Indonesia
NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir
Popularitas:945.2k
Nilai: 5
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Ririn dan Sherly berlari kencang membelah kerumunan mahasiswa yang mematung. Wajah kedua sahabat Kinara itu pucat pasi melihat pemandangan di depan mereka. Ririn langsung berlutut di atas lantai kantin yang basah, sementara Sherly dengan panik memeriksa keadaan Kinara.

​"Nara! Ya ampun, Nara! Kamu nggak apa-apa?!" seru Ririn dengan suara melengking panik, air matanya hampir menetes melihat punggung tangan kiri sahabatnya yang kini melepuh merah tua.

​"Rin, tangan Nara terbakar parah ini! Jangan disentuh dulu, buruan kita bawa ke klinik kampus!" sahut Sherly histeris, tangannya gemetar di udara, tidak berani menyentuh kulit Kinara yang mulai menegang akibat sengatan kuah sup mendidih.

​Kinara memejamkan matanya rapat-rapat. Bibir bawahnya digigit kuat-kuat hingga memutih demi menahan rasa sakit yang teramat menyiksa. Seluruh syaraf di pergelangan tangannya seperti dipanggang api, berdenyut-denyut hebat hingga membuat tubuh mungilnya bergetar. "S-sakit banget, Rin..." bisik Kinara lirih dengan suara parau, keringat dingin mulai membanjiri pelipis dan lehernya.

​Di sisi lain, Haura yang sempat terhuyung langsung berdiri tegak. Begitu melihat Kinara berlutut kesakitan menjadi korban imbas pertengkarannya, matanya membelalak syok. Namun, alih-alih langsung menolong, emosinya yang masih meluap justru beralih menunjuk tajam ke arah mahasiswi berkacamata di depannya.

​"Kamu lihat kelakuan kamu, hah?!" bentak Haura berapi-api, menyalahkan rivalnya. "Kalau kamu nggak dorong aku tadi, perempuan ini nggak bakal kecelakaan sampai kesiram sup panas! Kamu harus tanggung jawab!"

​Perempuan berkacamata itu tidak terima dituduh begitu saja. Ia mundur selangkah sambil bersedekap, wajahnya mengeras egois. "Heh, kenapa jadi salah aku?! Kamu yang duluan nyudutkan aku dan nunjuk-nunjuk muka aku! Aku cuma membela diri ya! Lagian salah perempuan itu sendiri, kenapa jalan bawa sup panas lewat tengah-tengah orang lagi berdebat!"

​"Heh! Menjaga mulutmu ya! Kamu yang dorong aku sampai semua orang ikut kegeser!" balas Haura tak kalah sengit. Keduanya kembali terlibat aksi saling tuduh dan adu mulut yang kian memekakkan telinga, mengabaikan fakta bahwa Kinara tengah mengerang kesakitan di bawah kaki mereka.

​Tepat di tengah keriuhan adu mulut itu, sebuah langkah kaki tegap dan berwibawa menerobos kerumunan mahasiswa. Figur jangkung dengan aura dingin yang sangat familiar mendadak muncul.

​"Ada apa ini? Haura, kenapa kamu ribut-ribut lagi?"

​Suara bariton yang berat dan tegas milik Zergan seketika menghentikan perdebatan egois kedua wanita itu. Zergan yang baru saja menyelesaikan kelasnya langsung menuju kantin setelah mendengar desas-desus tentang kekasihnya. Haura yang melihat kedatangan Zergan langsung memasang wajah defensif dan menunjuk rivalnya, bersiap mengadu.

​Namun, sebelum Haura sempat mengeluarkan sepatah kata pun, atensi Zergan mendadak teralih secara penuh ke lantai bawah. Matanya yang tajam bak elang menangkap sosok gadis yang baru semalam menyelamatkannya di gang alun-alun kota. Gadis "peramal" misterius itu sedang duduk meringkuk memegangi pergelangan tangannya.

​Zergan melangkah maju, melewati Haura begitu saja. Pandangannya mengunci lurus pada punggung tangan kiri Kinara yang melepuh merah berair akibat luka bakar.

​Deg.

​Tepat pada detik itu, ada bagian di lubuk hati Zergan yang mendadak terasa sakit, seperti diremas kuat oleh tangan tak kasat mata. Rasa ngilu dan sesak yang aneh menjalar di dadanya melihat gadis itu menahan tangis dalam diam. Zergan tertegun membeku di tempatnya berdiri, tangannya mengepal di dalam saku celana. Ia sama sekali tidak mengerti kenapa hatinya harus merasa sepedih ini melihat penderitaan wanita asing yang bahkan belum ia ketahui namanya dengan jelas. Kenapa ada rasa ingin merengkuh dan melindungi yang begitu besar bergejolak di dalam dirinya?

​Kinara yang merasakan tatapan intens itu mendongak sedikit dengan sisa kekuatannya. Matanya yang berkaca-kaca bertemu langsung dengan manik mata Zergan. Di tengah rasa sakit fisiknya, Kinara membuang muka dengan dingin. Ia tidak butuh belas kasihan pria itu di kehidupan ini.

​"Rin, Sher... bawa aku ke klinik sekarang. Aku nggak tahan..." lirih Kinara, memutus kontak mata sepihak.

​"Iya, Ra, ayo berdiri pelan-pelan," Ririn dengan sigap merangkul pundak Kinara, sementara Sherly membantu memapah tubuh lemas sahabatnya dari sisi lain. Mereka bertiga melangkah cepat meninggalkan area kantin, menuju ke klinik kampus tanpa memedulikan kehadiran Zergan.

​Zergan hanya bisa memandangi punggung Kinara yang menjauh dengan tatapan kosong dan penuh tanda tanya besar yang kian menumpuk di kepalanya. Sementara itu, Haura yang merasa diabaikan langsung menarik lengan kaos Zergan secara agresif.

​"Zergan! Kamu denger aku nggak sih? Dia itu sengaja dorong aku tadi! Kamu harus belain aku!" rengek Haura egois, kembali menyulut perdebatan panjang di tengah kantin yang masih ramai menonton mereka, sementara pikiran Zergan justru tertinggal bersama bayangan tangan Kinara yang terluka.

1
Atik Kiswati
org kaya mah bebas......🤣
Zaenab 1122
itu si Arsen sama si Haura gmna kabarnya trus keluarga adijaya gimna kelanjutan nya
ryuka
makasih thoorr dah up lagiiii🔥🔥🔥🔥👍👍👍
Pa Muhsid
ternyata aku salah baca maaf ya tor 🙏🙏
Pa Muhsid
perasaan ketika jatuh dibawa ke rs si kinara hamil ya ini hamil lagi yang kemarin keguguran atau aku yang lupa baca
Septi Wijaya: ga dijelasin setelah jatuh dr tangga keguguran apa ga..
mungkin memang hamil lagi... kan udh keluar dr RS , jg sdh ada keputusan pidana Arsen sama Haura.. itu waktunya juga ga sebentar...
total 1 replies
Zaenab 1122
percuma punya pengawal
Zaenab 1122
pada kmna pengawal bayangannya masa majikan nya dikeroyok pada diem aj
Zaenab 1122
berarti ancaman Arsen gak jadi ya itu buktinya si Nara jadi nikah sama zergan
Nursia Musa
ksiang ibu km nara biar bgmn jahatx dia tetap org tua mu yg melahir kan km
WHATEA SALA
Aneh..di kehidupan pertama di cuekin,di kehidupan ke dua sok sok an mau melindunginya,katanya mau menjauh...ahh repot amat hidupnya Kirana 🤔🤔
WHATEA SALA
Kenapa gak ikut mati aja ya...hidup juga percuma kan,apa mau begitu aja sampai aki aki...gak ada Nini Nini yang menemaninya 🤣🤣🤣
RatuHalu
seandainya di dunia nyata waktu bisa ulang kembali/Smug/
Iryani levana khrisna Khrisna
terimakasih Thor tetap semangat dalam berkarya
Iryani levana khrisna Khrisna
saran aja untuk mu Thor kalau lelah istirahat saja karena baca berulang-ulang tuh nggak enak kaya orang bego 🤭
Iryani levana khrisna Khrisna
dulu aja liat Nara kayak jijik sekarang pegang pegang tanpa tau tempat 🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
lega untung nggak jadi film horornya🫣🤣
Iryani levana khrisna Khrisna
🙈🙈 nggak bisa liat serem🤣
Evy
Boleh deh acting nya Oma...
Evy
Ceroboh banget sih Zergan..sudah tau kalo Haura itu licik..masa sih tidak waspada...atau setidaknya pas ketemu an ..ajak asisten atau sekertaris biar lebih aman.
Iryani levana khrisna Khrisna
aturan tuh ya Nara pas kena tembak dan sembuh langsung pergi atau pindah negara baru bener ini masih aja di kota yang sama itu sih nama nya bukan melepaskan tapi melebarkan jaring sendiri untun diri sendiri akhirnya kena jaring sendiri kan 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!