King Narendra Richard tumbuh menjadi cowok tampan. Ia juga menjadi idola semua cewek-cewek yang ada di sekolahnya. Bukan hanya tampan, putra dari Kenan dan Alexa itu juga pintar.
Sama dengan saudara kembarnya, Queenza Narendra Richard tumbuh menjadi gadis yang cantik. Walaupun kembar, tapi sifat keduanya jauh berbeda. Yang satu lebih kalem, dan yang satunya lagi lebih banyak aksi.
Bagaimana keseruan kisah mereka, yuk kepoin. Jangan lupa tinggalkan jejak cinta kalian untuk King dan Queenza.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Obrolan random
"Tugas kelompok Lo udah selesai?" tanya Aaron.
"Udah, baru aja selesai. Kalau Lo gimana?" tanya balik King.
"Gue juga udah, Bagas juga" jawab Aaron.
"Semoga nanti hasilnya memuaskan" kata King.
"Aamiin"
Saat King dan Aaron sedang asik mengobrol, Queenza datang dengan penampilan yang sudah fresh.
"Lagi ngobrolin apa kalian?" tanya Queenza yang baru datang.
"Nggak ada, lagi bahas tugas kelompok" jawab Aaron.
"Kalian berdua satu kelompok?" tanya Queen lagi.
"Beda, kita bertiga dipisahkan sama guru" jawab King.
"Terus gimana?, apa sudah selesai tugas kelompoknya?" tanya Queenza.
"Sudah, tadi siang selesainya " jawab Aaron.
"Kamu bohong ya sama aku" kata King.
"Kamu lagi sakit atau gimana?, tiba-tiba bilang aku bohong" kata Queen.
"Tadi kamu bilang lagi nunggu taksi, taunya kamu pulang sama Aaron" kata King.
"Awalnya aku emang mau pulang sama taksi. Tapi setelah itu mending aku minta tolong Aaron untuk jemput aku" kata Queen.
" Ada aja jawaban kamu" kata King.
"Emang faktanya begitu. Dan lagi kamu kan lagi ngerjain tugas kelompok" kata Queen.
"Iya, tapi Aaron kan juga ada tugas kelompok" kata King.
"Aku udah selesai mengerjakan tugas kelompok" kata Aaron.
"Tuh denger, Aaron sudah selesai mengerjakan tugas kelompok" kata Queen.
"Iya deh" kata King.
Saat sedang asik mengobrol tiba-tiba bodyguard datang.
"Nona muda" panggil salah satu bodyguard.
"Gimana om?. Apa sudah selesai?" tanya Queenza.
"Sudah selesai diperbaiki, kalau nona mau melihatnya silakan. Motornya ada di luar " kata bodyguard.
"Ok om, makasih " ucap Queen.
"Sama-sama nona "
Bodyguard itu pun pamit undur diri.
"Kenapa dengan motor kamu?" tanya King.
"Ada yang merusak motor aku" jawab Queen.
"Siapa?" tanya King lagi.
"Aku juga lagi cari tau, siapa yang merusak motor ku" jawab Queen.
"Butuh bantuan?"
"Makasih, tapi aku mau menyelesaikan masalah ini sendiri. Kalau nggak bisa aku selesaikan sendiri, barulah aku minta bantuan kalian bertiga "
King juga penasaran siapa yang sudah merusak motor kesayangan saudara kembarnya. Berani sekali mereka membangunkan harimau yang lagi tidur.
"Anak-anak ayo makan" kata Alexa.
"Yuk, mommy sudah manggil" kata Queenza.
Queenza, King dan juga Aaron pun pergi ke ruang makan. Di ruang makan sudah ada orang tuan twin.
"Tumben anggotanya kurang satu" kata Kenan.
"Iya Om, Bagas lagi ngerjain tugas kelompok di rumah temannya" kata Aaron.
"Kalian berdua bagaimana?" tanya Kenan.
"Kalau kita sudah selesai om. Ya kan King" tanya Aaron pada King.
"Iya" jawab King singkat.
"Emang kalian bertiga nggak satu kelompok?" tanya Kenan.
"Nggak Dad, teman-teman yang lain protes karena kami selalu bertiga" jawab King.
"Mungkin mereka ingin belajar bersama kalian" kata Kenan.
"Nggak tau juga, cuma aneh aja kalau nggak bareng. Kaya ada yang kurang" kata King.
Kenan mengerti, karena King, Queen, Aaron dan Bagas memang selalu bersama. Tapi sekarang mereka bertiga beda kelas dengan King. Sedangkan King, Aaron dan Bagas satu kelas.
"Kalian sudah seperti anak kembar tiga" kata Queenza.
"Ya bisa dibilang begitu" kata Aaron.
Mereka pun mulai menyantap makanan yang sudah disediakan mommy Queen. Mereka makan dengan hikmat tanpa ada yang bersuara.
Selesai makan malam mereka pergi ke ruang keluarga untuk mengobrol santai.
"Oh iya, Daddy dengar tadi siang Queen pergi ke rumah temannya?" tanya Kenan.
"Iya Dad, seru main di rumah Amel" jawab Queen.
"Jadi nama temannya Amel" kata Kenan.
" Iya Dad, namanya Amelia. Tadi Queen juga bawa banyak oleh-oleh dari ibunya Amelia" kata Queenza.
Kenan ikut senang melihat putrinya mendapatkan teman yang baik. Semoga aja anak yang bernama Amelia itu tulus berteman dengan putrinya.
"Daddy tadi dapat kabar juga kalau motor Queen rusak?" tanya Kenan lagi.
" Iya, tapi udah bagus lagi kok Dad" jawab Queen.
"Apa perlu Daddy turun tangan?"
"Nggak perlu Dad, Queen masih bisa menyelesaikan masalahnya"
" Baiklah"
Sebenarnya mudah saja bagi Kenan untuk mencari siapa pelakunya. Tapi ia ingin memberikan kesempatan pada putrinya. Ia yakin putrinya bisa menyelesaikan masalahnya.
Kenan dan istrinya pergi ke kamar untuk istirahat. Sedangkan ketiga anak muda itu masih mengobrol.
"Queen punya guru les baru ya" tanya Aaron.
" Iya, gurunya tampan lagi" jawab Queen.
"Semua cowok kamu bilang tampan" kata King.
" No..no ya, nggak semua cowok tampan di mata ku" kata Queen.
"Penggila cowok-cowok tampan" kata King.
"Biarin. Eh bulan depan mau ada konser boyband favorit aku, jadi kalian berdua harus bantu aku war tiket " kata Queenza.
"Nggak mau" tolak King.
" Kenapa nggak mau?" tanya Queenza.
"Ngapain juga nonton konser kaya gitu" jawab King.
"Bagi aku itu konser penting dan bagus untuk mata dan jantung aku. Jadi kamu harus mau bantu aku war tiket" kata Queenza.
"Kok maksa" kata King.
"Emang maksa. Kalau kamu nggak mau bantu aku, berarti kamu nggak sayang sama saudara sendiri" kata Queenza.
"Kenapa begitu?" tanya King.
"Iya, kamu nggak mau melihat mata dan jantung saudara kamu sehat" kata Queenza.
"Makan makanan sehat, nanti mata dan jantungnya sehat lagi" kata King.
"Aku nggak butuh makanan dan buah. Aku butuhnya tiket boyband favorit aku" kata Queenza.
King menghela nafasnya. Saudara kembarnya ini pasti ada aja gebrakannya.
"Ya udah kita bantu war" kata King.
"Nah gitu dong, nanti kasih tau Bagas juga" kata Queenza.
"Cuma satu tiket kan?" tanya King.
"Dua, tiket yang VIP" kata Queen.
"Kenapa nggak yang biasa aja?" tanya King.
"Nggak mau, nanti wajah tampan mereka nggak kelihatan dengan jelas sama aku" kata Queen.
"Terus kita bertiga dapat apa karena udah bantu kamu?" tanya King.
"Dapat pahala" jawab Queen.
"Kalau itu bukan kamu yang kasih. Aku bilangnya kan dari kamu" kata King.
"Kalau membantu orang itu harus ikhlas tanpa mengharapkan imbalan. Apalagi sama saudara sendiri" kata Queen.
King tidak bisa berkata-kata lagi, Queen selalu saja punya jawaban yang tidak bisa ia bantah. Itu salah satu kemampuan saudara kembarnya. Ia bisa membuat orang kehabisan kata-kata saat bicara dengannya. Apalagi kalau berdebat, dialah juaranya.
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan malam, Aaron pun pamit pulang.
"Aku pulang dulu ya guys" kata Aaron.
"Kamu nggak nginep di sini aja" kata Queen.
"Lain waktu deh aku nginep di sini. Kalau nginep aku juga nggak bawa seragam sekolah" kata Aaron.
"Benar juga"
"Ya udah, aku pulang dulu ya Queen, King" pamit Aaron.
"Tunggu, jambu bijinya lupa" kata Queenza.
"Oh iya hampir saja lupa" kata Aaron.
Queenza mengambil kantong plastik. Ia memasukkan empat buah jambu biji ke dalam kantong plastik itu.
"Nih jambu bijinya. Jangan lupa kasih Bagas ya" kata Queen.
"Ok siap, jalan dulu ya" kata Aaron.
"Iya hati-hati di jalan"
"Ok makasih, assalamualaikum "
" Wa'alaikumsalam "
King dan Queenza mengantarkan Aaron sampai depan pintu mansion. Setelah mobil Aaron sudah tak terlihat lagi, barulah Queen menutup pintu.
...***...
Amelia baru selesai mencuci piring makan malam tadi. Setelah selesai cuci piring, ia pergi ke ruang tamu untuk mengistirahatkan perutnya.
" Tadi ibuk bilang ada teman kamu datang kesini?" tanya bapak Amelia.
"Iya Pak, dia anak yang baik dan juga pintar" kata Amelia.
"Bapak ikut senang kamu punya teman. Semoga dia akan selalu baik sama kamu"
"Queen itu anak yang baik Pak, dia juga pernah bantu ibuk menyeberang jalan. Waktu itu kaki ibuk lagi sakit dibawa jalan " kata ibu Amelia.
"Jadi anak yang pernah bantu ibuk, temannya Amel?" tanya bapak Amelia.
" Iya Pak. Queen juga membantu ibuk panen singkong. Dari penampilannya sepertinya dia anak orang kaya. Tapi dia tidak gengsi untuk membantu panen. Biasanya kalau anak orang kaya gengsi dan juga jijik kalau pakaiannya kotor karena tanah" kata ibunya Amelia.
"Amel kasian sama Queen, Buk" kata Amelia.
"Kenapa?" tanya ibu Amelia.
"Tadi ada yang sengaja merusak motornya" jawab Amelia.
"Astaghfirullah, jahat banget. Terus gimana?"
" Queen sudah membawa motornya ke bengkel. Amel rasa dia juga akan mencari tau siapa yang sudah merusak motornya "
" Kok orang pada punya tenaga untuk berbuat jahat seperti itu"
" Amel juga nggak tau Buk. Queen itu anak yang kuat"
Amelia masih ingat bagaimana Queen memutar tangan ketos. Dan menurutnya tindakan Queen itu sangat keren.
To be continued.
Happy reading guys 🤗 🤗
pov Amelia...the best friend forever Queen 🫶🫶🫰🫰