Indonesia
NovelToon NovelToon
Bunga Dari Desa

Bunga Dari Desa

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:117.9k
Nilai: 5
Nama Author: Agustina Pandiangan

Kesya,tidak pernah menyangka pria yang dia tolong membawa perubahan dalam hidupnya yang penuh derita dari adik dan ibu tirinya yang selalu menindas dan menyakitinya selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agustina Pandiangan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14 ~ Kehilangan ~

Ratna dan Sarah tertawa lepas mendengar ucapan Kesya.Kesya terus berusaha melawan dengan sisa-sisa tenaganya hingga dia jatuh pingsan saat Sarah memukul tubuhnya kembali.

"Ma...Dia sudah pingsan lebih baik kita mencarinya sendiri mana tau dia menyembunyikannya di kamar ini." Ucap Sarah.Mereka kembali menggeledah kamar Kesya tapi hasilnya tetap nihil mereka tidak menemukan apa pun.

"Sial sekali kemana dia menyimpannya,bagaimana kalau kita pinjam uang saja, kita buat atas nama Kesya dan rumah serta sawah itu yang menjadi jaminannya." Ucap Sarah kembali dengan ide-ide brilian.

Ratna tampak ragu-ragu karena mungkin akan sulit mengajukan pinjaman nantinya karena tidak ada surat-suratnya.

" Mungkin itu tidak akan diberikan." Ucap Ratna dengan wajah lesu,mereka sudah mencari di segala sudut tapi tidak menemukannya sama sekali.

"Kita coba saja." Ucap Sarah dengan semangat yang tinggi.Walau dengan berat hati Ratna akhirnya mengikuti langkah kaki Sarah menuju rentenir desa yang terkenal kaya raya itu,sebelumya mereka belum pernah berurusan dengan rentenir itu.

" Ada urusan apa kalian datang kemari?" Tanya bahrun sambil menghisap Vape yang ada di tangannya dan membuang asapnya ke udara hingga membuat Sarah batuk-batuk.

"Kami ingin meminjam uang seratus juta dengan jaminan rumah dan sawah milik suamiku,tapi aku tidak punya suratnya." Ucap Ratna dengan suara gemetaran dia sangat takut melihat wajah Bahrun yang hitam dan penuh bulu di tambah kulit wajahnya yang bolong-bolong.

"Hahahah.....Apa kalian pikir semudah itu meminjam uang,dimana rumahmu di desa ini?" Tanya bahrun dia menatap sinis kepada Ratna dan juga Sarah yang terlihat semakin gemetaran.

" Ada di ujung jalan tuan."

"Hmm,ternyata kamu istrinya mantan guru pegawai negri itu ya bukan kah kamu istri kedua?"

"Iya tuan."

"Aku akan mengabulkan tapi kemampuan tanah dan sawah itu hannya tujuh puluh juta."ucap Bahrun dia sudah tahu kalau mereka pasti tidak akan mampu membayar hutangnya nanti dan yang pasti tanah itu akan segera menjadi miliknya.

"Tolong di tambah tuan,kalau tuan tidak keberatan tuan bisa mengambil gadis itu menjadi istri tuan " Jawab Ratna tanpa perasaan.Bahrun dan beberapa pengawalnya langsung tertawa lepas suara di ruangan itu sangat ricuh.

"Hahahah....Kamu benar-benar jahat,baiklah lumayan untuk menjadi pemuas nafsuku apalagi kalau dia masih perawan aku akan sangat senang." Ucap Ratna dengan girang karena Bahrun mengabulkan permintaannya.

" Iya tuan kamu bisa meminta sertifikat tanah dan rumah darinya." Ucap Ratna.Anak buah Bahrun membawa amplop coklat berisi uang Ratna dan Sarah saling menatap dan tersenyum jahat melihat tumpukan uang itu.

"Ini yang seratus juta,aku akan datang awal bulan ini menemui wanita itu dan tanda tangani surat perjanjian ini,kamu menjual rumah,sawah dan putri mu itu sebagai jaminannya."Ucap Bahrun.

Setelah menerima uang pemberian Bahrun,Sarah dan Ratna langsung keluar dari dalam rumah Bahrun dan mereka tertawa lepas saat sudah jauh dari rumah itu.

" Ma..Hari ini kita harus segera meninggalkan rumah itu,dan kita juga harus memberi tahu kepada Kesya kalau dia sudah menjadi jaminan hutang kita." Ucap Sarah.

Sarah dan Ratna langsung masuk kedalam rumah,lalu membuka penutup mulut Kesya dan juga membuka tali yang mengikat tangannya.

Ratna langsung menarik rambut Kesya menuju kamar papanya dan disana dia langsung mendudukkan Kesya di pinggir jalan.

Suaminya yang tidak bisa berbuat apa-apa hannya bisa meneteskan air mata atas perlakuan istri dan anak tirinya terhadap kesya.

"Ada apa sih ma...Kepalaku sangat sakit ma." Ucap Kesya dengan suara tersengal.Ratna langsung mengeluarkan surat perjanjian hutang dan meletakkan di atas ranjang.

"Kesya aku sudah meminjam uang seratus juta dari Bahrun,rumah dan sawah menjadi jaminannya begitu juga dirimu,mulai bulan depan kamu harus melayani nafsu tuan Bahrun Karena kami sudah menjual mu." Ucap Ratna diiringi suara tawa Ratna dan juga Sarah.

Suaminya sangat kaget mendengar ucapan Ratna,dia berusaha berontak dan ingin duduk tapi dia tidak mampu hingga tiba-tiba jantungnya langsung berhenti sebelum dia kejang-kejang.

"Papa.....Kalian jahat....Dasar iblis." Ucap Kesya tubuhnya yang lemah berusaha untuk menolong papanya tapi papanya sudah meninggal akibat serangan jantung.

Saat mendengar keributan yang terjadi di rumahnya para tetangga mulai berdatangan melihat yang terjadi di rumah itu Sarah dan mamanya pura-pura sedih dengan apa yang terjadi saat ini.

Hari itu juga papanya di kebumikan,dan malam itu rumah langsung sepi karena Sarah dan Ratna memilih pergi dari rumah itu dan membawa uangnya pergi tanpa memberikan uang sepeser pun kepada Kesya.

Malam sudah hampir larut,Kesya belum juga bisa memejamkan matanya,dia lalu beranjak dari tempat tidurnya dan mengambil koper lusuh yang dia simpan di bawah tempat tidurnya yang di tutupi papan hingga Ratna dan Sarah tidak menyadarinya.

"Aku tau mereka akan melakukan ini,untung aku segera menyimpannya."Ucap Kesya lalu dia masukkan kedalam tasnya.Kesya memutuskan pergi diam-diam dari desa ini,dia tidak mau menuruti keinginan mama tirinya menikah dengan pria bandot tidak tau diri itu.

" Aku harus pergi besok pagi-pagi sekali,sebelum anak buah Bahrun menangkap ku." Ucap Kesya dia memasukkan beberapa pakaian miliknya kedalam tas miliknya.

Kesya mengambil sisa uang pemberian Abi yang masih dia simpan,dia selalu menyimpan uang untuk dan menciuminya jika tiba-tiba dia merindukan Abimana pria yang berhasil membuat jantungnya berdebar.

Semalaman Kesya tidak memejamkan matanya,dia ingin segera pergi ke terminal sebelum ada orang yang bangun dan melihatnya.

"Aku ingin kalian mendapat karma dengan semua perbuatan kalian." Ucap Kesya.Dia memakai jaket pemberian abimana dah berjalan dengan langkah cepat menuju terminal yang lumayan jauh dari rumahnya.

Walaupun sebenarnya Kesya sangat ketakutan berjalan di gelapnya malam,dia tidak peduli rasanya dia lebih takut dengan manusia yang ingin menjadikannya budak sek dari pada setan yang tidak bisa dia lihat sama sekali.

Tepat jam senam pagi harinya Kesya sampai di terminal,dia langsung memesan tiket dan segera masuk kedalam mobil entah kenapa dia sangat ketakutan jika ada yang mengikutinya sampai ke tempat ini.

Mobil sudah mulai jalan,ini adalah keberangkatan pertama,Kesya menatap keluar mobil suatu saat dia akan kembali lagi ke desa ini dan mengambil rumahnya.

"Selamat tinggal desa ku,aku sangat mencintai mu tempat kelahiran ku." Batinnya.

Kesya tiba-tiba teringat dengan ucapan Abi yang mengatakan kalau dia akan menjemputnya dia menghela napas berat.

"Untuk apa aku percaya dengan ucapan pria,harus ku akui kalau aku sangat jatuh hati dengannya tapi aku harus sadar kalau tidak mungkin pria setampan itu tidak punya pacar atau istri." Batinnya.

💗💗💗 bersambung 💗💗 💗

1
oncom
Kecewa
oncom
Buruk
John Weking
mantap
falea sezi
telat lu nyari abi bodoh
Fatma Ningsih
dia laper mbak
Rosita
kesya pinter kmu hebat
Laurensia Listianawati

as
Hida Yati
kita tidak akan tahu akan seperti apa kehidupan kita nanti.kayak kensa dari orang miskin kini menjadi orang kaya
Suyatno Galih
baru novel ini Thor bos besar gak punya bodyguard dan mata2
Suyatno Galih
Keysa oon apa gelo, sdh tau ibu sm saudara tiri jahat msh sj di kasi muka hhhhh
Julik Rini
sabar Keysa kebahagian pasti akan datang
Didik Moonkids
jd robert lg
Didik Moonkids
jadi robet apa rudi ini yg sama amelia
bintang kejora
lanjut kak semangat di tunggu ceritanya
Hermin Pandiangan
lok
Kadek Ariani
aku nunggu2 si Kesya ketemu sama si abimana sih.... kapan ketemunya Meraka....
Agustina pandiangan: di tunggu ya kaka makasih udah mampir kak 🙏🙏
total 1 replies
bintang kejora
cerita yang bagus.
Agustina pandiangan
Makasih kak udah mampir di tunggu ya kak 🙏😊
Kadek Ariani
kapan ya si Kesya ketemu sam si Abimana??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!