Indonesia
NovelToon NovelToon
DERITA HIDUP KU

DERITA HIDUP KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Berbaikan
Popularitas:22.4k
Nilai: 5
Nama Author: Fii Cholby

Kehidupan Sofia yang selalu terbayang kejadian 15 tahun yang lalu ketika ayahnya membunuh ibunya sendiri. Ia tak bisa memaafkan ayahnya hingga saat ini. Sofia dan kakaknya dewa pergi dari rumah karena takut ayahnya menyakiti mereka seperti ibunya. Sofia terlibat cinta yang rumit, tentang kisah cintanya dengan seorang CEO perusahaan ternama. Apakah Sofia bisa melewatinya rintangan hidupnya yang begitu rumit.?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fii Cholby, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 15

"Kenapa dia pindah tempat duduk" gumam Jovan pelan ketika melihat Sofia berpindah tempat duduk.

Setelah pelajaran selesai. Sofia berjalan sendiran di lorong-lorong kampus. Tiba-tiba ada seseorang yang menarik tangannya. "Emmm" ia ingin berteriak namun tangan seseorang membekap mulutnya. Membuat dirinya tidak bisa berteriak. Ia meronta-ronta ingin di lepaskan.

"Sssttt... Diam.!" ucap orang itu. Gadis itu seperti mengenali suaranya. Ia di bawa ke tempat yang sepi.

Kini mereka berada di atap gedung kampus. Tidak ada siapa pun di sana, hanya mereka berdua.

Lelaki tampan dengan gaya rambut ala Korea melepaskan bekapan tangannya dari mulut Sofia.

Gadis itu menatap tajam ke arahnya. "Kenapa kamu bawa aku ke sini.? Mau culik aku hahh.?" bentaknya. dadanya naik turun, wajahnya merah padam menahan amarah.

Jovan yang mendapat tatapan tajam itu tersenyum smirk. Lelaki itu mendekat ke arah Sofia. Gadis itu mundur perlahan. "Jangan coba-coba mendekat" peringat gadis itu.

"Kenapa.? Mau teriak.? Teriak yang keras, nggak akan ada yang denger" ucap Jovan dingin. Ia terus melangkah maju, sedangkan Sofia sudah panik harus bagaimana ia.?

Ia ingin berlari namun tangannya seketika di cekal oleh Jovan. "Lepas" Sofia berusaha melepaskan cekalan tangan dari Jovan.

Tubuh gadis itu terlihat bergetar, takut.?

Jovan melihat Sofia yang seperti ketakutan melepaskan cekalan tangannya.

Gadis itu ingin berlari menjauh dari Jovan namun lagi-lagi lelaki itu menghalanginya. Lelaki itu mendekat ke arah Sofia. Gadis itu terus saja mundur hingga ia berada di tepi atap gedung.

Jika gadis itu melangkah lagi, ia akan terjatuh dari atap gedung itu. Lelaki itu yang melihat Sofia berada di tepi gedung, dengan cepat menarik tangan gadis itu.

BRUUKKK.....

Mereka terjatuh, dengan posisi Sofia berada di dalam pelukan Jovan. "Kamu tidak papa.?" tanya Jovan terlihat khawatir.

Sedangkan Sofia syok, karena ia di peluk oleh Jovan. Dengan cepat ia menggelengkan kepalanya agar kembali sadar. "Apa ada yang terluka.? Kamu baik-baik saja kan.?" tanya Jovan dengan raut wajah khawatir.

Gadis itu mendorong tubuh Jovan agar menjauh darinya. "Jangan dekat-dekat aku" ketus gadis itu.

Lelaki itu kembali mendekat lalu merengkuh tubuh Sofia. "Jangan coba-coba melarikan diri dari saya" bisik Jovan tepat di telinga Sofia. Membuat gadis itu bergidik.

Sofia berusaha melepaskan pelukan itu. "lepas nggak.?"

"Nggak" tolak Jovan

"Iihhh.... Lepas" gadis itu menekan setiap kata dari ucapannya.

"Saya akan lepasin kamu, dengan satu syarat" lelaki itu masih memeluk tubuh mungil Sofia.

"Nggak mau" tolak Sofia cepat

"Ya udah, saya nggak akan lepasin kamu.! Biar kamu di sini terus aku peluk seperti ini, lagi pula nyaman juga meluk kamu seperti ini" ucap Jovan tersenyum. Tetapi gadis itu tidak bisa melihat senyuman Jovan.

"Ya udah deh iya iya" ucap Sofia mengalah.

Jovan melepaskan pelukannya. "Nyaman di peluk saya seperti itu.?" ucap Jovan datar

"Nggak" ketus Sofia

"Ekheemm.... Jadi saya mau kamu berpura-pura menjadi calon istri saya di depan keluarga saya" ucap Jovan

"APA.?" Gadis itu membulatkan matanya sempurna. "Nggak bisa, aku nggak bisa" tolak Sofia.

"Ya udah biar aku peluk lagi" Jovan hendak memeluk Sofia kembali.

"Ya udah deh iya.." jawab Sofia pasrah pada akhirnya, dari pada ia di peluk oleh lelaki di depannya ini.

"Besok siang aku jemput kamu" ucap Jovan lalu menarik tangan Sofia membawanya turun dari atas gedung.

"Ya udah lepasin.! Jangan pegang-pegang kayak gini" ketus Sofia. Dengan cepat lelaki itu melepaskan tangan Sofia ketika mereka menuruni anak tangga.

"Kamu saya antar pulang.?" ucap Jovan ketika sudah berada di luar kampus menuju tempat parkir.

"Nggak.!" tolak gadis itu.

"Ya udah aku peluk" Jovan hendak mendekat tetapi gadis itu mendorong tubuhnya.

"Iya.. iya... Pake anceman segala" sungut gadis itu. Jovan yang melihat itu gemas, ingin mencium pipi gadis itu yang terlihat sedikit menggembul karena cemberut. bibirnya tersenyum tipis.

Dengan terpaksa Sofia masuk ke dalam mobil Jovan. Sebelum masuk, ia terlebih dulu mengabari Dewa agar tidak menjemputnya pulang.

Mobil itu pun melaju keluar dari area kampus. Semua itu tak luput dari tatapan seseorang yang mengikuti mereka dari tadi. Tangan orang itu terkepal kuat. Wajahnya memerah menahan amarah. "Aku tidak akan membiarkan kamu mendapatkan Jovan, Sofia.! Dia hanya milik ku" ucap orang itu.

1
Rissa Risnawati
up
Feri Lokajaya
semangat sayankk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!