Indonesia
NovelToon NovelToon
Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Kembali Ke Masa Muda, Tak Lagi Mengejarmu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Transmigrasi / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: mejiku

Selama enam tahun, Kinara hidup sebagai istri dari Zergan Airlangga, seorang direktur sekaligus CEO muda yang dikenal dingin, tegas, dan sulit didekati. Pernikahan mereka bukanlah kisah cinta yang indah, melainkan hasil perjodohan dua keluarga besar.
Sejak awal, Kinara mencintai Zergan seorang diri. Ia bertahan dengan harapan bahwa suatu hari hati suaminya akan luluh. Namun, harapan itu tak pernah menjadi kenyataan. Bagi Zergan, hatinya telah terkubur bersama wanita yang pernah ia cintai dan telah meninggal dunia. Kehilangan itu mengubahnya menjadi pria yang dingin, acuh, dan tak pernah benar-benar melihat keberadaan Kinara sebagai istrinya.
Hingga sebuah kejadian tak terduga mengakhiri segalanya.
Saat membuka mata, Kinara mendapati dirinya kembali ke masa lalu saat usianya baru dua puluh tahun dan masih duduk di bangku kuliah. Ia kembali ke waktu sebelum perjodohan itu terjadi, sebelum enam tahun penuh luka dan penantian.
Kali ini, Kinara bertekad mengubah takdirnya. Ia tidak

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mejiku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12

Ririn dan Sherly berlari kencang membelah kerumunan mahasiswa yang mematung. Wajah kedua sahabat Kinara itu pucat pasi melihat pemandangan di depan mereka. Ririn langsung berlutut di atas lantai kantin yang basah, sementara Sherly dengan panik memeriksa keadaan Kinara.

​"Nara! Ya ampun, Nara! Kamu nggak apa-apa?!" seru Ririn dengan suara melengking panik, air matanya hampir menetes melihat punggung tangan kiri sahabatnya yang kini melepuh merah tua.

​"Rin, tangan Nara terbakar parah ini! Jangan disentuh dulu, buruan kita bawa ke klinik kampus!" sahut Sherly histeris, tangannya gemetar di udara, tidak berani menyentuh kulit Kinara yang mulai menegang akibat sengatan kuah sup mendidih.

​Kinara memejamkan matanya rapat-rapat. Bibir bawahnya digigit kuat-kuat hingga memutih demi menahan rasa sakit yang teramat menyiksa. Seluruh syaraf di pergelangan tangannya seperti dipanggang api, berdenyut-denyut hebat hingga membuat tubuh mungilnya bergetar. "S-sakit banget, Rin..." bisik Kinara lirih dengan suara parau, keringat dingin mulai membanjiri pelipis dan lehernya.

​Di sisi lain, Haura yang sempat terhuyung langsung berdiri tegak. Begitu melihat Kinara berlutut kesakitan menjadi korban imbas pertengkarannya, matanya membelalak syok. Namun, alih-alih langsung menolong, emosinya yang masih meluap justru beralih menunjuk tajam ke arah mahasiswi berkacamata di depannya.

​"Kamu lihat kelakuan kamu, hah?!" bentak Haura berapi-api, menyalahkan rivalnya. "Kalau kamu nggak dorong aku tadi, perempuan ini nggak bakal kecelakaan sampai kesiram sup panas! Kamu harus tanggung jawab!"

​Perempuan berkacamata itu tidak terima dituduh begitu saja. Ia mundur selangkah sambil bersedekap, wajahnya mengeras egois. "Heh, kenapa jadi salah aku?! Kamu yang duluan nyudutkan aku dan nunjuk-nunjuk muka aku! Aku cuma membela diri ya! Lagian salah perempuan itu sendiri, kenapa jalan bawa sup panas lewat tengah-tengah orang lagi berdebat!"

​"Heh! Menjaga mulutmu ya! Kamu yang dorong aku sampai semua orang ikut kegeser!" balas Haura tak kalah sengit. Keduanya kembali terlibat aksi saling tuduh dan adu mulut yang kian memekakkan telinga, mengabaikan fakta bahwa Kinara tengah mengerang kesakitan di bawah kaki mereka.

​Tepat di tengah keriuhan adu mulut itu, sebuah langkah kaki tegap dan berwibawa menerobos kerumunan mahasiswa. Figur jangkung dengan aura dingin yang sangat familiar mendadak muncul.

​"Ada apa ini? Haura, kenapa kamu ribut-ribut lagi?"

​Suara bariton yang berat dan tegas milik Zergan seketika menghentikan perdebatan egois kedua wanita itu. Zergan yang baru saja menyelesaikan kelasnya langsung menuju kantin setelah mendengar desas-desus tentang kekasihnya. Haura yang melihat kedatangan Zergan langsung memasang wajah defensif dan menunjuk rivalnya, bersiap mengadu.

​Namun, sebelum Haura sempat mengeluarkan sepatah kata pun, atensi Zergan mendadak teralih secara penuh ke lantai bawah. Matanya yang tajam bak elang menangkap sosok gadis yang baru semalam menyelamatkannya di gang alun-alun kota. Gadis "peramal" misterius itu sedang duduk meringkuk memegangi pergelangan tangannya.

​Zergan melangkah maju, melewati Haura begitu saja. Pandangannya mengunci lurus pada punggung tangan kiri Kinara yang melepuh merah berair akibat luka bakar.

​Deg.

​Tepat pada detik itu, ada bagian di lubuk hati Zergan yang mendadak terasa sakit, seperti diremas kuat oleh tangan tak kasat mata. Rasa ngilu dan sesak yang aneh menjalar di dadanya melihat gadis itu menahan tangis dalam diam. Zergan tertegun membeku di tempatnya berdiri, tangannya mengepal di dalam saku celana. Ia sama sekali tidak mengerti kenapa hatinya harus merasa sepedih ini melihat penderitaan wanita asing yang bahkan belum ia ketahui namanya dengan jelas. Kenapa ada rasa ingin merengkuh dan melindungi yang begitu besar bergejolak di dalam dirinya?

​Kinara yang merasakan tatapan intens itu mendongak sedikit dengan sisa kekuatannya. Matanya yang berkaca-kaca bertemu langsung dengan manik mata Zergan. Di tengah rasa sakit fisiknya, Kinara membuang muka dengan dingin. Ia tidak butuh belas kasihan pria itu di kehidupan ini.

​"Rin, Sher... bawa aku ke klinik sekarang. Aku nggak tahan..." lirih Kinara, memutus kontak mata sepihak.

​"Iya, Ra, ayo berdiri pelan-pelan," Ririn dengan sigap merangkul pundak Kinara, sementara Sherly membantu memapah tubuh lemas sahabatnya dari sisi lain. Mereka bertiga melangkah cepat meninggalkan area kantin, menuju ke klinik kampus tanpa memedulikan kehadiran Zergan.

​Zergan hanya bisa memandangi punggung Kinara yang menjauh dengan tatapan kosong dan penuh tanda tanya besar yang kian menumpuk di kepalanya. Sementara itu, Haura yang merasa diabaikan langsung menarik lengan kaos Zergan secara agresif.

​"Zergan! Kamu denger aku nggak sih? Dia itu sengaja dorong aku tadi! Kamu harus belain aku!" rengek Haura egois, kembali menyulut perdebatan panjang di tengah kantin yang masih ramai menonton mereka, sementara pikiran Zergan justru tertinggal bersama bayangan tangan Kinara yang terluka.

1
Winda Oktaviani
gimana sih para pembaca ga konek amat sama cerita nya,,,yg bilang nara bucin lah bodoh lahhh,,itu semua alur takdir kinara woiiiii. .dia balik kemasa dlu untuk merubah takdir nya dan orang sekitar nya,otomatis pusaran takdir itu selalu dikelilingngi oleh orang tersebut,,kalo gak paham sama cerita nya mending baca ulang deh dari awalll. .emg alur ceritanya begini. .gimana sihhh liat komenan orang orang ini. . ampun dahhh😂
est
suka
Ilham Abu Uwais
sejauh ini cerita nya bagus tapi tiba" nama nya jdi berubah.. gimana ini trot
Nyoman Muti
penonton nya mrah" nih thoor🤣
Nyoman Muti
tegang bcny👍
Niken Ns
bukannya msh pd kuliah ya???
est
bodoh thor mau kehidupan ke 2 tetap bodoh klo aku jd dia udah kaya kan move on bikin perusahan hidup bahagia goblok2 kok ada org kaya nara ya
est
wkwkwkwk
est
parah malea jd ma nara lah ikut campur urusan org tambah bohong pulak
Anonim
utk apa marah2..sok teguh prinsip..ujung2nya bom bom kar jg dgn sukarela..ceritanya mo balas dendam..tp sgt mudah ngangkang...🤭
CV.fuadhh
makasihh thorr keren bngtt ceritanya
Anik Setyowati
itu sop,yg niatnya dibawa pulang ke kos ,jaraknya pasti jauh kan Thor,kok rasanya aneh ya,biasanya kan kalo beli yg kuah2 naruhnya di plastik ini kok mangkok nggak habis pikir Lo aku maaf ya thor
Zeylina Alzia A.E.
💪💪
Irma Luthfah
kabur ke luar negeri seperti dulu, maksudnya itu gimanaaaa
evana gusani
baru mampir
King Ruo
goblok betul Zargen ini makas pengawal semua nya di bawa,,, boss amatiran begini sudah,,,
Permata_tanty
tipo
awin's
gak aneh sih... dari tadi kek ke klinik 😑😑
awin's
🤣🤣🤣
Yuli Widiani
biasa kyk adegan film India gitu, yg jatuh dr tangga sampe ber menit menit. wkwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!