban yang di tulis benar tanpa melihat pak guru pun kaget dengan seisi kelas juga Shiba Eren menggerutu tentang sikap Kirito Arc \=> MaChan merasa kesal dan ingin segera membunuh dia.
Setelah pelajaran selesai MaChan seperti biasanya pergi ke atap sekolah untuk bersantai dan makan, tapi sepertinya MaChan tidak beruntung Hamburger yang dia inginkan sudah habis alhasil dia hanya memberi Makanan Biasa seperti ikan salmon dan udang goreng, pada saat Menunggu Pesanan MaChan, Shiba Eren mendekat kepada nya .
"Woy!! Anak sialan apa yang terjadi kepada anak buah ku!! " Shiba Eren mencekik leher MaChan dengan marah tetapi seperti biasanya MaChan tidak memiliki ekspresi hanya tatapan kosong, menatap ke Shiba Eren.
"Berani kau !! menatap ku seperti itu!! " saat Shiba Eren menghempaskan tubuh MaChan ke arah mesin penjual otomatis orang-orang hanya bisa menatap kejadian itu" Huh" MaChan yang hanya menghela nafas Dengan santai karena [ Tidak ada ancaman] kekuatan yang di keluarkan Shiba Eren tidak terasa apapun.
"Fufu~ Sekarang apakah kau masih berani kepada ku hahaha ~"
Pada saat orang-orang berkumpul Yu miko yang sedang membawa Hamburger mencoba melihat ke arah kerumunan orang itu dan menemukan MaChan di serang oleh Shiba Eren, Yu miko Saat di sana ingin menghentikan pembullyan Shiba Eren ke MaChan tetapi ada sebuah suara di kepala nya
" Jangan, lakukan itu,Yu miko " Ternyata suara itu adalah MaChan menggunakan skill [ Voice Telepathy ] mencoba menghentikan Langkahnya Yu miko agar tidak terlalu terlihat mencolok dengan menolong MaChan .
"Lalu bagaimana dengan mu, MaChan"
"Aku, Baik-baik, saja" Setelah percakapan skill [ Voice Telepathy ] MaChan terus menerus di hajar di sana di lihat banyak orang juga Yu miko, meskipun Begitu Serangan Shiba Eren tidak berdampak apa-apa padanya.
"Haha~ rasakan itu BAJINGAN!! MATILAH!! "
"Hey~ Apa yang terjadi!! " Saat Shiba Eren sedang menghajar MaChan Ada sekelompok orang dewasa menghampiri mereka "CIH!! Ayo pergi!" Shiba Eren dan rombongan nya pergi meninggalkan Kantin.
"Woy Kau tidak apa-apa? " -A dari rombongan orang dewasa bertanya
"Aku, tidak, apa-apa" Setelah Shiba Eren pergi MaChan bangun dari sana menghampiri Makanan yang dia pesan dan pergi ke atap sekolah seperti biasanya.
Saat di kantin semua orang melihat Kirito Arc \=> MaChan pergi setelah di hajar, Seseorang mengikuti MaChan dari belakang Ke atap tentu saja MaChan tau siapa dia ini, Setelah melihat MaChan pergi dari kantin Yu miko bergegas menuju ke arah atap untuk menemani MaChan sebenarnya Yu miko kenapa MaChan tidak melawan mereka padahal dia sangat kuat setelah di ingat-ingat MaChan cuma ingin bersenang-senang di sini, setelah berfikir sejenak Yu miko telah sampai di atap sekolah dan melihat MaChan sedang makan di pojok dinding.
Yu miko pun menghampiri MaChan dengan membawa makanan miliknya untuk makan bersama.
" hei, Kenapa kau tidak melawan bajingan itu"- Tanya Yu miko
"Tidak ada"
"Hah~ Aku sungguh Tidak mengerti pikiran mu MaChan "
"Hem"
"Are? Kenapa sekarang kau makan Salmon? "
"Karena, tidak ada, Hamburger " memakan salmon
Setelah Yu miko berfikir ternyata makanan yang MaChan suka adalah hamburger ya, dia melihat ke tangannya, Yu miko membawa 1 Hamburger tetapi sudah dia makan setengah Yu miko berfikir untuk memberikan nya ke pada MaChan tapi bukan nya tidak sopan memberikan makan sisa kepada nya.
Walaupun ragu Yu miko ingin mencoba menawarkan hamburger nya ke MaChan tetapi ada satu masalah lainnya di pikiran nya, B-bukan kah ini menjadi CIUMAN TIDAK LANGSUNG!!!? setelah Itu dia mulai menawarkan ke MaChan dengan ragu-ragu.
"M-maChan K-kalau kau M-mau ambil Hamburger M-miliku " GAWAT!!! aku benar-benar melakukan nya
" T-tentunya jika kau M-mau saja sih haha-"
Saat Yu miko tertawa dia melihat hamburger yang ada di tangan nya hilang dan MaChan menghabiskan nya tanpa pikir panjang, Yu miko yang kaget MaChan mau memakan sisanya membuat wajah nya memerah.
"Hem, Terimakasih, makan nya"
"T-tunggu SEBENTAR!! AKU MEMANG BILANG KAU BOLEH TAPI TIDAK SEMUA NYA!!! "
"Eh?, Aku kira, Kau Memberikan, itu"
Saat ini Yu miko menjelaskan Itu kepada MaChan karena Memakan hamburger sekaligus dan kesal, di saat yang sama MaChan Menawarkan sesuatu ke Yu miko Yaitu ikan salmon, MaChan Memegang sumpit dan mengarahkan ke mulut Yu miko.
"Kalau begitu, Aaaa!!" MaChan mencoba menyuapinya agar adil di sisi lain Nya Yu miko merasa malu sampai-sampai Wajah nya merah merona.
"A-apa i-ini?"
"Agar, adil, bilang Aaa!!" -Kata MaChan
Yu miko yang malu-malu awal tidak mau tapi dia merasa seperti tidak bisa melewatkan kesempatan ini dalam hidup nya .
"B-baiklah Aaa" salmon itu masuk ke mulut Yu miko dengan wajah merah miliknya. Setelah Memakan itu MaChan menyentil dahi Yu miko.
"A-apa Sih~ kau!! "
"Tidak ada, Hanya kau, imut saat ini, Yu miko "
"Ehhhh! I-IMUTTTTT!! K-KATA M-MU!!" Setelah mendengar kata itu Yu miko memerah kebingungan membuat kepala nya pusing dan pingsan.
Setelah Yu miko pingsan cukup lama dia terbangun di paha MaChan Membuat nya memerah lagi, Saat melihat MaChan hati Yu miko berdebar-debar dan wajah nya panas saat ini MaChan menatap ke arah pemandangan Matahari sore di atap sekolah ternyata Yu miko pingsan selama 3 jam dan MaChan menunggu dengan membaringkan nya di paha miliknya.
Saat Yu miko menatap MaChan dia merasa nyaman karena ada dirinya di sini, setelah Yu miko ketahuan sudah sadar MaChan menatap ke arah nya .
"Huh, Kau tidak, ingin pulang, Yu miko"
Saat mendengar kata itu Yu miko langsung berdiri dan mereka turun bersama dengan Yu miko merasa malu tadi, Yu miko dan MaChan berjalan bersama ke arah rumah mereka saat di tengah jalan hujan deras turun membuat mereka basah, karena hujan deras MaChan mengunakan skill miliknya dan membuat Yu miko tiba di rumah dengan di rangkul MaChan wajah nya terus memerah hari ini, setelah itu MaChan kembali ke rumah dengan di sambut Miyuki Arc sang adik-
Tab to Continue
Sad ending = Aku suka
Good Ending = Lumayan suka
Udah kek manusia abadi kalo gak ada sistem
Kalo kamu jadi penguasa beneran tapi