⚠️Adult content (Harap bijak memilih bacaan)
Bagian paling menyakitkan dari cinta adalah mengikhlaskannya. Aku bertemu dengannya karena sebuah ketidaksengajaan, yang ku sebut takdir, atau mungkin hanya rekayasa takdir?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Priska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
14
Kath masih belum memutuskan apapun. Ia terus membaca kontrak itu berulang-ulang kali dan tidak ada satupun yang benar-benar menguntungkan baginya. Hampir semua isi kontrak ini, hanya mengunggulkan Nick.
“Tuan Nick... Apa kau yakin ini kontrak yang kau maksud? Apa tidak ada penawaran lain?.”
“Ya atau tidak? Penawarannya hanya kau menerima atau kau menolak kontrak ini saja ! .” Jawab Nick, baginya tidak ada penawaran yang lebih baik dari ini.
“Tapi...”
“Aku tidak punya banyak waktu, silahkan tutup kontrak itu, jika kau tidak setuju. Banyak wanita yang siap menandatanganinya.” Ucap pria itu, Nick sangat tidak suka mengulur banyak waktu untuk gadis labil seperti Kath.
“Kembalikan itu padaku.” Minta Nick.
Namun Kath sama sekali tidak bisa memberikannya. Penawaran ini tidak akan datang lagi, jika terjadi sesuatu pada ibunya. Dan Nick... Dia bukan orang yang suka mengulang, apalagi untuk meminta sesuatu.
“NONA, APA KAU TULI, KEMBALIKAN KONTRAK ITU PADAKU !.”
Sret..Sret.. (Suara Goresan pulpen di atas kertas)
Kath menandatangani kertas itu, di ujung waktu terakhirnya.
“Ini...Aku setuju.” Jawab Kath. Memberikan kontrak itu kembali pada Nick.
Nick hanya mengambilnya tanpa mengatakan apapun.
“Tunggu dulu. Aku masih ingin bertanya padamu.” Ucap Kath.
“Apa?.”
“Bagaimana jika seseorang tahu, tanpa sepengetahuan kita ! Bagaimana jika identitas ku terbongkar, apa kau akan menolongku?.”
“Kau urus sendiri !.”
“Tapi Tuan...” Sambar Kath lagi, seperti tidak pernah puas dengan jawaban Nick.
“Apa kau tidak baca kontrak? Aku tidak mengijinkan hal itu terjadi, sebelum orang itu membongkarnya, mungkin dia tidak akan bisa melakukannya lagi. Karena dia sudah lenyap.” Jawab Nick ketus.
“Dan satu lagi Kathryn. Aku tidak suka gadis yang banyak tanya. Pergunakan bibirmu itu hanya untuk membuat ku senang. APA KAU MENGERTI !.”
“Ya...” Jawab Kath tanpa membantah, karena bagaimanapun, ia sudah menandatangani kontrak itu. Itu berarti semua kendali berada di bawa tangan Nick.
“Bagus. Hari ini aku tidak terlalu tertarik melakukan apapun lagi. Pulanglah. Besok aku akan menjemputmu. Jangan bawa apapun, kau hanya perlu menyiapkan dirimu dengan baik untukku.”
“Besok kita mau kemana?Besok aku masih harus bekerja Tuan...”
Nick terkekeh dengan pertanyaan gadis itu.
“Pekerjaan mu hanya satu Nona. Menyenangkan ku dan melayaniku dengan baik. Dan kau sudahku bayar mahal untuk ini. Dan satu lagi, kau tidak perlu pekerjaan apapun sekarang.” Jawab Nick.
“Tapi aku sudah meminta gaji ku...”
“BAYAR KERUGIANNYA. KAU SEKARANG PUNYA BANYAK UANG...JANGAN MEMBUAT KEBODOHAN MU MENJADI ALASAN !.”
“Tapi....”
“Stttssss.... Bisakah kau jangan terus berkata tapi.... Kau membuatku sangat muak dengan itu. Lakukan saja, maka kau akan aman. Aku tidak pernah segan untuk menyakiti siapapun. Termasuk kau. Jadi hentikan itu, sebelum aku benar-benar melakukannya. Apa kau mengerti.” Nick menatap Kathryn dengan, tatapan penuh intimidasi dan ancaman. Membuat gadis itu tidak berani menyela lagi.
“AKU BILANG APA KAU MENGERTI.” Geram Nick.
Kath menjawab dengan anggukan pelan.
“Sekarang kau keluar dan pulang. Aku tidak mau mendengar alasan apapun lagi. KELUAR !!!.” Teriak Nick dihadapan Kath.
Gadis itu pergi dengan wajah penuh ketakutan. Padahal diluar hujan masih turun begitu deras, dan pakaiannya juga masih sangat basah. Tapi Nick malah mengusirnya pergi.
“Kurasa akulah yang tidak akan tahan dengan gadis itu. Dia sangat tidak bisa diatur seperti yang lainnya.” Sesal Nick.
Kath berjalan menghindari hujan melalui beberapa atap toko-toko di jalan yang sudah tutup. Ia juga tidak menemukan satupun taksi yang lewat.
“Ternyata hidup memang sangat keras ya Kath. Jadi kau memang harus bekerja ekstra keras, untuk itu semua. Yang bertentangan dengan hati nurani sekalipun, harus kau hadapi sekarang.” Ucap Kath pada dirinya sendiri.
Ingatan Kath kembali pada Zyan, entah kenapa sekarang ia menyesal mengatakan kebenarannya pada pria itu. Zyan pasti akan berusaha mencari tahu pria yang telah menidurinya.
Kath juga mulai memikirkan tentang kuliahnya lagi sekarang. Alasannya absen selama ini, adalah bekerja, sekarang seharusnya Kath bisa masuk lagi, dan semoga saja profesor memberinya kesempatan.
Secara kebetulan Nick juga melalui jalan yang sama dengan Kath...
“Tuan itu nona Kathryn.” Ucap supir yang membawa Nick.
Nick memperhatikan Kath yang berjalan sementara cuaca diluar sedang tidak baik. Dan sepertinya gadis itu juga sedang memikirkan sesuatu.
“Apa kita harus berhenti Tuan?.”
“Tidak perlu. Biarkan saja.... Kita pulang sekarang.” Nick mengacuhkan Kath yang malang begitu saja. Ia tidak pernah peduli dengan apapun. Karena memang begitulah dia.
...*****...
Sesampainya di rumah sakit, Kath, harus mengeringkan dirinya dulu. Ia terpaksa melewati tangga darurat, karena pakaiannya basah semua.
...Kath POV...
Apakah ini mimpi ? Kemarin aku hampir menyerah karena tidak memilik apapun. Sekarang apapun mungkin bisa ku dapatkan. Seharusnya ini menyenangkan, tapi kenapa rasanya, aku sama sekali tidak bahagia.
Apa karena kontrak itu ? Tentu saja itu bukan hal yang benar.
Dia bukan manusia, sama sekali bukan. Nick Carter. dia orang yang sangat berbahaya, meskipun aku tidak tahu seburuk apa orang itu , tapi firasat ku mengatakan hal buruk akan terjadi jika aku bersamanya. Pria itu, bahkan dia tidak takut untuk melenyapkan siapapun, apalagi hanya seorang gadis biasa sepertiku. Hari ini dia mungkin tidak melakukan apa-apa tapi besok?
Aku bahkan meyerahkan hidupku selama setahun untuk bersamanya, hanya karena kontrak aneh yang telah diatur sendiri olehnya.
Terlalu lama dengan pikirannya sendiri, Kath akhirnya tertidur juga.
....
Keesokan paginya, Kath mengundurkan diri dari Cafe, dan mengembalikan gaji yang telah diterimanya beberapa hari lalu. Manager sempat menolak menerima, tapi Kath memaksa, karena manager sudah sangat baik padanya. Kath juga mengatakan bahwa alasannya mundur, karena telah mendapatkan pekerjaan baru, dan gajinya lumayan untuk biaya pengobatan ibunya.
Dengan berat hati manager menerima pengunduran diri Kath, karena bagaimanapun, Kath sudah memutuskan untuk tidak bekerja lagi dengannya.
Di hari yang sama juga Kath kembali masuk kampus, meskipun banyak hal yang Kath lewati selama ini, tapi ia masih berusaha. Beruntung profesor masih mau memberi Kath kesempatan, karena tahu bahwa gadis itu sedang mengalami musibah sekarang.
Di kampus Jiah juga sangat penasaran kenapa Kath berhenti bekerja dan kembali kuliah lagi, sementara ibunya masih belum pulih. Untuk kebaikan Jiah, Kath terpaksa berbohong dan mengatakan bahwa beberapa hari lalu kerabat dari ibunya datang dan bersedia membayar perawatan ibu Kath di rumah sakit.
“Kau lihat kan. Masih banyak orang baik didunia ini Kath. Aku senang sekali kau kembali lagi...” Ucap Jiah senang.
“Ya kau benar Ji...” Jawab Kath dengan senyum canggung. Bagaimanapun Kath harus bersikap normal untuk menutupi semuanya.
Bersambung...
pleaseee
udh brpa hari ini gk up
penasaran thor sm critanya
lngsng crazy up yaaaahh
2 bab atw 3 bab lagi
pleaseee
sabar