Indonesia
NovelToon NovelToon
Wedding Agreement Mr. Mafia & Ms. CIA

Wedding Agreement Mr. Mafia & Ms. CIA

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Mata-mata/Agen / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:34.9k
Nilai: 5
Nama Author: Limao Mandarin

HAH! MAFIA & ANGGOTA CIA MENIKAH? KOK BISA?

Semua berawal ketika Jazlyn Caldwell yang merupakan anggota CIA melakukan pelarian dari kejaran para polisi Italia karena identitasnya terbongkar. Jazlyn menjadi korban salah tangkap pemimpin mafia yang begitu terkenal di Italia bahkan dunia, yaitu Elio Manfredo.

Elio yang mempunyai dendam kesumat terhadap musuhnya, dengan gelap mata menyiksa bahkan merenggut kesucian Jazlyn yang ia kira adalah putri dari musuh bebuyutannya.

Perasaan bersalah Elio rasakan begitu mengetahui identitas Jazlyn, hingga akhirnya Elio menawarkan sebuah kontrak pernikahan dan berjanji akan membersihkan nama Jazlyn dari segala tuduhan yang di dapat. Di satu sisi Elio juga membutuhkan kepintaran Jazlyn untuk membantunya menangkap musuhnya.

Bagaimana kelanjutannya? Apakah akan ada benih-benih cinta di antara mereka? Atau mungkin perpisahan setelah kontrak berakhir?

Jangan lupa hadiah, vote, like, komen segala kritik dan saran kalian. Jangan jadi silent readers ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Limao Mandarin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mulai Menemukan Titik Terang

Setelah peringatan yang Jazlyn berikan pada Elio, kedua insan tersebut bersikap seolah tak pernah ada pertikaian yang terjadi.

Elio membawa Jazlyn ke ruangannya dan menunjukkan sebuah kacamata yang biasanya hanya di miliki oleh agen mata-mata. Jazlyn ingat betul, saat dirinya di culik oleh beberapa pria yang merupakan anggota VERZI, kacamata spy recorder miliknya hilang entah kemana.

Memang sekilas terlihat seperti kacamata biasa, namun kacamata itu merupakan AI yang bisa mengeluarkan suara tanpa adanya visual yang berasal dari hologram.

Tidak sembarang orang bisa membeli atau memiliki kacamata tersebut karena benda itu dibuat khusus oleh negara. Kacamata tersebut terhubung langsung dengan sistem pertahanan di Amerika termasuk koneksi data.

Kini, Jazlyn dapat kembali melihat bahkan menyentuh salah satu benda kesayangannya, namun engsel bagian kanan telah patah sehingga sebelah gagangnya hilang entah ke mana.

Jazlyn mendekatkan benda dengan dua lensa itu ke matanya. Setelah Jazlyn berkata "hidup" Kacamata tersebut kembali menyala dengan cahaya hijau yang berada di engsel bagian kiri.

Elio yang melihat itu seketika menjadi takjub. Elio memang pandai dalam segala hal, namun untuk masalah seperti ini, hanya para agen rahasia atau mata-mata yang tahu bahwa kacamata itu hanya bisa dinyalakan dan di matikan oleh sang pemilik. Di mana suara Jazlyn sudah tersimpan di dalam kacamata tersebut.

Melihat kekaguman Elio hingga bibirnya membentuk huruf O, Jazlyn haya bisa geleng-geleng kepala. Setidaknya ada satu hal yang membuat Elio berperilaku layaknya manusia umumnya.

"Bawakan aku sebuah laptop!" Titah Jazlyn yang langsung di turuti oleh Elio.

Jazlyn mulai mengotak-atik benda dengan nama lain komputer jinjing itu dan menyalin segala data dan rekaman video yang tersimpan di kacamata miliknya.

Mata Jazlyn tak teralihkan hingga garis hijau yang tertera di layar hilang menandakan semua datanya telah berhasil dipindahkan.

Membuka beberapa file, Jazlyn seketika melirik ke arah Elio dengan sebelah tangannya menutupi layar laptop. Meski diburu oleh negara sendiri, biar bagaimanapun Jazlyn tetaplah warga negara Amerika.

Sebagai warga negara yang baik, Jazlyn tidak akan membiarkan orang lain mengetahui segala data pribadi mengenai negara asalnya.

Elio yang melihat itu seolah mengerti. Tanpa berkata apa-apa, Elio membalikkan tubuhnya ke arah lain hingga Jazlyn dapat dengan mudah membaca semua pesan dan data yang masuk.

Setelah beberapa saat, Jazlyn menghapus puluhan file tersebut dan beralih membuka beberapa video hasil dari rekaman kacamatanya. Jazlyn menepuk pelan punggung Elio hingga suami itu kembali ke posisi semula dan bersama menyaksikan kehebatan Jazlyn di lapangan.

Tidak hanya bela diri, namun Jazlyn juga ternyata pandai melakukan aktifitas parkour. Wanita itu beberapa kali terlihat berlari dan bergerak dengan cepat melewati beberapa dinding dan bangunan.

Hingga setelah beberapa waktu, Jazlyn menekan tombol pause di salah satu video di mana Jazlyn yang saat itu masih menyamar sebagai mahasiswi, bertemu dengan beberapa pakar politik Italia dengan alasan tugas.

Elio dan Jazlyn sama-sama menatap seorang pria yang cukup mereka kenali, kepala mereka beralih menoleh kesamping hingga mata mereka bertemu.

Seolah mengerti dengan pikiran satu sama lain, Elio segera memanggil Luca dan memerintahkan asistennya itu untuk mencari dan membawa pria asing itu saat ini juga.

Suasana begitu canggung kala Elio dan Jazlyn sama-sama memilih diam tak mengeluarkan suara sedikitpun. Terlihat Elio beberapa kali bergerak dengan gelisah.

Lain halnya dengan Jazlyn yang memilih menghempaskan punggungnya pada sofa, hembusan napas panjang keluar dari mulut Jazlyn. Rasa pening mulai menjalar membuat Jazlyn mengangkat tangan dan memijit pelan pelipisnya.

Elio yang baru saja membuka mulut hendak berbicara, langsung menahan dirinya begitu melihat Jazlyn tertidur. Pria itu berpikir istrinya pasti begitu lelah dalam memecahkan semua masalah hingga tak ada kata istirahat dalam keseharian mereka.

Mengamati setiap inci wajah Jazlyn, Elio seketika meraba wajahnya sendiri yang sebelumnya ditampar oleh Jazlyn. Mungkin ini terdengar aneh, bukannya marah, Elio justru suka melihat Jazlyn menunjukkan taringnya seperti itu.

Jika wanita lain berlomba-lomba untuk mendapatkan dirinya bahkan dengan sukarela memberikan tubuh mereka, sangat berbeda dengan Jazlyn. Jangankan bertingkah untuk mendapatkan perhatian darinya, disentuh sedikit saja Jazlyn sangat marah. Tak pernah Elio temui wanita seperti Jazlyn sebelumnya.

Dendam, trauma, ketakutan dan kesedihan yang mendalam Elio lihat setiap kali matanya dan mata Jazlyn bertemu. Jazlyn memang tidak pernah mengatakan apalagi meneteskan air mata di depannya, namun Elio dapat merasakan itu semua. Hal itu semakin membuat Elio bertekad untuk melindungi Jazlyn.

Bangkit dari duduknya, Elio berusaha tak membuat suara sedikitpun hingga akhirnya ia keluar dari ruangannya dan berjalan menemui para anggotanya.

Tidak sampai satu jam, Luca berhasil melaksanakan tugas pemberian Elio dengan mulus. Seorang pria dengan mata dan mulut tertutup, kaki dan tangan yang juga terikat berada di salah satu ruangan.

Sebelum masuk ke ruangan tersebut, Elio memasang sarung tangan hitam di tangan kanannya dan berjalan dengan membawa alat andalannya yang lebih tajam dari sebelumnya hingga mampu merobek kulit hanya dengan sekali sabetan.

Sementara itu, Jazlyn perlahan membuka matanya. Melihat sekitar, Jazlyn tak menemukan Elio.

Turun ke basement, Jazlyn melihat ada tiga orang pria tengah berdiri di depan sebuah pintu berwarna hitam. Yang membuat Jazlyn penasaran adalah samar-samar ia mendengar suara orang yang tengah berteriak.

Saat akan menghampiri, tangan Jazlyn di tahan dan pelakunya adalah Luca. Pria dengan perawakan tak jauh berbeda dengan Elio itu mengajak Jazlyn untuk pergi dari sana.

"Di mana Elio?"

Baru saja Luca akan menjawab, pria yang di pertanyakan oleh Jazlyn itu terlihat berjalan dengan wajahnya yang begitu menakutkan. Tanpa berkata apa-apa, Elio mengambil alih botol air mineral dari tangan Jazlyn dan menenggaknya sampai habis.

Melihat bercak darah di dahi dan tangan Elio, Jazlyn mengasumsikan semuanya tanpa bertanya. Jazlyn sungguh tak menyukai kebiasaan Elio yang satu itu, pria itu bisa dengan mudah mengambil nyawa seseorang.

Bagi Elio, nyawa seorang manusia tak lebih berharga dari seekor nyamuk kecil, kira-kira seperti itulah tanggapan Jazlyn jika ditanya mengenai Elio.

1
sylvia
dendam dan cinta beda tipis jez
MouKun
suka caranya Jazlyn
Redita Peggy Herera
menarik
Limao_Mandarin: terimakasih atas ulasannya kk 😊
total 1 replies
SahiKun01
ngebayangin jadi Jazlyn, pasti sakit bgt
Mei Saroha
ditunggu2 banget nih torrr
Gabutz
lanjut
Redita Peggy Herera
ditunggu lanjutannya kak
Gabutz
lanjuttttttt
Nabilla Chomell
lanjut tor
Nabilla Chomell
udah ada pelakor ni
Nabilla Chomell
gmn sakit nya di rotan..
Matth
Eliooooo selamatkan istrimu
SahiKun01
Gemes sama dua2nya, yg satu gak mau jujur, yg satu gampang percaya
MouKun
bales aja sih Jazlyn, kasihan bgt si elio
SahiKun01
kalo udah dendam emang susah sih
MouKun
perasaan baru aja bahagia, udh ada aja pengganggu
bioway
akhirnya Elio ngomong juga 😌
SahiKun01
labil si jazlyn
hokiniku
di panggil baby gak tuh 🤭
hokiniku
manis bgt sih Elio
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!