Indonesia
NovelToon NovelToon
PAMAN! JANGAN GODA AKU

PAMAN! JANGAN GODA AKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Nita

Aku menikahi dia, tapi justru pamannya yang membuatku kehilangan akal. Setiap kali pria itu menatapku, ada bara yang tak bisa kupadamkan. Di mata keluarga, pria itu hanyalah paman dari suamiku. Di hatiku, dia adalah pria yang tak pernah boleh kusentuh. Namun, semakin aku menghindar, semakin dekat dia datang, membawa bisikan-bisikan yang memecah pertahananku. Bagaimana jika cinta ini terbongkar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LARILAH YANG CEPAT

Seline memandangi Si Bocah Bisu. Hatinya merasa iba, karena melihat tubuh kecil itu sedikit gemetaran. Dia pun memberi pandangan teduh menyejukan. Memberikan binar mata yang seakaan bisa menembus hati si bocah itu, sambil berkata, "Semua akan baik-baik saja. Kita pasti selamat!"

Si Bocah bisu memandangi wajah teduh seline. Seketika saja tubuh kecil itu berhenti gemetar. Seakaan hatinya bisa menangkap dan mengerti bahasa kalbu dari Seline.

Pada saat ini, Seline kembali memperhatikan Si Pria Asing yang baru saja selesai menata barang-barang yang dia bawa. "Nah, ini sudah selesai!" katanya sambil menepuk tangan berkali-kali.

"Ok, kalau sudah begini, ritual sudah bisa kita mulai!" katanya sambil menoleh kepada Seline.

"Ritual... ritual apa maksudmu!" Kata Seline yang mulai berfirasat buruk.

Pria asing itu tidak menjawab, dia pergi lagi keluar dari Goa. Selina langsung memberi tanda kepada Si Bocah Bisu agar mendekat. Melihat tanda itu, dia pun langsung mendekati Seline.

Seline mulai berbisik, "Lari dengan cepat, jangan khawatirkan aku!"

Si Bocah Bisu itu menggelengkan kepalanya. Tanda enggan jika harus meninggalkan Seline. Kedua matanya mulai memerah, dan dia mulai menangia terisak. Wajahnya terlihat begitu sedih, seakaan baru saja kehilangan orang yang baru saja dia sayangi.

Seline mendongakan kepalanya, "Ah bagaimana caranya membuat agar dia mengerti!" pikirnya.

Pada saat ini, Xander dan tim relawan bentukannya telah tiba. Helikopter bergantian turun di helipad. Mereka langaung mengadakan rapat darurat di meja kayu panjang dan kursi panjang.

"Berikan aku gambaran dari udara, aku ingin mulai pemetaan pencarian!" kata Xander.

"Ok! Aku akan memulai pemetaan dari tempat terakhir dia terlihat!"

Drone yang dipakai adalah Drone dengan kamera Thermal. Drone ini dapat mendeteksi jejak panas tubuh. Terutama dalam kondisi gela0 atau jarak pandang terbatas. Dronw ini berfungsi sebagai mata dari udara untuk menemukan jejak Seline.

Dalam misi ini, Xander juga membawa satu anjing K9 yang paling cakap dan cerdas. Anjing yang sudah memang dilatih secara khusus untuk mendeteksi aroma manusia yang berada dibawah

Puing atau tanah. Sementara itu, Seline masih mencoba meyakinkan agar Si Bocah Bisu mau pergi, setidaknya bisa mencari bantuan, meskipun tipia untuk ditemukan. Setidaknya Selinw bwrpikir, bocah itu masih memiliki masa depan, karena masih sangat muda.

"Setidaknya jika aku mati, tubuhku bisa dikuburkan dengan layak, jika ada yang menemukan!" kata Seline dengan sesikit melirih.

Raut wajah Si Bocah Bisu langsung berubah ketika mendengar perkataan Seline. Bocah itu tertegun sesaat, terlihat seperti sedang menimbang sesuatu. Lalu tiba-tiba dia menganggukan kepalanya.

Mata Seline berbinar senang, "kau mau melakukannya?" tanya Seline sekali lagi.

Si Bocah Bisu mulai berdiri. Lalu menatap ke arah keluar. Sebelum pwrgi, Bocah itu menundukan kepalanya dan mengecup kening Seline. Hati seline terenyuh. Kali ini dia metasa bisa menangkap bahasa kalbu dari Si Bocah Bisu itu. "Aku akan membawa bala bantuan!"

Seline menahan air matanya seraya berkata, "Lekas lari, larilah yang cepat, sangat cepat!"

Si Bocah Bisu itu mengaanggukan kepala, lalu berlari keluar goa. Dia berlari secepat yang dia bisa dengan tapak kecil kakinya itu.

Seline mulai menangis sesegukan. Tidak berani mengira-ngira masa depan apa yang akan menunggunya. "Siapa saja, adakah yang bisa menolongku!" pintanya dalam hati.

Pada saat ini di tenda pengungsian. Lin Yue pada akhirnya mengambil alih tugas persalinan di tempat yang serba kekurangan saat ini.

"Ok sarung tangan medis, alkohol, air panas dalam baskom, handuk!" katanya mengecek persedian logistik medis.

Di salah satu sudut tenda, seorang perempuan muda berbaring dengan napas terengah-engah. Persalinannya datang lebih cepat dari perkiraan. Tidak ada ruang bersalin, tidak ada ranjang rumah sakit.

Dengan peralatan medis terbatas, Lin Yue meminta beberapa perawat untuk menyiapkan tempat yang bersih, air, kain, dan penerangan tambahan. Tirai darurat dipasang di sekeliling tenda agar sang ibu mendapatkan sedikit privasi di tengah hiruk-pikuk pengungsian.

“Tarik napas pelan. Kau tidak sendirian,” ujar Lin Yue sambil menggenggam tangan calon Ibu Muda tersebut.

Di luar tenda, suara hujan bercampur dengan langkah kaki para relawan dan suara orang-orang yang sedang memindahkan barang. Beberapa pengungsi menundukkan kepala, berdoa, sementara yang lain membantu menyediakan apa pun yang dibutuhkan.

Menit-menit terasa panjang.

Sang ibu berusaha mengumpulkan tenaga. Rasa takut masih terlihat di wajahnya, tetapi dia terus mengikuti arahan Lin Yue. Dalam keadaan serba terbatas, semua orang di dalam tenda bekerja dengan tenang dan hati-hati.

Kemudian, setelah perjuangan yang panjang, terdengar suara tangisan kecil. Sejenak, seluruh suasana seperti berhenti. Lin Yue mengangkat bayi itu dengan hati-hati dan memastikan kondisinya baik. Sang ibu menangis lega ketika mendengar tangisan anaknya. Bayi segera dikeringkan dan diletakkan dekat dengan ibunya agar tetap hangat.

“Bayinya selamat,” kata Lin Yue pelan.

Kabar tersebut segera menyebar ke tenda-tenda sekitar. Beberapa pengungsi tersenyum, sebagian mengucapkan syukur. Lebih-lebih Lagi Lin Yue, dia adalah seorang dokter spesialis penyakit dalam. Tapi, hari ini dengan "The Power Of Panic" dia visa berubah menjadi "Ibu Peri" yang membantu hadirnya satu nyawa ke bumi ini. Sementara itu, Eric yang hari ini sedang berada di kantor. Merasa tidak tenang hati.

Dia pun mengambil ponselnya, lalu menghubungi kedua orang tua Seline. "Pa, apa Seline di sana?"

"Seline, bukankah dia sedang menjad8 relawan di Desa Qinghe!" Jawab Tuan Huang.

"Relawan?" Kata Eric sembari mengernyitkan alisnya, dia pun teringat dengan berita yang dia lihat waktu itu di televisi. Lalu dengan ambulan-ambulan yang berjalan beriringan di pagi waktu itu. Ternyata Istrinya afa di salah satu mobil ambulan itu.

Dalam hati merasa sangat marah, jika saja saat itu juga dia pergi mencari tahu, sudah pasti dia akan mencegah Seline untuk pergi ke tempat berbahaya seperti itu. Tidak banyak berpikir, dia pun langsung berkata, "Pa! Aku akan menyusulnya dan segera membawanya pulang ke rumah!"

Eric menutup sambungan teleponnya. Lalu segera keluar dari ruang kerjanya. Langkahnya terhenti oleh Riana. "Mau kemana?" tanyanya penasaran.

"Ada hal darurat yang harus aku urus! Kau pulang saja lebih awal dan istirahat saja" katanya sambil melangkah dengan cepat.

"Apa ini ada kaitannya dengan Seline?" Tanya Riana.

Eric berhenti melangkah, lalu menjawab "Ya!" jawabnya sambil membalikan badan dan menatap selingkuhannya itu.

"Apa kau mau pergi ke Desa Qinghe?" tanya Riana lagi sambil mengepalkan tangannya.

Raut wajah Eric tersentak, "Dari mana kau tahu?" tanta Eric seraya berjalan mendekat ke arah Riana.

1
Farid Attalah
selalu di tunggu ka
Siti Solihah
langsung baca terus kok thor,mlh nunggu up trus...
Nova Silvia
aahhh,,kelen greget tau
seline kamu polos bed
thor pengen visuaaaaalllllll
biar halu ny enak🤭
Nova Silvia
riana lu takut ketauan klo itu bkn anak eric kan,,
Rosy
dia itu ceo yg lagi nyamar Selin 😂😂

semoga si pelakor kena jebakan Batman..niat hati menjebak Selin malah dia yg terbukti bersalah
Rosy
kalau memang Selin berniat mau membvnvh,kenapa tidak keduanya saja..sangat merepotkan
ollyooliver
mau itu anak lu apa bukan ..gk ada alasan buat seline mencari pria lain. dia berhak! dan yg namanya lu dah tidur sama riana ..ya itu udah kesalahan menuju perceraian😏
Rosy
jangan mau Selin..itu pasti si pelakor
suka banget dg ketegasan tuan Mo..tapi lebih suka lagi kalau mereka di izinkan berpisah biar Selin jadi adik ipar saja 🤭
Nova Silvia
aku suka semua karya othor
Nova Silvia
c jalang bikin ulah
pph you the best,,,tp maaf bentar lg bkal jd istri paman
Nova Silvia
selueniamu polos bed,,punya lu klo nanti you nikah ma xender,,heee
xender aku mau satuuuu
Nova Silvia
ciye² seline merasa aman dekat xender
Widya Febrina
aku jadi penasaran...apa yang jadi tujuan Seline masih mempertahankan pernikahannya dgn Eric yg jelas2 telah mengkhianati pernikahan mereka
Widya Febrina
Rania...berarti pelakor sah ya...Krn mertua Seline tidak mengabaikan nya ...kasian bgt kami Seline
Widya Febrina
seline....seline...ternyata kamu hanya dijadikan alat utk dimanfaatkan sama keluarga suamimu..🤦🤦🙆🙆
Widya Febrina
pertemuan yang tak diduga🤭🤭😅😅
Rosy
pemiliknya Xander kah ?
Rosy
bagus sekali Xander..bocah itu bisa jadi perantara untuk menemui Selin tanpa ada rasa curiga 😂
Yuli Chen
tiap buka novel toon selalu cari karya kak nita, karena penulisan dan ceritanya bagus moga sampe tamat ya tor
Nova Silvia
ky ny cmn xander yg bisa lepasin kamu dr tuan mo,,,dengean cara elegan(curang)🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!