Indonesia
NovelToon NovelToon
Serein

Serein

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Patahhati / CEO / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Romansa / Romantis / Cintapertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: anonymouss

Apakah di dunia ini ada panacea bernyawa dan berbentuk manusia. Seseorang yang bisa menyembuhkan luka. Seseorang yang hanya dengan kehadiran nya pun bagai pelipur lara, baik yang terjadi di masa lalu maupun mendatang. Seseorang yang membawa serein layaknya embun pagi yang basah menyebarkan ketenangan. apakah nantinya seseorang seperti itu benar-benar ada dan nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anonymouss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Duabelas. Usik

Hari ini kinnas akan pergi rekreasi dari perusahaan tempat ia bekerja. Syukurlah ia tak perlu merasa kesepian lagi di rumah sebesar istana ini. Sudah dua hari ia hidup tanpa interaksi dengan seorang pun lantaran karena arsena juga pergi *bussiness* *trip*. Walau keberadaan lelaki itu kadang tidak berpengaruh sama sekali, tetap saja kinnas merasa sedikit kesepian.

Sedangkan ART di rumah ini selain bi ami, mereka hanya mengurus rumah, bekerja dan pulang. Bi ami yang menetap pun tidak ada waktu untuk sekedar mengobrol dengan kinnas karena pekerjaan nya juga banyak. Sebenarnya kinnas juga belakangan ini sibuk bekerja. Namun tetap saja saat pulang ia tak melihat seorang pun dan rasanya cukup sepi.

Pukul menunjukkan jam 7 pagi. Masih ada waktu untuk perjalanan ke kantor. Perusahaan tempat kinnas bekerja melakukan rekreasi perjalanan wisata ke alam untuk merayakan selesai nya program event yang sukses besar. Rekreasi nya tidak dilaksanakan begitu mewah. Hanya saja mereka akan pergi berkemah dan menikmati pemandangan alam. Ada dua divisi yang ikut serta dalam perjalanan ini. Salah satu nya divisi kinnas yang terpilih untuk mendapatkan reward.

Teman-teman kinnas, keyra dan riri sangat senang begitu mendengar kabar rekreasi tersebut. Mereka bahkan diperbolehkan untuk membawa keluarga. Keyra bersama anak dan suami nya, sama hal nya dengan riri pun juga membawa sang suami. Jika ada ayah dan ibu, kinnas pasti akan mengajak mereka juga. Namun sayang nya kini kinnas tidak dengan siapa-siapa.

Pak dadang, supir pribadi keluarga arsena siap mengantar kinnas pergi ke kantor setelah membantu wanita itu membawa dan memasukkan barang-barang miliknya ke bagasi mobil. Jika itu beberapa bulan yang lalu kinnas pasti menolak tawaran pak dadang.

Akhirnya kinnas berpamitan pada bi ami yang mengantar hingga ke pelataran rumah. Bi ami bilang ia akan sedih karena di rumah ini nanti nya akan sangat sunyi, namun disatu sisi ia senang jika kinnas pegri liburan rekreasi. Sudah banyak yang dilalui wanita itu, jadi ia pantas pergi untuk bersenang-senang. Pikir bi aki.

Setelah selesai berpamitan kinnas mulai berangkat menuju ke kantor. Jalanan jumat pagi ini sedikit senggang karena ini weekend. Suasana mobil hening sebelum pak dadang menyalakan musik instrumental saxophone favorite seseorang, namun sayang sekali orang itu tidak ada disini. Lantunan melodi benar-benar masuk menerobos pendengaran kinnas bak menghantar nya untuk segera tertidur lalu tak sadar waktu sudah berjalan 25 menit dan mereka sudah sampai kantor.

Pak dadang kembali membantu kinnas mengeluarkan barang bawaan. Tak banyak yang ia bawa hanya tas ransel untuk tempat keperluan dan tas selempang biasa untuk tempat ponsel, dompet dan lainnya. Ada tote bag khusus berisi snack juga. Kinnas menghampiri keyra yang sedang menggendong ara. Gadis itu menyapa dengan ramah begitu melihat keberadaan aunty favorite nya, kinnas.

Semua orang telah siap untuk berpergian. Dua bus pariwisata mewah sudah terpampang nyata di depan mereka seolah siap membawa pergi untuk menikmati rekreasi kali ini. Satu persatu nomor mulai dipanggil untuk masuk ke dalam bus. Namun anehnya kinnas tak memegang nomor apapun sama sekali.

"kok ada pake nomor mba?" tanya kinnas pada keyra.

"iya kan supaya masuk nya teratur nas, menurutku lebih efisien" keyra menjawab seolah kinnas bertanya manfaat dari sistem nomor tersebut. Padahal sebenarnya kinnas tak mengetahui hal tersebut.

Lalu bagaimana dengan kinnas? Ia tak mendapat atau memegang nomor sama sekali. kinnas terlihat panik, ia sempat pergi dan mencari panitia untuk mendapatkan nomor namun ternyata sudah tidak ada yang tersisa. Semua sudah di bagi rata dan ada nama kinnas juga, tapi ia sama sekali tidak memegang nomor. Sepengatahuan kinnas saat rapat rekreasi di adakan kemarin, mereka sudah menghitung segala nya. Akomodasi dan bahan-bahan keperluan. Tidak ada intruksi untuk hal seperti ini. Kinnas juga mengira akan masuk dan duduk secara random karena bus nya pun sudah khusus per divisi. Tapi kenapa ia masih tidak mengetahui informasi seperti ini.

Kinnas kembali pada keyra dan riri. Namun saat berjalan menuju teman-teman nya, ia melihat satu punggung lain yang tak asing. Kinnas penasaran. Apa ada keluarga lainnya dari riri atau keyra yang ikut? tapi rasanya punggung itu terlihat sangat familiar. Kinnas pun mendekat, namun tiba-tiba keyra memanggil agar kinnas segera masuk ke dalam bus sebelum antrian yang lain.

Betapa kagetnya kinnas saat melihat keberadaan arsena yang menyerahkan nomor kepada panitia absen. Ia kaget karena nomor itu ternyata milik kinnas. Namun yang membuat kinnas lebih bingung, mengapa bisa ada arsena disini. Apa yang terjadi? beberapa pertanyaan muncul tanpa kinnas sadari saat ia berjalan masuk ke bus. Bahkan saat sudah duduk pun ia masih memandangi arsena yang sibuk menyimpan barang-barang milik mereka.

"kok kamu ada disini?" satu pertanyaan mendarat tak sampai satu detik arsena duduk di sebelah nya.

"kok kamu masih nanya sih nas, mas ganteng ini kan ikut sebagai wali dan keluarga kamu" riri malah mewakili jawaban untuk arsena. Bahkan wanita itu tidak segan memuji lelaki lain di depan suami nya sendiri. Tidak perlu heran dengan riri.

Kinnas tersenyum singkat membalas perkataan riri, wanita itu menatap lelaki yang kini duduk santai di sebelahnya. Lelaki itu sangat mengusik isi pikiran kinnas. Bagaimana tidak jika keberadaan nya yang terlalu mendadak ini mengundang banyak pertanyaan, namun kinnas jelas terkesan malas untuk mengeluarkan seluruh pertanyaan nya.

"kamu bukannya lagi bussines trip?" satu pertanyaan akhirnya diajukan kinnas.

Arsena mengalihkan pandangan pada kinnas. Wajah lelaki itu tampak lelah namun pertanyaan kinnas bak mencegah nya untuk istirahat barang sebentar pun. Kinnas menatapnya lekat membuat mau tak mau arsena harus menjawab nya. Jika dipikir-pikir siapapun pasti akan menyimpan banyak pertanyaan jika ada di posisi kinnas.

"aku langsung kesini begitu dengar kabar dari bi ami" jawabnya lalu memejamkan mata.

Arsena tampak sangat lelah dan ngantuk hingga kinnas tak berani mengajukan pertanyaan lainnya. Wanita itu sempat berdecak sebal namun berakhir untuk membiarkan lelaki di sebelahnya itu. Diam-diam kinnas mencuri pandang pada wajah tampan di sebelah nya yang terlihat lelah. Lagian tidak ada yang menyuruh arsena untuk datang namun begitu mendengar kabar bi ami, arsena langsung meleset dari bandara ke kantor kinnas. Untung lah ia membawa baju lebih dan menyerahkan barang-barang lain pada manajernya.

Begitulah hal yang telah terjadi pagi ini. Bus sudah melaju selama lima belas menit yang lalu, selama itu juga kinnas yang memandangi arsena hingga kepergok dengan sang empunya wajah tampan tersebut. Tatapan mereka tak sengaja bertemu membuat kinnas gelagapan sendiri buang muka ke arah jendela. Pikiran nya mendadak terusik dan jantungnya berdebar sangat kencang.

...─• •─...

1
Wawanda Tri
Semoga epsde selanjutnya arsena dan khinnas akur ya d tnggu next nya thor...
Wawanda Tri
Waduh..
Wawanda Tri
cup... 🤭
moon lovers
deg-degan bgt...
moon lovers
hduuuh arsena ngjak nikah sdh seperti ngjak ke mol /Chuckle/
Wawanda Tri: bener hhhh 🤭
total 2 replies
Panca
👍👍👍
Wawanda Tri
mantap lanjut thor...
shawty
Boom like krna cerita nya bagus <3
shawty
suka banget sama jalan ceritanya
semangat terus ya author 💕
shawty
next <3
moon lovers
ceritany bguss /Heart/
moon lovers
lnjttt lnjtt lnjttttttt
moon lovers
episode ini greget bgtt /Scare/
Wawanda Tri
Lanjut dong thorr /Grievance/
Wawanda Tri
itu sebenarnya karena mama arsena senang mereka bersama 🤭
moon lovers
perhatiannyyy...
Wawanda Tri
kok sepih padahal episode ini bgs banget /Whimper/
Wawanda Tri
SEMANGAT AUTHOR
Wawanda Tri
yeayyyyy
Wawanda Tri
kapan jdiannya hihiii /Whimper//Drool/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!